Hengky Yasin Sebut Pertemuan Bareng Zulham Tak Bahas Paket Pilkada Takalar
Kamis, 04 Jul 2024 10:34
Bakal Calon Bupati Takalar, Hengky Yasin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pertemuan yang dikemas dalam bentuk silaturahmi antara Bakal calon Bupati Takalar, Hengky Yasin bersama Hamka B Kady (HBK) dan Lumkan B Kady (LBK), pada Sabtu, 29 Juni 2024 lalu, sama sekali tidak membahas paket di Pilkada.
Meskipun pertemuan itu dihadiri Zulham Arief yang mengklaim mendapat dukungan dari Partai Golkar maju di Pilkada Takalar.
Meski tidak membahas mengenai paket di Pilkada Takalar, namun beredar ke publik bahwa pertemuan tersebut membahas wacana Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar, antara Hengky Yasin dan Zulham Arief. Padahal faktanya, tidak demikian.
Saat dimintai tanggapan ihwal pertemuan tersebut, Hengky mengakui bahwa pertemuan itu sebatas silaturahmi. Katanya, terjadi pembahasan mengenai Pilkada, tetapi tidak ada hal teknis.
"Pertemuan dengan Pak Hamka, saya dihubungi Zulham. Cuman tidak ada pembahasan serius. Karena Golkar Ini kan belum menentukan siapa yang diberikan rekomendasi di Takalar. Katanya masih menunggu survei selanjutnya," kata Hengky di DPR DSulsel, Rabu (03/06/2024).
Sebagai bakal calon pendamping, kata dia, masih menunggu keputusan resmi Golkar dan partai lainya. Oleh sebab itu, dirinya belum menentukan sikap siapa yang akan mendampingi 02 di Pilkada.
"Kita tinggal menunggu yang mana direkomendasikan Golkar. Saya yakin Golkar adalah partai yang berpengalaman mengatasi dinamika yang ada di internal partainya. Memang saya juga berharap sama Golkar," tuturnya.
Hengky mengaku, komunikasi dengan figur di internal Golkar untuk Pilkada Takalar, bukan hanya dengan Zulham, tetapi ada nama Legislator DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga, intens terjalin. Dua figur itu,
sama-sama kader Golkar yang punya kans maju di Takalar.
"Yang saya tahu, dua nama ini saja yang bermunculan di Golkar. Kecuali ada nama-nama lain kami tidak tahu," sambung Hengky.
Terkait simulasi calon pendamping, Anggota DPRD Sulsel itu mengatakan, bulan Juli ini akan menurunkan survei. Jika semuanya rampung, koalisi dan pasangan baru deklarasi.
"Sejauh ini belum detail mengenai pendamping. Kan saya juga amati yang diujung baru ditentukan pasangannya. Kita kan bergerak personal, tetap saya silaturahmi dengan warga," tukasnya.
Meskipun pertemuan itu dihadiri Zulham Arief yang mengklaim mendapat dukungan dari Partai Golkar maju di Pilkada Takalar.
Meski tidak membahas mengenai paket di Pilkada Takalar, namun beredar ke publik bahwa pertemuan tersebut membahas wacana Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar, antara Hengky Yasin dan Zulham Arief. Padahal faktanya, tidak demikian.
Saat dimintai tanggapan ihwal pertemuan tersebut, Hengky mengakui bahwa pertemuan itu sebatas silaturahmi. Katanya, terjadi pembahasan mengenai Pilkada, tetapi tidak ada hal teknis.
"Pertemuan dengan Pak Hamka, saya dihubungi Zulham. Cuman tidak ada pembahasan serius. Karena Golkar Ini kan belum menentukan siapa yang diberikan rekomendasi di Takalar. Katanya masih menunggu survei selanjutnya," kata Hengky di DPR DSulsel, Rabu (03/06/2024).
Sebagai bakal calon pendamping, kata dia, masih menunggu keputusan resmi Golkar dan partai lainya. Oleh sebab itu, dirinya belum menentukan sikap siapa yang akan mendampingi 02 di Pilkada.
"Kita tinggal menunggu yang mana direkomendasikan Golkar. Saya yakin Golkar adalah partai yang berpengalaman mengatasi dinamika yang ada di internal partainya. Memang saya juga berharap sama Golkar," tuturnya.
Hengky mengaku, komunikasi dengan figur di internal Golkar untuk Pilkada Takalar, bukan hanya dengan Zulham, tetapi ada nama Legislator DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga, intens terjalin. Dua figur itu,
sama-sama kader Golkar yang punya kans maju di Takalar.
"Yang saya tahu, dua nama ini saja yang bermunculan di Golkar. Kecuali ada nama-nama lain kami tidak tahu," sambung Hengky.
Terkait simulasi calon pendamping, Anggota DPRD Sulsel itu mengatakan, bulan Juli ini akan menurunkan survei. Jika semuanya rampung, koalisi dan pasangan baru deklarasi.
"Sejauh ini belum detail mengenai pendamping. Kan saya juga amati yang diujung baru ditentukan pasangannya. Kita kan bergerak personal, tetap saya silaturahmi dengan warga," tukasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Menteri ESDM Disorot Survei, Idrus Marham Tegaskan Bahlih jadi Garda Depan Energi Nasional
Hasil survei Lembaga Survei Studi Indonesia Raya (LSSIR) yang menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam kategori “bermasalah” memantik respons keras dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham.
Senin, 13 Apr 2026 16:23
Sulsel
Teknologi Barcode Amankan Musda Golkar Sulsel, Hanya Peserta Resmi yang Lolos
Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan menerapkan sistem keamanan ketat dengan menggunakan teknologi barcode untuk memverifikasi keabsahan peserta.
Minggu, 05 Apr 2026 20:28
News
Idrus Marham: Kebijakan Presiden Prabowo Sudah Tepat, Tapi Gagal Dijelaskan Menteri dan Jubirnya
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham melontarkan kritik tajam terhadap Menteri dan Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto.
Minggu, 29 Mar 2026 13:36
Sulsel
Golkar Sulsel Siap Gelar Musda, Calon Ketua Wajib Kantongi Restu Bahlil
DPD I Golkar Sulsel akhirnya mantap menggelar musyawarah daerah (Musda) bulan Maret ini. Mereka sepakat melaksanakan agenda penting ini habis lebaran.
Minggu, 08 Mar 2026 13:50
Sulsel
Golkar Sulsel Konsolidasi Kader di Malam Nuzul Quran, Santuni Ratusan Anak Yatim
Partai Golkar Sulsel menggelar konsolidasi kader sekaligus memperingati Nuzul Quran di kantor DPD I Golkar Sulsel, Sabtu 7 Maret 2026.
Sabtu, 07 Mar 2026 19:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
2
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
3
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
4
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
5
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kandidat Eksternal Bisa jadi Ketua DPC PPP, Tapi Wajib Ikuti Uji Kelayakan
2
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
3
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
4
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
5
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%