Tinjau Lokasi Banjir, Asrul Sani Instruksikan Penanganan Darurat
Rabu, 27 Mar 2024 22:00
Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani meninjau daerah terdampak banjir di Kelurahan Pajalesang, Rabu (27/03/2024). Foto: Humas Pemkot Palopo
PALOPO - Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani meninjau daerah terdampak banjir di Kelurahan Pajalesang, Rabu (27/03/2024).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Palopo, Burhan Nurdin mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penanggulan.
"Saat ini tim di lapangan sementara melakukan penanggulangan berupa pengurasan air di sekitar rumah warga yang terdampak," kata Burhan.
Burhan mengatakan, intensitas hujan yang terjadi, Rabu 27 Maret 2024 dini hari tadi, membuat debit air yang mengalir ke pemukiman warga cukup besar.
Sementara itu, Asrul Sani langsung menginstruksikan agar segera dilakukan penanganan darurat kepada warga yang terdampak.
"Saya minta BPBD, Dinas PUPR dan Dinas Sosial, untuk segera melakukan penanganan di titik banjir," ujar Asrul Sani.
Asrul menambahkan, Pemerintah Kota Palopo segera akan melakukan upaya penanganan banjir dan melakukan normalisasi sungai dan drainase.
"Saya juga sudah meminta kepada dinas-dinas terkait untuk melakukan langkah preventif, dengan berkoordinasi dengan lurah dan camat," jelasnya.
Sebelumnya, Pemkot Palopo telah mengalokasikan anggaran penanganan banjir tahun 2024 sebesar Rp30 miliar, hal ini untuk menyelesaikan sejumlah persoalan banjir di Kota Palopo.
Untuk diketahui, Rabu 27 Maret 2024 malam hingga dini hari, Kota Palopo dilanda hujan dengan curah yang cukup tinggi.
Turut mendampingi Pj. Wali Kota meninjau loksai banjir, Kalak BPBD Kota Palopo, Kepala Dinas PUPR Kota Palopo, Kepala Dinas Sosial Kota Palopo serta Camat Wara.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Palopo, Burhan Nurdin mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penanggulan.
"Saat ini tim di lapangan sementara melakukan penanggulangan berupa pengurasan air di sekitar rumah warga yang terdampak," kata Burhan.
Burhan mengatakan, intensitas hujan yang terjadi, Rabu 27 Maret 2024 dini hari tadi, membuat debit air yang mengalir ke pemukiman warga cukup besar.
Sementara itu, Asrul Sani langsung menginstruksikan agar segera dilakukan penanganan darurat kepada warga yang terdampak.
"Saya minta BPBD, Dinas PUPR dan Dinas Sosial, untuk segera melakukan penanganan di titik banjir," ujar Asrul Sani.
Asrul menambahkan, Pemerintah Kota Palopo segera akan melakukan upaya penanganan banjir dan melakukan normalisasi sungai dan drainase.
"Saya juga sudah meminta kepada dinas-dinas terkait untuk melakukan langkah preventif, dengan berkoordinasi dengan lurah dan camat," jelasnya.
Sebelumnya, Pemkot Palopo telah mengalokasikan anggaran penanganan banjir tahun 2024 sebesar Rp30 miliar, hal ini untuk menyelesaikan sejumlah persoalan banjir di Kota Palopo.
Untuk diketahui, Rabu 27 Maret 2024 malam hingga dini hari, Kota Palopo dilanda hujan dengan curah yang cukup tinggi.
Turut mendampingi Pj. Wali Kota meninjau loksai banjir, Kalak BPBD Kota Palopo, Kepala Dinas PUPR Kota Palopo, Kepala Dinas Sosial Kota Palopo serta Camat Wara.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Sulsel
Banjir Rendam 212 Hektare Sawah di Maros
Banjir akibat curah hujan tinggi merendam 212 hektare sawah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Delapan kecamatan terdampak banjir, dengan empat kecamatan di antaranya mengalami genangan pada lahan persawahan.
Kamis, 26 Feb 2026 14:33
Makassar City
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar, sejak dini hari, Selasa (24/2/2026) kemarin menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah.
Rabu, 25 Feb 2026 11:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Kelurahan Kapasa Wajibkan Bukti Lunas PBB untuk Urus Administrasi
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Kelurahan Kapasa Wajibkan Bukti Lunas PBB untuk Urus Administrasi
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11