Pelatihan Konversi & Parade Motor Listrik, Cara PLN Kebut Ekosistem EV di Sulsel
Sabtu, 05 Okt 2024 20:46
PLN UID Sulselrabar menggelar beragam kegiatan untuk mempercepat ekosistem EV, mulai dari pelatihan konversi motor BBM ke listrik hingga parade motor listrik. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - PT PLN (Persero) terus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UID Sulselrabar bekerja sama dengan Braja Elektrik Motor, penyedia jasa konversi kendaraan listrik, menyelenggarakan pelatihan konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik (molis). Pelatihan ini dilaksanakan di SMK Negeri 10 Makassar, Sulawesi Selatan, pada 1-4 Oktober 2024.
Dengan tema "SMK Menuju Green Energy", kegiatan ini diikuti oleh 25 guru dari SMK di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Pangkep. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
Muhammad Basri, salah satu peserta pelatihan dari SMKN 5 Kota Makassar, mengapresiasi manfaat pelatihan ini. "Pelatihan ini sangat bermanfaat dan menjadi tambahan pengetahuan bagi siswa-siswa kami, sehingga mereka lebih siap untuk memasuki dunia kerja setelah lulus," ujarnya.
"Kami sangat antusias dengan kegiatan dari PLN ini. Di zaman sekarang, semakin banyak orang beralih ke kendaraan listrik karena bahan bakar fosil semakin sulit diperoleh, dan polusi semakin memburuk. Ini adalah bentuk sinergi yang baik agar anak-anak mendapatkan pengetahuan tentang transisi energi dan konversi motor, sehingga mereka dapat berkontribusi secara nyata di dunia kerja," sambung Basri.
Mentor dari Braja Elektrik Motor, Ayu, turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PLN. "Kami menyambut baik upaya PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Visi mereka sangat jelas dan konsisten dalam mendorong perkembangan ini," katanya.
Ia berharap dengan adanya pelatihan dan parade ini, komunitas pengguna motor listrik di Makassar akan tumbuh lebih pesat.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Heri Sumiharto, juga mengapresiasi program ini. "Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Kami optimis bahwa ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini akan diteruskan kepada para siswa, membuka peluang bagi mereka untuk mendirikan bengkel konversi kendaraan yang kompetitif dan relevan dengan perkembangan teknologi," ungkap Heri.
Selain pelatihan konversi molis, PLN juga menggelar parade motor listrik bersama komunitas kendaraan listrik di Makassar. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, seiring meningkatnya pengguna motor listrik.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menjelaskan PLN tidak hanya memastikan ketersediaan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga berperan aktif sebagai pionir dalam mewujudkan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah telah memberikan berbagai insentif untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, baik untuk motor baru maupun hasil konversi.
"Melalui pelatihan konversi untuk pelaku UMKM dan parade motor listrik bersama komunitas, kami berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik," kata Budiono.
Ia mencatat bahwa sebanyak 15 motor BBM telah dikonversi menjadi motor listrik dalam kegiatan ini. Budiono menambahkan bahwa PLN memfasilitasi pelatihan untuk 25 guru SMK dan pelaku UMKM di Makassar, dengan harapan mereka dapat menyebarkan pengetahuan ini lebih luas.
"Kami juga menggelar parade motor listrik untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis," ujarnya.
Ia juga optimis bahwa dengan semakin banyak pelaku UMKM yang beralih ke kendaraan listrik, peluang usaha baru akan tercipta, serta pendapatan UMKM akan meningkat. "Peningkatan kapabilitas ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadikan listrik sebagai motor penggerak ekonomi, sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)," tambahnya.
Budiono berharap parade motor listrik ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keunggulan kendaraan listrik yang tidak menimbulkan kebisingan dan tidak menghasilkan emisi. "Kami ingin mempercepat terciptanya ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan," pungkasnya.
Mengenai infrastruktur pengisian daya, Budiono menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. "PLN UID Sulselrabar telah menyediakan 1.156 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Saat ini, terdapat 30 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 22 lokasi, dan kami berencana menambah 34 SPKLU lagi pada tahun 2024," tutup Budiono.
Dengan tema "SMK Menuju Green Energy", kegiatan ini diikuti oleh 25 guru dari SMK di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Pangkep. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
Muhammad Basri, salah satu peserta pelatihan dari SMKN 5 Kota Makassar, mengapresiasi manfaat pelatihan ini. "Pelatihan ini sangat bermanfaat dan menjadi tambahan pengetahuan bagi siswa-siswa kami, sehingga mereka lebih siap untuk memasuki dunia kerja setelah lulus," ujarnya.
"Kami sangat antusias dengan kegiatan dari PLN ini. Di zaman sekarang, semakin banyak orang beralih ke kendaraan listrik karena bahan bakar fosil semakin sulit diperoleh, dan polusi semakin memburuk. Ini adalah bentuk sinergi yang baik agar anak-anak mendapatkan pengetahuan tentang transisi energi dan konversi motor, sehingga mereka dapat berkontribusi secara nyata di dunia kerja," sambung Basri.
Mentor dari Braja Elektrik Motor, Ayu, turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PLN. "Kami menyambut baik upaya PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Visi mereka sangat jelas dan konsisten dalam mendorong perkembangan ini," katanya.
Ia berharap dengan adanya pelatihan dan parade ini, komunitas pengguna motor listrik di Makassar akan tumbuh lebih pesat.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Heri Sumiharto, juga mengapresiasi program ini. "Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Kami optimis bahwa ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini akan diteruskan kepada para siswa, membuka peluang bagi mereka untuk mendirikan bengkel konversi kendaraan yang kompetitif dan relevan dengan perkembangan teknologi," ungkap Heri.
Selain pelatihan konversi molis, PLN juga menggelar parade motor listrik bersama komunitas kendaraan listrik di Makassar. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, seiring meningkatnya pengguna motor listrik.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menjelaskan PLN tidak hanya memastikan ketersediaan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga berperan aktif sebagai pionir dalam mewujudkan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah telah memberikan berbagai insentif untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, baik untuk motor baru maupun hasil konversi.
"Melalui pelatihan konversi untuk pelaku UMKM dan parade motor listrik bersama komunitas, kami berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik," kata Budiono.
Ia mencatat bahwa sebanyak 15 motor BBM telah dikonversi menjadi motor listrik dalam kegiatan ini. Budiono menambahkan bahwa PLN memfasilitasi pelatihan untuk 25 guru SMK dan pelaku UMKM di Makassar, dengan harapan mereka dapat menyebarkan pengetahuan ini lebih luas.
"Kami juga menggelar parade motor listrik untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis," ujarnya.
Ia juga optimis bahwa dengan semakin banyak pelaku UMKM yang beralih ke kendaraan listrik, peluang usaha baru akan tercipta, serta pendapatan UMKM akan meningkat. "Peningkatan kapabilitas ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadikan listrik sebagai motor penggerak ekonomi, sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)," tambahnya.
Budiono berharap parade motor listrik ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keunggulan kendaraan listrik yang tidak menimbulkan kebisingan dan tidak menghasilkan emisi. "Kami ingin mempercepat terciptanya ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan," pungkasnya.
Mengenai infrastruktur pengisian daya, Budiono menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. "PLN UID Sulselrabar telah menyediakan 1.156 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Saat ini, terdapat 30 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 22 lokasi, dan kami berencana menambah 34 SPKLU lagi pada tahun 2024," tutup Budiono.
(TRI)
Berita Terkait
News
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
Sejak dijalankan pada 2021, Electrifying Agriculture terus berkembang. Hingga September 2026, jumlah pelanggannya mencapai 4.438 dengan total daya tersambung 208.553,3 kVA.
Minggu, 11 Okt 2026 19:06
News
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
Kedatangan truk pengangkut tiang listrik di Desa Lawisata, Kecamatan Laonti, Konawe Selatan, menjadi momen emosional bagi warga yang selama ini belum menikmati layanan listrik PLN.
Sabtu, 10 Okt 2026 19:14
News
YBM PLN Hadirkan Terang dan Kepedulian bagi Masyarakat Sulselrabar
Dari membantu keluarga mendapatkan akses listrik hingga mendukung pendidikan mahasiswa dan santri, YBM PLN menerjemahkan semangat Hari Kesaktian Pancasila melalui aksi kepedulian.
Minggu, 04 Okt 2026 14:06
Sulsel
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih
PLN UID Sulselrabar menghadirkan dua unit sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih dan sanitasi di sekolah. Berdampak ke ratusan murid dan guru.
Sabtu, 03 Okt 2026 11:32
Ekbis
Ubah Sampah Plastik Jadi Furnitur, RAPPO Living PLN Raih Gold ICA ISDA 2026
Sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di kawasan pesisir diolah menjadi produk bernilai ekonomi melalui program TJSL PLN UID Sulselrabar.
Jum'at, 02 Okt 2026 15:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
5
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
5
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar