KPP Pratama Parepare Apresiasi 45 Wajib Pajak di Ajatappareng
Rabu, 22 Feb 2023 15:29
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare menggelar Tudang Sipulung Wajib Pajak 2023 di kantornya, Rabu (22/2/2023) kemarin. Foto/Darwiaty Dalle
PAREPARE - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare menggelar Tudang Sipulung Wajib Pajak 2023 di kantornya, Rabu (22/2/2023) kemarin. Lewat kegiatan itu, pihaknya mengapresiasi wajib pajak dan institusi terkait yang memiliki kesadaran dan kepatuhan terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban di bidang perpajakan.
Kegiatan tersebut sekaligus bertujuan mempererat silaturahmi, juga menjalin komunikasi yang lebih baik dengan para wajib pajak di Parepare.
Kepala KPP Pratama Parepare, Yusan Jubiantara, mengatakan pihaknya mengapresiasi kedatangan para tamu yang meerupakan suatu kehormatan bagi pihaknya. Tax Gathering 2023, kata dia, dikemas dalam tudang sipulung yang artinya berkumpul, bersinergi membangun bangsa, dan ingin lebih dekat dengan stakeholder.
"Melalui kegiatan ini, kita memberi penghargaan atas kontribusi dan kolaborasi pada 45 wajib pajak. Di antaranya, 20 wajib pajak pribadi, 16 wajib pajak badan, dan 9 wajib pajak instansi pemerintah sebagai pemungut pajak. Kami berterimaksih pada para pejuang APBN yang merupakan patriot bangsa saat ini. Karena, pembayaran pajak sangat penting bagi negara," kata dia.
Yusan menjelaskan pajak sangat berarti bagi pembangunan bangsa, karena 84 persen penerimaan negara berasal dari sektor pajak.
"Kami memiliki 336.594 wajjb pajak pada unit kerja kami. Untuk 2023 ini kami ditargetkan sebanyak Rp513 miliar. Kami tetap optimis dengan target yang ada karena pertumbuhan perekonomian di Sulsel mencapai 5,2 persen," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra), Arridel Mindra, menyambut baik acara istimewa ini yang penuh nilai keistimewaan, yang harus disyukuri dan dilanjutkan.
"Pajak membantu memperjuangkan eksistensi kemandirian negara. Terlebih, ke depan tantangan tidak lebih mudah. Mari kita terus optimis namun tetap waspada," ujarnya.
Arridel mengapresiasi para pejuang APBN untuk terus berjuang berbisnis yang tentunya didukung dengan berbagai stakeholder, sehingga dapat diwujudkan hasilnya melalui pembayaran pajak. "Kami terus doakan usaha para wajib pajak bisa terus tumbuh dan berkembang," ujarnya.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, yang juga hadir, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah bagi wajib pajak, untuk bersilaturahmi, diskusi dan membicarakan perkembangan daerah ke depan.
"Kami berharap ini tidak hanya dilakukan sekali saja karena masyarakat membutuhkan informasi, edukasi, dan program terbaru terkait pajak. Terima kasih kepada wajib pajak yang tertib pajak," tandasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus bertujuan mempererat silaturahmi, juga menjalin komunikasi yang lebih baik dengan para wajib pajak di Parepare.
Kepala KPP Pratama Parepare, Yusan Jubiantara, mengatakan pihaknya mengapresiasi kedatangan para tamu yang meerupakan suatu kehormatan bagi pihaknya. Tax Gathering 2023, kata dia, dikemas dalam tudang sipulung yang artinya berkumpul, bersinergi membangun bangsa, dan ingin lebih dekat dengan stakeholder.
"Melalui kegiatan ini, kita memberi penghargaan atas kontribusi dan kolaborasi pada 45 wajib pajak. Di antaranya, 20 wajib pajak pribadi, 16 wajib pajak badan, dan 9 wajib pajak instansi pemerintah sebagai pemungut pajak. Kami berterimaksih pada para pejuang APBN yang merupakan patriot bangsa saat ini. Karena, pembayaran pajak sangat penting bagi negara," kata dia.
Yusan menjelaskan pajak sangat berarti bagi pembangunan bangsa, karena 84 persen penerimaan negara berasal dari sektor pajak.
"Kami memiliki 336.594 wajjb pajak pada unit kerja kami. Untuk 2023 ini kami ditargetkan sebanyak Rp513 miliar. Kami tetap optimis dengan target yang ada karena pertumbuhan perekonomian di Sulsel mencapai 5,2 persen," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra), Arridel Mindra, menyambut baik acara istimewa ini yang penuh nilai keistimewaan, yang harus disyukuri dan dilanjutkan.
"Pajak membantu memperjuangkan eksistensi kemandirian negara. Terlebih, ke depan tantangan tidak lebih mudah. Mari kita terus optimis namun tetap waspada," ujarnya.
Arridel mengapresiasi para pejuang APBN untuk terus berjuang berbisnis yang tentunya didukung dengan berbagai stakeholder, sehingga dapat diwujudkan hasilnya melalui pembayaran pajak. "Kami terus doakan usaha para wajib pajak bisa terus tumbuh dan berkembang," ujarnya.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, yang juga hadir, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah bagi wajib pajak, untuk bersilaturahmi, diskusi dan membicarakan perkembangan daerah ke depan.
"Kami berharap ini tidak hanya dilakukan sekali saja karena masyarakat membutuhkan informasi, edukasi, dan program terbaru terkait pajak. Terima kasih kepada wajib pajak yang tertib pajak," tandasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali membuat gebrakan dalam pelayanan publik.
Kamis, 06 Agu 2026 14:19
Sulsel
Buka Kegiatan Peningkatan TRC BPBD, Tasming Hamid: Tugas Itu Mulia
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid membuka secara langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Manajerial Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare di markas BPBD, Sabtu (01/08/2026).
Sabtu, 01 Agu 2026 16:02
News
KALLA Kembali Raih Predikat Wajib Pajak Korporasi Terbaik Sulselbartra 2025
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran Kanwil DJP Sulselbartra dalam kunjungan ke Wisma Kalla, Makassar, Kamis (23/7).
Senin, 27 Jul 2026 16:46
Sulsel
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Masyarakat Luwu Timur diimbau untuk tidak menunggu adanya razia atau operasi gabungan sebelum membayar pajak kendaraan bermotor.
Selasa, 21 Jul 2026 16:13
News
Bandara Sultan Hasanuddin Pastikan Lunasi PBB-P2 2026 Sebelum Tenggat Waktu
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin memastikan akan memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2 Tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Jul 2026 17:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
DLH Makassar Genjot Pengelolaan Sampah Lewat Penambahan Armada dan Penguatan TPS 3R
3
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
PHRI dan IHGMA Sulsel Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
DLH Makassar Genjot Pengelolaan Sampah Lewat Penambahan Armada dan Penguatan TPS 3R
3
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
PHRI dan IHGMA Sulsel Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT