KPU Maros Lakukan Rekapitulasi Suara Hasil Pemilu Tingkat Kabupaten
Rabu, 28 Feb 2024 14:04

Ketua KPU Maros, Jumaedi. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros, mulai melakukan rapat pleno untuk rekapitulasi hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di tingkat Kabupaten.
Rapat pleno ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Maros, Jumaedi. Ia mengungkapkan, proses penghitungan suara di tingkat Kabupaten ini dimulai hari ini, sampai 3 maret mendatang.
Sebelumnya kata dia, perhitungan telah dilakukan sejak 14 Februari lalu di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kita mulai dari TPS, kemudian dilanjutkan kita rekap di tingkat kecamatan. Setelah direkap di kecamatan kita akan rekap tingkat kabupaten seperti yang kita lakukan hari ini," kata Jumaedi, saat diwawancarai Rabu, (28/2/2024).
Jumaedi menambahkan, proses rekapitulasi diperkirakan akan berlangsung hingga tanggal 3 Maret 2024 mendatang. Meskipun demikian, dia berharap proses tersebut dapat selesai dalam waktu maksimal empat hari.
"Untuk harinya kita diberi waktu sampai tanggal 3 Maret, InsyaAllah semoga paling lambat 4 hari. Untuk kendala alhamdulillah tidak ada karena kita baru mau melaksanakan sebentar setelah duhur," ungkapnya.
Di waktu yang bersamaan, KPU Maros juga memberikan santunan kepada dua petugas Adhoc yang meninggal dunia pada bulan November tahun lalu (2023) selama masa tugas mereka.
"Kami dari KPU juga memberikan santunan untuk 2 orang petugas Adhoc yang meninggal pada bulan November tahun lalu (2023). Mereka bertugas pada masa kerja. Kita memberikan santunan masing-masing sebesar Rp42 juta perorang," tutupnya.
Rapat pleno ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Maros, Jumaedi. Ia mengungkapkan, proses penghitungan suara di tingkat Kabupaten ini dimulai hari ini, sampai 3 maret mendatang.
Sebelumnya kata dia, perhitungan telah dilakukan sejak 14 Februari lalu di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kita mulai dari TPS, kemudian dilanjutkan kita rekap di tingkat kecamatan. Setelah direkap di kecamatan kita akan rekap tingkat kabupaten seperti yang kita lakukan hari ini," kata Jumaedi, saat diwawancarai Rabu, (28/2/2024).
Jumaedi menambahkan, proses rekapitulasi diperkirakan akan berlangsung hingga tanggal 3 Maret 2024 mendatang. Meskipun demikian, dia berharap proses tersebut dapat selesai dalam waktu maksimal empat hari.
"Untuk harinya kita diberi waktu sampai tanggal 3 Maret, InsyaAllah semoga paling lambat 4 hari. Untuk kendala alhamdulillah tidak ada karena kita baru mau melaksanakan sebentar setelah duhur," ungkapnya.
Di waktu yang bersamaan, KPU Maros juga memberikan santunan kepada dua petugas Adhoc yang meninggal dunia pada bulan November tahun lalu (2023) selama masa tugas mereka.
"Kami dari KPU juga memberikan santunan untuk 2 orang petugas Adhoc yang meninggal pada bulan November tahun lalu (2023). Mereka bertugas pada masa kerja. Kita memberikan santunan masing-masing sebesar Rp42 juta perorang," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait

Sulsel
Kejari Selidiki Dugaan Korupsi di KPU Maros
Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros tengah menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros.
Selasa, 18 Feb 2025 11:00

Sulsel
KPU Maros Tetapkan Chaidir Syam-Muetazim Mansyur Bupati-Wakil Bupati Terpilih
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros resmi menetapkan AS Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kamis, 09 Jan 2025 13:48

Sulsel
Kado Akhir Tahun, KPU Sulsel Terima Dua Penghargaan dalam Rakornas di Jakarta
KPU Sulsel berhasil meraih dua penghargaan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang berlangsung di Ancol, Jakarta pada Senin (30/12).
Senin, 30 Des 2024 22:24

Makassar City
KPU Makassar Sabet Penghargaan dengan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024
KPU Makassar menyabet penghargaan sebagai penyelenggara kabupaten/kota Terbaik II Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024.
Senin, 30 Des 2024 22:07

Sulsel
Dokumentasi Pengawasan, Bawaslu Soppeng Terbitkan Buku Mengawal Demokrasi
Bawaslu Soppeng menerbitkan buku sebagai bentuk pengawasan. Karya tersebut berjudul Mengawal Demokrasi, sistem dan proses rekruitmen pengawas Pemilu Adhoc 2024.
Kamis, 19 Des 2024 13:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat