Pertamina Patra Niaga Sulawesi Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi, Ini Daftarnya
Jum'at, 02 Agu 2024 21:54
Penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina Patra Niaga mengacu pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia atau ICP dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika (USD). Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga pada BBM Non Subsidi yang terdiri dari BBM gasoline yaitu Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95, serta produk gasoil yaitu Pertamina Dex dan Dexlite. Sedangkan Pertamax tidak ada perubahan harga.
Penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina Patra Niaga mengacu pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia atau Indonesian Crude Price (ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika (USD).
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan penyesuaian harga BBM Non Subsidi telah dilakukan oleh seluruh badan usaha pada awal bulan Agustus 2024.
“Mengacu pada rata-rata harga minyak dunia, Pertamina Patra Niaga telah mengevaluasi ulang dan melakukan penyesuaian harga untuk Pertamax Turbo dengan RON 98, serta BBM non subsidi untuk kendaraan diesel yaitu Dexlite dengan CN 51 dan Pertamina Dex dengan CN 53 berlaku per 2 Agustus 2024, sedangkan untuk Pertamax harga tetap tidak ada perubahan," kata Fahrougi.
Fahrougi menjelaskan, kebijakan penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina selalu mempertimbangkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Jadi, meskipun tren ICP mengalami kenaikan sejak akhir trimester pertama, harga BBM Non Subsidi Pertamina Patra Niaga tidak mengalami perubahan sejak Maret 2024.
Dengan penyesuaian di awal Agustus ini maka untuk wilayah Sulawesi, Pertamax tetap di harga Rp 13.500 per liter, Pertamax Turbo menjadi Rp 15.800 dari sebelumnya Rp 14.750 per liter, Dexlite menjadi Rp 15.700 dari sebelumnya Rp 14.900 per liter, dan Pertamina Dex di harga Rp 16.000 dari sebelumnya Rp 15.450 per liter. Harga ini berlaku untuk provinsi dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5% seperti di wilayah Sulawesi.
Sedangkan untuk harga BBM Non Subsidi seperti Pertalite dengan RON 90 tidak mengalami perubahan harga sejak 1 September 2022, yakni tetap seharga Rp 10.000 per liter. Demikian pula untuk Solar tidak mengalami perubahan yaitu dengan harga Rp 6.800 per liter.
“Penetapan harga sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidiKepmen ESDM No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU). Kami pastikan harga ini tetap kompetitif untuk produk-produk dengan kualitas setara,” tambah Fahrougi.
Dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM hingga seluruh pelosok Tanah Air, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selalu hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi. Dan untuk stok BBM Subsidi dan Non Subsidi di wilayah Sulawesi dalam keadaan yang aman.
Penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina Patra Niaga mengacu pada tren harga rata-rata publikasi minyak dunia atau Indonesian Crude Price (ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika (USD).
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan penyesuaian harga BBM Non Subsidi telah dilakukan oleh seluruh badan usaha pada awal bulan Agustus 2024.
“Mengacu pada rata-rata harga minyak dunia, Pertamina Patra Niaga telah mengevaluasi ulang dan melakukan penyesuaian harga untuk Pertamax Turbo dengan RON 98, serta BBM non subsidi untuk kendaraan diesel yaitu Dexlite dengan CN 51 dan Pertamina Dex dengan CN 53 berlaku per 2 Agustus 2024, sedangkan untuk Pertamax harga tetap tidak ada perubahan," kata Fahrougi.
Fahrougi menjelaskan, kebijakan penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina selalu mempertimbangkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Jadi, meskipun tren ICP mengalami kenaikan sejak akhir trimester pertama, harga BBM Non Subsidi Pertamina Patra Niaga tidak mengalami perubahan sejak Maret 2024.
Dengan penyesuaian di awal Agustus ini maka untuk wilayah Sulawesi, Pertamax tetap di harga Rp 13.500 per liter, Pertamax Turbo menjadi Rp 15.800 dari sebelumnya Rp 14.750 per liter, Dexlite menjadi Rp 15.700 dari sebelumnya Rp 14.900 per liter, dan Pertamina Dex di harga Rp 16.000 dari sebelumnya Rp 15.450 per liter. Harga ini berlaku untuk provinsi dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5% seperti di wilayah Sulawesi.
Sedangkan untuk harga BBM Non Subsidi seperti Pertalite dengan RON 90 tidak mengalami perubahan harga sejak 1 September 2022, yakni tetap seharga Rp 10.000 per liter. Demikian pula untuk Solar tidak mengalami perubahan yaitu dengan harga Rp 6.800 per liter.
“Penetapan harga sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidiKepmen ESDM No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU). Kami pastikan harga ini tetap kompetitif untuk produk-produk dengan kualitas setara,” tambah Fahrougi.
Dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM hingga seluruh pelosok Tanah Air, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selalu hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi. Dan untuk stok BBM Subsidi dan Non Subsidi di wilayah Sulawesi dalam keadaan yang aman.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Apresiasi Patroli Polda Sulsel, Antrean Biosolar di Jalur Makassar-Maros Lebih Tertib
Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran pelayanan di SPBU, terutama pada lokasi yang sebelumnya kerap mengalami antrean kendaraan.
Jum'at, 19 Jun 2026 23:11
News
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi
Pertamina dan Hiswana Migas DPC VII menyalurkan 1.000 paket sembako serta bantuan LPG dan kompor untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Jum'at, 19 Jun 2026 17:05
Sulsel
Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
Selama tiga hari terakhir volume penyaluran Biosolar ke Maros ditingkatkan sekitar 14 persen dibandingkan rata-rata distribusi harian normal yang mencapai 212 kiloliter per hari.
Rabu, 17 Jun 2026 07:17
News
Pertamina Pastikan Distribusi Energi di Sulawesi Tengah Aman Pascagempa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan layanan penyaluran energi di Sulawesi Tengah (Sulteng) tetap berjalan normal setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8.
Selasa, 16 Jun 2026 21:08
Ekbis
Asmo Sulsel Dorong Penggunaan Motor Irit BBM untuk Tekan Biaya Mobilitas
Asmo Sulsel mengajak masyarakat mempertimbangkan kendaraan yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Senin, 15 Jun 2026 15:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
AIA Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel, Fokus Perlindungan - Kesejahteraan Nelayan
2
Lantik Pengurus PPP Sulsel, Mardiono Minta Kawal Program Pro-Rakyat
3
Camat Mariso Pastikan Penertiban 40 PKL di Kelurahan Lette Berjalan Kondusif
4
Novotel Makassar Bersihkan Pantai, Komitmen Berkelanjutan untuk Laut dan Iklim yang Sehat
5
Gubernur Sulsel Kukuhkan Mardiyanto Arif Rakhmadi sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
AIA Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel, Fokus Perlindungan - Kesejahteraan Nelayan
2
Lantik Pengurus PPP Sulsel, Mardiono Minta Kawal Program Pro-Rakyat
3
Camat Mariso Pastikan Penertiban 40 PKL di Kelurahan Lette Berjalan Kondusif
4
Novotel Makassar Bersihkan Pantai, Komitmen Berkelanjutan untuk Laut dan Iklim yang Sehat
5
Gubernur Sulsel Kukuhkan Mardiyanto Arif Rakhmadi sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sulsel