Pemkab Wajo Launching Gerakan Desa Peduli Inflasi
Rabu, 13 Sep 2023 20:54

Pemkab Wajo melaunching gerakan Desa Peduli Inflasi (DESI) di Ruang Kantor Bupati Wajo, Rabu (13/9/2023). Foto: Istimewa
WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, terus memperkuat peran dan kontribusi berbagai pihak untuk bersinergi, bergotong royong, dan bekerja keras dalam menjaga kestabilan harga, khususnya bahan pokok. Berbagai inovasi dan terobosan dilakukan guna mengendalikan inflasi daerah.
Apalagi, pengendalian inflasi ini merupakan salah satu dari 8 program prioritas Pj Gubernur Sulsel yang telah disampaikan pada rapat koordinasi bersama Bupati/Walikota beberapa waktu lalu di Makassar.
Untuk itu, Pemkab Wajo melaunching gerakan Desa Peduli Inflasi (DESI), Rabu (13/9/2023). Harapannya, melalui DESI ini, nantinya masyarakat turut mendorong penanganan inflasi yang dimulai dari desa.
Bupati Wajo, Amran Mahmud menuturkan bahwa salah satu program prioritas Pj Gubernur Sulsel adalah penanganan inflasi. Apalagi saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami bencana El Nino.
"Kondisi ini rentang menimbulkan gagal panen dan tentunya akan sangat berdampak pada laju inflasi yang tidak terkendali. Untuk itu, kami minta kepada semua pihak agar bekerja keras dalam penanganan inflasi ini," ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional ini pun meminta pihak terkait agar serius dalam melakukan penanganan, dan turun langsung ke pasar mengecek perkembangan harga-harga kebutuhan pokok.
Kepada para Kepala Desa, Lurah, dan PPL di lapangan agar melakukan pengecekan dan terhadap kondisi pertanaman masyarakat.
"Tanaman yang masih bisa diselamatkan agar diselamatkan, begitu pula yang sudah mati agar segera diganti sepanjang masih ada potensi air yang bisa digunakan untuk pertanaman," ujarnya.
Untuk mencegah laju inflasi, agar Kepala Desa dan Lurah didampingi PPL mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan menanam tanaman pemicu inflasi, seperti tanaman cabe.
"Kami mengapresiasi gerakan Desa Peduli Inflasi yang diinisiasi oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang kita launching pada hari ini. Kita berharap ini akan menjadi salah satu langkah penanganan inflasi di Daerah kita," tandasnya.
Apalagi, pengendalian inflasi ini merupakan salah satu dari 8 program prioritas Pj Gubernur Sulsel yang telah disampaikan pada rapat koordinasi bersama Bupati/Walikota beberapa waktu lalu di Makassar.
Untuk itu, Pemkab Wajo melaunching gerakan Desa Peduli Inflasi (DESI), Rabu (13/9/2023). Harapannya, melalui DESI ini, nantinya masyarakat turut mendorong penanganan inflasi yang dimulai dari desa.
Bupati Wajo, Amran Mahmud menuturkan bahwa salah satu program prioritas Pj Gubernur Sulsel adalah penanganan inflasi. Apalagi saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami bencana El Nino.
"Kondisi ini rentang menimbulkan gagal panen dan tentunya akan sangat berdampak pada laju inflasi yang tidak terkendali. Untuk itu, kami minta kepada semua pihak agar bekerja keras dalam penanganan inflasi ini," ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional ini pun meminta pihak terkait agar serius dalam melakukan penanganan, dan turun langsung ke pasar mengecek perkembangan harga-harga kebutuhan pokok.
Kepada para Kepala Desa, Lurah, dan PPL di lapangan agar melakukan pengecekan dan terhadap kondisi pertanaman masyarakat.
"Tanaman yang masih bisa diselamatkan agar diselamatkan, begitu pula yang sudah mati agar segera diganti sepanjang masih ada potensi air yang bisa digunakan untuk pertanaman," ujarnya.
Untuk mencegah laju inflasi, agar Kepala Desa dan Lurah didampingi PPL mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan menanam tanaman pemicu inflasi, seperti tanaman cabe.
"Kami mengapresiasi gerakan Desa Peduli Inflasi yang diinisiasi oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang kita launching pada hari ini. Kita berharap ini akan menjadi salah satu langkah penanganan inflasi di Daerah kita," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait

Sulsel
Anggaran Bencana Alam di Wajo Dipakai Bayar Iuran PDAM yang Sudah Dimark-Up
Kasus tindak pidana dugaan korupsi Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk Bencana Alam di Wajo terus bergulir di Polres Wajo.
Jum'at, 21 Mar 2025 14:44

Sulsel
Anggaran Belanja ATK di Pemkab Wajo Capai Rp4,7 Miliar untuk 39 OPD
Anggaran Belanja Alat Tulis Kantor (ATK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo mencapai Rp4,7 miliar.
Kamis, 13 Mar 2025 17:16

Sulsel
Masyarakat Dukung Polisi Ungkap Kasus Dugaan Korupsi BTT di BPBD Wajo
Masyarakat Kabupaten Wajo mendukung penuh aparat Kepolisian ungkap kasus dugaan korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo.
Sabtu, 08 Mar 2025 20:30

Sulsel
Menelisik Dugaan Korupsi BTT BPBD Wajo Tahun 2023 Dari Hasil Temuan BPK
Belanja Tak Terduga (BTT) Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo tahun anggaran 2023 yang diperuntukkan untuk kegiatan tanggap darurat bencana alam diduga dikorupsi.
Kamis, 06 Mar 2025 14:07

Sulsel
Ketua DPRD Wajo Minta Bupati dan Wabup Segera Tancap Gas Bekerja untuk Masyarakat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr. Baso Rahmanuddin untuk segera tancap gas bekerja di hari pertamanya pada Senin (3/3/2025).
Minggu, 02 Mar 2025 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat