Penentuan Unsur Pimpinan DPRD Golkar Mencari Figur, Bukan Menempatkan Orang
Jum'at, 22 Mar 2024 07:40
Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin. Foto: IST
MAKASSAR - Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin membahas soal penentuan unsur pimpinan DPRD Makassar. Beringin sendiri berhak atas jatah Wakil Ketua I dengan raihan 6 kursi.
"Kalau di Partai Golkar, ada mekanisme sendiri dalam proses pemilihan itu. Nah itu yang menjadi selama ini saya sampaikan ke mana pun, saya tidak pernah mendorong orang," kata Appi sapaannya saat ditemui di Makassar pada Kamis (22/03/2024).
Appi meyakini keenam Caleg terpilih dari Golkar memiliki kapasitas dan kualitas yang sama. Sehingga pihaknya menunggu petunjuk dari pusat seperti apa mekanisme pemilihannya.
Caleg DPRD Sulsel terpilih ini menekankan, dalam proses penentuan unsur pimpinan DPRD Golkar mencari sosok yang layak. Bukan sebaliknya, mendorong orang untuk menempati posisi strategis tersebut.
"Jadi persyaratannya yang mencari orang, bukan orang yang kita carikan (jabatan). ke sana. Kalaupun ada yang sama, tentu ini akan menjadi kebijakan," ujarnya.
Mantan CEO PSM ini menyampaikan, banyak pertimbangan yang menjadi syarat menempati unsur pimpinan DPRD Makassar. Mulai dari status inkumben, posisi di partai hingga peraih suara terbanyak.
"Ya tentu kalau menjadi petahana mungkin akan menjadi pertimbangan. Suara terbanyak, mungkin fungsi jabatan struktural dan sebagainya. Jadi ini memang akan sangat ditentukan oleh mekanisme internal partai," kuncinya.
"Kalau di Partai Golkar, ada mekanisme sendiri dalam proses pemilihan itu. Nah itu yang menjadi selama ini saya sampaikan ke mana pun, saya tidak pernah mendorong orang," kata Appi sapaannya saat ditemui di Makassar pada Kamis (22/03/2024).
Appi meyakini keenam Caleg terpilih dari Golkar memiliki kapasitas dan kualitas yang sama. Sehingga pihaknya menunggu petunjuk dari pusat seperti apa mekanisme pemilihannya.
Caleg DPRD Sulsel terpilih ini menekankan, dalam proses penentuan unsur pimpinan DPRD Golkar mencari sosok yang layak. Bukan sebaliknya, mendorong orang untuk menempati posisi strategis tersebut.
"Jadi persyaratannya yang mencari orang, bukan orang yang kita carikan (jabatan). ke sana. Kalaupun ada yang sama, tentu ini akan menjadi kebijakan," ujarnya.
Mantan CEO PSM ini menyampaikan, banyak pertimbangan yang menjadi syarat menempati unsur pimpinan DPRD Makassar. Mulai dari status inkumben, posisi di partai hingga peraih suara terbanyak.
"Ya tentu kalau menjadi petahana mungkin akan menjadi pertimbangan. Suara terbanyak, mungkin fungsi jabatan struktural dan sebagainya. Jadi ini memang akan sangat ditentukan oleh mekanisme internal partai," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Sambut Roadshow IAS di Pinrang, Usman Marham Gaungkan Regenerasi dan Soliditas Golkar
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, menegaskan pentingnya regenerasi dan soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Selasa, 11 Agu 2026 20:51
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Sulsel
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh kader Golkar tidak alergi terhadap kritik.
Senin, 10 Agu 2026 17:21
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Langkah Pemkot Benahi TPA Tamangapa
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa
Minggu, 09 Agu 2026 06:43
Makassar City
Dua Bidang DPRD Makassar Mulai Pindah ke Gedung Baru di Jalan AP Pettarani
Dua bidang di Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai memindahkan aktivitas operasionalnya ke gedung sayap baru DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani, Kamis (30/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 19:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja