Pemkab dan Baznas Wajo Bantu Masyarakat Korban Kebakaran
Senin, 27 Feb 2023 23:09

Penyerahan rumah layak huni untuk korban kebakaran di Wajo. Foto: Istimewa
WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo bersa Baznas Wajo menyalurkan bantuan, untuk masyarakat terdampak bencana kebakaran di Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo.
Bantuan tersebut merupakan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang langsung diresmikan Bupati Wajo, Amran Mahmud, Senin (27/2/2023). Bantuan ini diberikan salah satu korban bernama, Sanrang.
Sanrang merupakan satu dari empat korban kebakaran yang mendapat bantuan dari Baznas Wajo. Namun, hanya dia yang berhak menerima zakat karena tidak memiliki tempat tinggal lagi.
Menurut Amran, program Rutilahu adalah bentuk komitmen dan kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dan Badan Amil Zakat (Baznas) Wajo terhadap masyarakat. Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi mereka yang sebelumnya hidup dalam kondisi tidak atau kurang layak.
"Ini wujud kepedulian kita, khususnya Baznas, kepada masyarakat miskin. Bantuan ini pula menjadi sebuah bukti bahwa zakat yang kita salurkan termasuk zakat ASN tersalur dengan baik," kata Amran.
Amran juga mengharapkan agar Rutilahu dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh penerima bantuan. "Dengan diresmikannya bedah rumah ini semoga bisa bermanfaat untuk keluarga, bisa ditempati dengan nyaman," tambah Ketua DPD PAN Wajo ini.
Amran, yang juga Ketua DPD DMI Wajo, menyampaikan terima kasih ke Baznas Wajo atas bantuan yang diberikan untuk membantu masyarakat membutuhkan. Program Rutilahu diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi korban kebakaran.
Ketua Baznas Wajo, Mansur menyatakan bantuan Rutilahu diberikan kepada Sanrang setelah melalui asesmen yang teliti. Hal ini dilakukan untuk memastikan program bisa tepat sasaran dan memenuhi kriteria penerima zakat.
"Penyaluran program bedah rumah atau Rutilahu oleh Baznas Wajo dilakukan setelah dilakukan verifikasi langsung ke rumah korban. Hal itu dilakukan agar program ini betul-betul tepat sasaran dan memenuhi asnaf penerima zakat," tukasnya
Bantuan tersebut merupakan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang langsung diresmikan Bupati Wajo, Amran Mahmud, Senin (27/2/2023). Bantuan ini diberikan salah satu korban bernama, Sanrang.
Sanrang merupakan satu dari empat korban kebakaran yang mendapat bantuan dari Baznas Wajo. Namun, hanya dia yang berhak menerima zakat karena tidak memiliki tempat tinggal lagi.
Menurut Amran, program Rutilahu adalah bentuk komitmen dan kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dan Badan Amil Zakat (Baznas) Wajo terhadap masyarakat. Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi mereka yang sebelumnya hidup dalam kondisi tidak atau kurang layak.
"Ini wujud kepedulian kita, khususnya Baznas, kepada masyarakat miskin. Bantuan ini pula menjadi sebuah bukti bahwa zakat yang kita salurkan termasuk zakat ASN tersalur dengan baik," kata Amran.
Amran juga mengharapkan agar Rutilahu dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh penerima bantuan. "Dengan diresmikannya bedah rumah ini semoga bisa bermanfaat untuk keluarga, bisa ditempati dengan nyaman," tambah Ketua DPD PAN Wajo ini.
Amran, yang juga Ketua DPD DMI Wajo, menyampaikan terima kasih ke Baznas Wajo atas bantuan yang diberikan untuk membantu masyarakat membutuhkan. Program Rutilahu diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi korban kebakaran.
Ketua Baznas Wajo, Mansur menyatakan bantuan Rutilahu diberikan kepada Sanrang setelah melalui asesmen yang teliti. Hal ini dilakukan untuk memastikan program bisa tepat sasaran dan memenuhi kriteria penerima zakat.
"Penyaluran program bedah rumah atau Rutilahu oleh Baznas Wajo dilakukan setelah dilakukan verifikasi langsung ke rumah korban. Hal itu dilakukan agar program ini betul-betul tepat sasaran dan memenuhi asnaf penerima zakat," tukasnya
(GUS)
Berita Terkait

Sulsel
Anggaran Bencana Alam di Wajo Dipakai Bayar Iuran PDAM yang Sudah Dimark-Up
Kasus tindak pidana dugaan korupsi Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk Bencana Alam di Wajo terus bergulir di Polres Wajo.
Jum'at, 21 Mar 2025 14:44

Sulsel
Anggaran Belanja ATK di Pemkab Wajo Capai Rp4,7 Miliar untuk 39 OPD
Anggaran Belanja Alat Tulis Kantor (ATK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo mencapai Rp4,7 miliar.
Kamis, 13 Mar 2025 17:16

Sulsel
Masyarakat Dukung Polisi Ungkap Kasus Dugaan Korupsi BTT di BPBD Wajo
Masyarakat Kabupaten Wajo mendukung penuh aparat Kepolisian ungkap kasus dugaan korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo.
Sabtu, 08 Mar 2025 20:30

Sulsel
Menelisik Dugaan Korupsi BTT BPBD Wajo Tahun 2023 Dari Hasil Temuan BPK
Belanja Tak Terduga (BTT) Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo tahun anggaran 2023 yang diperuntukkan untuk kegiatan tanggap darurat bencana alam diduga dikorupsi.
Kamis, 06 Mar 2025 14:07

Sulsel
Ketua DPRD Wajo Minta Bupati dan Wabup Segera Tancap Gas Bekerja untuk Masyarakat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr. Baso Rahmanuddin untuk segera tancap gas bekerja di hari pertamanya pada Senin (3/3/2025).
Minggu, 02 Mar 2025 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan