Asrul Sani Dampingi Pj Gubernur Sulsel Tinjau dan Berikan Bantuan Banjir Luwu
Sabtu, 04 Mei 2024 23:11
Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani mendampingi Pj. Gubernur Sulsel, Bahtiar meninjau sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan terhadap korban bencana alam di Kabupaten Luwu. Foto: Humas pemkot Palopo
LUWU - Hingga malam hari, Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani mendampingi Pj. Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meninjau sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan terhadap korban bencana alam di Kabupaten Luwu.
Asrul Sani memimpin rombongan Forkopimda Kota Palopo bertolak ke Kabupaten Luwu, Sabtu (04/05/2024), guna membawa bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Luwu.
Bahtiar dalam kesempatan ini menyampaikan, pihaknya bekerjasama dengan TNI-Polri memobilisasi bantuan kepada korban bencana alam di Luwu.
"Di sini kita membantu mobilisasi bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan yang diperlukan oleh warga yang terdampak bencana alam," kata Bahtiar.
Selain itu, Bahtiar juga menaruh perhatian khusus kepada sedikitnya 3.000 warga Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, yang sampai ini masih terisolasi.
"Ada warga kita sekira kurang lebih 3.000 orang di Kecamatan Latimojong masih terisolasi. Itu yang saat ini menjadi salah satu fokus kita untuk ditangani secepatnya," ujarnya.
Bahtiar juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah memberikan bantuan kemanusiaan ini.
"Khususnya kepada pihak TNI dan Polda Sulawesi Selatan yang telah bekerja keras dalam upaya memberikan bantuan kepada masyarakat," tuturnya.
Bahtiar memastikan, pihaknya akan memberikan upaya penanganan maksimal, kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana.
"Akan kami pastikan seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kami akan terus bergerak untuk memantau terutama juga di Kabupaten Sidrap dan Wajo," tukasnya.
Sementara itu, Asrul Sani mengungkapkan Pemkot Palopo sebagai tetangga terdekat akan memberikan bantuan maksimal.
"Kita sudah bentuk tim yang akan bekerja memberikan support dan bantuan kepada masyarakat Luwu. Hari ini tim kesehatan dari seluruh Puskesmas sudah turun," ungkapnya.
Asrul menambahkan, pihaknya juga akan melibatkan seluruh jajaran kecamatan yang ada di Kota Palopo, untuk membantu masyarakat Luwu.
"Kami akan maksimalkan potensi yang ada. Baik itu dari Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, dan Forkopimda Palopo untuk memberikan bantuan," tutupnya.
Untuk diketahui, saat ini posko utama untuk bencana Luwu, berada di Lapangan Andi Djemma Kabupaten Luwu.
Asrul Sani memimpin rombongan Forkopimda Kota Palopo bertolak ke Kabupaten Luwu, Sabtu (04/05/2024), guna membawa bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Luwu.
Bahtiar dalam kesempatan ini menyampaikan, pihaknya bekerjasama dengan TNI-Polri memobilisasi bantuan kepada korban bencana alam di Luwu.
"Di sini kita membantu mobilisasi bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan yang diperlukan oleh warga yang terdampak bencana alam," kata Bahtiar.
Selain itu, Bahtiar juga menaruh perhatian khusus kepada sedikitnya 3.000 warga Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, yang sampai ini masih terisolasi.
"Ada warga kita sekira kurang lebih 3.000 orang di Kecamatan Latimojong masih terisolasi. Itu yang saat ini menjadi salah satu fokus kita untuk ditangani secepatnya," ujarnya.
Bahtiar juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah memberikan bantuan kemanusiaan ini.
"Khususnya kepada pihak TNI dan Polda Sulawesi Selatan yang telah bekerja keras dalam upaya memberikan bantuan kepada masyarakat," tuturnya.
Bahtiar memastikan, pihaknya akan memberikan upaya penanganan maksimal, kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana.
"Akan kami pastikan seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kami akan terus bergerak untuk memantau terutama juga di Kabupaten Sidrap dan Wajo," tukasnya.
Sementara itu, Asrul Sani mengungkapkan Pemkot Palopo sebagai tetangga terdekat akan memberikan bantuan maksimal.
"Kita sudah bentuk tim yang akan bekerja memberikan support dan bantuan kepada masyarakat Luwu. Hari ini tim kesehatan dari seluruh Puskesmas sudah turun," ungkapnya.
Asrul menambahkan, pihaknya juga akan melibatkan seluruh jajaran kecamatan yang ada di Kota Palopo, untuk membantu masyarakat Luwu.
"Kami akan maksimalkan potensi yang ada. Baik itu dari Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, dan Forkopimda Palopo untuk memberikan bantuan," tutupnya.
Untuk diketahui, saat ini posko utama untuk bencana Luwu, berada di Lapangan Andi Djemma Kabupaten Luwu.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Sulsel
Banjir Rendam 212 Hektare Sawah di Maros
Banjir akibat curah hujan tinggi merendam 212 hektare sawah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Delapan kecamatan terdampak banjir, dengan empat kecamatan di antaranya mengalami genangan pada lahan persawahan.
Kamis, 26 Feb 2026 14:33
Makassar City
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar, sejak dini hari, Selasa (24/2/2026) kemarin menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah.
Rabu, 25 Feb 2026 11:30
Makassar City
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menyiapkan tiga titik posko evakuasi bagi warga terdampak banjir, kemarin.
Selasa, 24 Feb 2026 21:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler