Satu Korban Banjir Luwu yang Hanyut Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Minggu, 05 Mei 2024 17:48
Satu Korban Banjir Luwu yang Hanyut Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Satu korban yang dinyatakan hilang terbawa arus saat terjadi banjir di Sungai Suli, Luwu, berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal, Minggu, (05/05/2024). Foto: Basarnas
Comment
Share
LUWU - Satu korban yang dinyatakan hilang terbawa arus saat terjadi banjir di Sungai Suli, Kabupaten Luwu, berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal, Minggu, (05/05/2024).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Andi Sultan mengatakan, korban bernama Ulfiana (8) warga Kecamatan Suli Barat ditemukan meninggal dunia sejauh 100 meter berdekatan dari lokasi ditemukannya ibu korban.



"Siang tadi (Minggu, 5/5/2024) korban telah ditemukan oleh tim sar gabungan. Di mana kondisi jasad tersangkut di antara batang-batang pohon. Dan saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga dan telah dimakamkan sore ini," kata Sultan.

Sultan menambahkan bahwa untuk besok, pencarian akan diperluaskan hingga ke muara Sungai Suli dengan menurunkan 7 perahu karet melakukan pencarian terhadap Mutmita (5).

Diketahui bahwa sebelumnya telah terjadi banjir di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu yang mengakibatkan korban jiwa. Hingga saat ini korban jiwa telah mencapai 11 orang. Dan satu masih dalam pencarian.



Berikut nama-nama korban di Kecamatan Latimojong, tepatnya Desa Buntu Sarek, delapan warga tewas tertimbun longsor. Masing-masing, Rumpak (97), Jatimah (55), Rima (84), Muh Misdar (29), Mawi (57), Sukma (9), Kapila (84), dan Sampe (55).

Kemudian di Kecamatan Suli Barat, korban meninggal dunia, masing-masing Sunarti (42) dan Nadira (45). Sisa satu warga masih dalam pencarian, yakni Mifta Nurjanna (5) dan Ulfiyana (7) berhasil ditemukan.
(GUS)
Berita Terkait
Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Sulsel
Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Senin, 11 Mei 2026 13:18
Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Sulsel
Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Peristiwa tragis ini bermula saat sepasang suami istri dilaporkan hilang saat sedang menjala ikan di sungai Buakkang Dusun Kaluarrang Desa Buakkang Kecamatan Bungayya Gowa
Minggu, 10 Mei 2026 21:48
Gubernur Sulsel Hadir di Tengah Musibah Banjir Bone, Bawa Bantuan dan Santunan
News
Gubernur Sulsel Hadir di Tengah Musibah Banjir Bone, Bawa Bantuan dan Santunan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan, bantuan sosial 500 paket sembako, dan santunan
Sabtu, 09 Mei 2026 17:13
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Berita Terbaru