Bawaslu Maros Ajak Masyarakat Laporkan Rekam Jejak Calon Anggota PPK
Minggu, 12 Mei 2024 21:49
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maros, Sufirman. Foto: Istimewa
MAROS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maros melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan tes wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Tahun 2024 di Hotel Grand Town Maros, Mandai, Minggu (12/05/2024).
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
"Sesuai dengan amanat Undang-Undang, Bawaslu berwenang mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan, termasuk tahapan seleksi PPK," ujar Ketua Bawaslu Maros, Sufirman.
Pengawasan ini dilakukan dengan memantau langsung tes wawancara dan proses penilaiannya di lokasi.
Tak hanya itu, Sufirman mengatakan, Bawaslu Maros menerima laporan dari masyarakat terkait rekam jejak calon anggota PPK yang tengah ikut tes wawancara.
Bawaslu juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi proses seleksi PPK dan melaporkan jika menemukan peserta yang punya catatan 'hitam'.
"Masyarakat dapat melaporkan rekam jejak calon PPK kepada Bawaslu melalui berbagai saluran, seperti website, medsos, email, atau datang langsung ke kantor Bawaslu," kata Sufirman.
Bawaslu berharap dengan pengawasan yang ketat, dapat diperoleh calon anggota PPK yang memiliki integritas, profesionalitas, dan berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilihan yang berkualitas.
Diketahui, tes wawancara calon anggota PPK berlangsung selama 3 hari, dari 11 hingga 13 Mei 2024. Sebanyak 10 orang tiap kecamatan di seleksi untuk dipilih 5 orang anggota PPK untuk Pilkada Maros 2024.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
"Sesuai dengan amanat Undang-Undang, Bawaslu berwenang mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan, termasuk tahapan seleksi PPK," ujar Ketua Bawaslu Maros, Sufirman.
Pengawasan ini dilakukan dengan memantau langsung tes wawancara dan proses penilaiannya di lokasi.
Tak hanya itu, Sufirman mengatakan, Bawaslu Maros menerima laporan dari masyarakat terkait rekam jejak calon anggota PPK yang tengah ikut tes wawancara.
Bawaslu juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi proses seleksi PPK dan melaporkan jika menemukan peserta yang punya catatan 'hitam'.
"Masyarakat dapat melaporkan rekam jejak calon PPK kepada Bawaslu melalui berbagai saluran, seperti website, medsos, email, atau datang langsung ke kantor Bawaslu," kata Sufirman.
Bawaslu berharap dengan pengawasan yang ketat, dapat diperoleh calon anggota PPK yang memiliki integritas, profesionalitas, dan berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilihan yang berkualitas.
Diketahui, tes wawancara calon anggota PPK berlangsung selama 3 hari, dari 11 hingga 13 Mei 2024. Sebanyak 10 orang tiap kecamatan di seleksi untuk dipilih 5 orang anggota PPK untuk Pilkada Maros 2024.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan uji petik data pemilih di Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 18:01
Sulsel
IAS Pacu Konsolidasi Golkar Maros, Target Bidik Kejayaan di Pileg 2029
Sekira 250 kader memenuhi Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Maros dalam agenda konsolidasi dan roadshow DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Selasa, 25 Agu 2026 19:14
News
Bawaslu Maros Usul Pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros melakukan audiens ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terkait usulan pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Rabu, 17 Jun 2026 19:16
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Sulsel
Bawaslu Sulsel Siapkan Generasi Pengawas Pemilu Menuju 2029
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali melaksanakan rangkaian kegiatan luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan kali ini berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Takalar, Rabu (20/05/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 15:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur