Gubernur Sulsel Hadir di Tengah Musibah Banjir Bone, Bawa Bantuan dan Santunan
Sabtu, 09 Mei 2026 17:13
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan, bantuan sosial 500 paket sembako, dan santunan.
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan, bantuan sosial 500 paket sembako, dan santunan kepada warga terdampak di Posko Utama Kelurahan Panyula, Sabtu (9/5/2026).
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak Kamis malam (7/5/2026). Sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat.
Dalam kunjungannya didampingi Bupati Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasludin, Andi Sudirman menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut sekaligus memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat terdampak.
“Hari ini kita melihat langsung lokasi bencana banjir dan juga tentu menyampaikan duka mendalam kepada dua korban jiwa sekaligus memberikan bantuan santunan dukungan untuk meringankan beban keluarga korban,” ujar Andi Sudirman.
Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mengalokasikan bantuan kedaruratan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone guna mendukung penanganan pasca-bencana dan proses pemulihan di wilayah terdampak.
“Kemudian kami juga memberikan bantuan kedaruratan kepada Pemkab Bone senilai Rp1 miliar untuk tanggap bencana karena ada beberapa kecamatan bekas banjir terutama bagian recovery,” tambahnya.
Andi Sudirman pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan saling menguatkan menghadapi musibah tersebut.
“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan saling mendoakan, bahwa dari lokasi bencana tetap sabar mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” tutupnya.
Sekadar diketahui, musibah tersebut juga mengakibatkan dua korban jiwa, yakni seorang perempuan lansia dan seorang bocah laki-laki berumur 6 tahun. Hujan dengan intensitas tinggi awalnya mengguyur wilayah Kota Watampone pada Kamis malam.
Pada Jumat pagi (8/5/2026), banjir mulai merendam sejumlah wilayah seperti Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, hingga Bajoe di Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Data sementara mencatat sebanyak 67 warga telah dievakuasi dari tujuh titik terdampak banjir di Kota Watampone, yakni Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, Bajoe, Jalan Sambaloge Baru, dan Jalan Yos Sudarso.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak Kamis malam (7/5/2026). Sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat.
Dalam kunjungannya didampingi Bupati Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasludin, Andi Sudirman menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut sekaligus memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat terdampak.
“Hari ini kita melihat langsung lokasi bencana banjir dan juga tentu menyampaikan duka mendalam kepada dua korban jiwa sekaligus memberikan bantuan santunan dukungan untuk meringankan beban keluarga korban,” ujar Andi Sudirman.
Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mengalokasikan bantuan kedaruratan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone guna mendukung penanganan pasca-bencana dan proses pemulihan di wilayah terdampak.
“Kemudian kami juga memberikan bantuan kedaruratan kepada Pemkab Bone senilai Rp1 miliar untuk tanggap bencana karena ada beberapa kecamatan bekas banjir terutama bagian recovery,” tambahnya.
Andi Sudirman pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan saling menguatkan menghadapi musibah tersebut.
“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan saling mendoakan, bahwa dari lokasi bencana tetap sabar mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” tutupnya.
Sekadar diketahui, musibah tersebut juga mengakibatkan dua korban jiwa, yakni seorang perempuan lansia dan seorang bocah laki-laki berumur 6 tahun. Hujan dengan intensitas tinggi awalnya mengguyur wilayah Kota Watampone pada Kamis malam.
Pada Jumat pagi (8/5/2026), banjir mulai merendam sejumlah wilayah seperti Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, hingga Bajoe di Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Data sementara mencatat sebanyak 67 warga telah dievakuasi dari tujuh titik terdampak banjir di Kota Watampone, yakni Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, Bajoe, Jalan Sambaloge Baru, dan Jalan Yos Sudarso.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Senin, 11 Mei 2026 13:18
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Sulsel
Banjir Rendam 212 Hektare Sawah di Maros
Banjir akibat curah hujan tinggi merendam 212 hektare sawah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Delapan kecamatan terdampak banjir, dengan empat kecamatan di antaranya mengalami genangan pada lahan persawahan.
Kamis, 26 Feb 2026 14:33
Makassar City
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar, sejak dini hari, Selasa (24/2/2026) kemarin menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah.
Rabu, 25 Feb 2026 11:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa