Infomedia Gelar INFINITE Conference, Bahas Tren AI Dukung Bisnis Berkelanjutan
Rabu, 30 Okt 2024 21:22
PT Infomedia Nusantara (Infomedia), anak usaha PT Telkom sukses menggelar konferensi pertamanya dengan tema “INFINITE - Infomedia Insight for Technology Excellence.” Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Infomedia Nusantara (Infomedia), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar konferensi pertamanya dengan tema “INFINITE - Infomedia Insight for Technology Excellence.” Acara yang berlangsung di Auditorium Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan, ini mengangkat topik inovasi dan keunggulan teknologi dalam transformasi bisnis menuju digital.
Konferensi ini mempertemukan para pelaku bisnis dari berbagai industri untuk mendiskusikan penerapan proses bisnis modern yang didukung oleh teknologi mutakhir seperti otomasi, kecerdasan buatan (AI), dan analitik.
Direktur Utama Infomedia Eddy Sofryano menyampaikan INFINITE merupakan bagian dari komitmen Infomedia untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan teknologi 3A.
Ia bilang konferensi ini menyoroti penggunaan strategis teknologi 3A (Automation, AI & Analytics) untuk mendorong pertumbuhan, efisiensi, dan efektivitas dalam operasi bisnis, dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan. "Dengan hadirnya INFINITE, kami berharap terbentuk sinergi dan kolaborasi dalam penerapan teknologi digital untuk mendukung peningkatan daya saing perusahaan serta pengalaman bagi pelanggan," kata dia.
Pembahasan 3A, yang kali ini difokuskan pada topik AI, merupakan respons terhadap tren teknologi yang tengah berkembang pesat di dunia bisnis saat ini.
Menurut Regional Head, Cloud AI Customer Engineering Google Cloud, Dambo Ren, saat ini investasi dalam kecerdasan buatan (AI) mengalami pertumbuhan pesat, mencapai 158 miliar dolar dan berkembang hingga 10 kali lipat.
Dambo juga menyampaikan bahwa sekitar 60% perusahaan di wilayah Asia Pasifik telah mengadopsi Generative AI, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan hingga 6% ketika diterapkan dalam proses produksi dan operasional bisnis. Keterlibatan AI pada tahap yang lebih lanjut ini menegaskan pentingnya teknologi ini dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, termasuk di Indonesia.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Gartner menunjukkan bahwa 55% perusahaan telah menjajaki penerapan AI dalam produksi mereka, dan 45% lainnya meningkatkan investasi pada AI generatif di berbagai fungsi bisnis.
Dengan persentase 22% mengalokasikan investasi di lebih dari tiga fungsi yang berbeda, dapat diobservasi bahwa pengembangan perangkat lunak mencatatkan adopsi tertinggi, diikuti oleh pemasaran dan layanan pelanggan. Keterlibatan teknologi ini menunjukkan betapa pentingnya AI dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, tidak terkecuali di Indonesia.
Penerapan teknologi dan inovasi AI juga merupakan langkah Telkom Group dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir, menyampaikan peningkatan kapabilitas AI di Telkom Group dilakukan melalui berbagai pengembangan teknologi.
"Telkom sendiri berkomitmen untuk mengembangkan berbagai solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pasar, hingga mampu menghadapi tantangan di masa depan," kata dia.
Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia, Lieke Roosdianti P, mengutarakan AI dan automation kini menjadi kebutuhan utama dalam modernisasi proses bisnis, terutama di bidang rekrutmen.
"Dengan kemampuannya sebagai media cerdas, AI tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan repetitif, tetapi juga mengubah proses klerikal menjadi lebih efisien dan akurat, mendorong transformasi digital yang lebih cepat dan efektif," tuturnya.
Dalam penerapan teknologi AI dan Automation pada proses Rekrutmen Bersama BUMN (RBB), proses rekrutmen dari ribuan data pelamar dapat dilakukan dengan lebih singkat, sehingga tahapan proses screening dapat berlangsung 10 kali lebih cepat.
Akurasi juga meningkat hingga 98%, meningkatkan produktivitas HR yang menjalankan proses ini. Penggunaan AI juga semakin optimal untuk meminimalisasi adanya fraud dalam proses online test, dengan AI melakukan pencocokan wajah pelamar dengan foto pada KTP dan mendeteksi perilaku mencurigakan saat online test.
Tak hanya insight dan diskusi, konferensi INFINITE juga menyajikan experience center yang memperkenalkan mekanisme terkini dalam penerapan teknologi 3A. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung merasakan inovasi yang ditawarkan dan bagaimana implementasinya dapat meningkatkan proses bisnis mereka.
Secara keseluruhan, konferensi INFINITE mencerminkan komitmen Infomedia untuk terus berinovasi dan mendukung perusahaan bertransformasi digital dalam proses bisnisnya. Dengan langkah ini, diharapkan perusahaan dapat bertransformasi menjadi lebih efisien dan berdaya saing tinggi di pasar global yang semakin kompetitif.
Konferensi ini mempertemukan para pelaku bisnis dari berbagai industri untuk mendiskusikan penerapan proses bisnis modern yang didukung oleh teknologi mutakhir seperti otomasi, kecerdasan buatan (AI), dan analitik.
Direktur Utama Infomedia Eddy Sofryano menyampaikan INFINITE merupakan bagian dari komitmen Infomedia untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan teknologi 3A.
Ia bilang konferensi ini menyoroti penggunaan strategis teknologi 3A (Automation, AI & Analytics) untuk mendorong pertumbuhan, efisiensi, dan efektivitas dalam operasi bisnis, dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan. "Dengan hadirnya INFINITE, kami berharap terbentuk sinergi dan kolaborasi dalam penerapan teknologi digital untuk mendukung peningkatan daya saing perusahaan serta pengalaman bagi pelanggan," kata dia.
Pembahasan 3A, yang kali ini difokuskan pada topik AI, merupakan respons terhadap tren teknologi yang tengah berkembang pesat di dunia bisnis saat ini.
Menurut Regional Head, Cloud AI Customer Engineering Google Cloud, Dambo Ren, saat ini investasi dalam kecerdasan buatan (AI) mengalami pertumbuhan pesat, mencapai 158 miliar dolar dan berkembang hingga 10 kali lipat.
Dambo juga menyampaikan bahwa sekitar 60% perusahaan di wilayah Asia Pasifik telah mengadopsi Generative AI, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan hingga 6% ketika diterapkan dalam proses produksi dan operasional bisnis. Keterlibatan AI pada tahap yang lebih lanjut ini menegaskan pentingnya teknologi ini dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, termasuk di Indonesia.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Gartner menunjukkan bahwa 55% perusahaan telah menjajaki penerapan AI dalam produksi mereka, dan 45% lainnya meningkatkan investasi pada AI generatif di berbagai fungsi bisnis.
Dengan persentase 22% mengalokasikan investasi di lebih dari tiga fungsi yang berbeda, dapat diobservasi bahwa pengembangan perangkat lunak mencatatkan adopsi tertinggi, diikuti oleh pemasaran dan layanan pelanggan. Keterlibatan teknologi ini menunjukkan betapa pentingnya AI dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, tidak terkecuali di Indonesia.
Penerapan teknologi dan inovasi AI juga merupakan langkah Telkom Group dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir, menyampaikan peningkatan kapabilitas AI di Telkom Group dilakukan melalui berbagai pengembangan teknologi.
"Telkom sendiri berkomitmen untuk mengembangkan berbagai solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pasar, hingga mampu menghadapi tantangan di masa depan," kata dia.
Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia, Lieke Roosdianti P, mengutarakan AI dan automation kini menjadi kebutuhan utama dalam modernisasi proses bisnis, terutama di bidang rekrutmen.
"Dengan kemampuannya sebagai media cerdas, AI tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan repetitif, tetapi juga mengubah proses klerikal menjadi lebih efisien dan akurat, mendorong transformasi digital yang lebih cepat dan efektif," tuturnya.
Dalam penerapan teknologi AI dan Automation pada proses Rekrutmen Bersama BUMN (RBB), proses rekrutmen dari ribuan data pelamar dapat dilakukan dengan lebih singkat, sehingga tahapan proses screening dapat berlangsung 10 kali lebih cepat.
Akurasi juga meningkat hingga 98%, meningkatkan produktivitas HR yang menjalankan proses ini. Penggunaan AI juga semakin optimal untuk meminimalisasi adanya fraud dalam proses online test, dengan AI melakukan pencocokan wajah pelamar dengan foto pada KTP dan mendeteksi perilaku mencurigakan saat online test.
Tak hanya insight dan diskusi, konferensi INFINITE juga menyajikan experience center yang memperkenalkan mekanisme terkini dalam penerapan teknologi 3A. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung merasakan inovasi yang ditawarkan dan bagaimana implementasinya dapat meningkatkan proses bisnis mereka.
Secara keseluruhan, konferensi INFINITE mencerminkan komitmen Infomedia untuk terus berinovasi dan mendukung perusahaan bertransformasi digital dalam proses bisnisnya. Dengan langkah ini, diharapkan perusahaan dapat bertransformasi menjadi lebih efisien dan berdaya saing tinggi di pasar global yang semakin kompetitif.
(TRI)
Berita Terkait
News
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
PT LG Electronics Indonesia memperkenalkan jajaran produk terbarunya untuk tahun 2026 yang mencakup televisi premium, pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, vacuum cleaner, hingga perangkat pemurni udara.
Jum'at, 19 Jun 2026 17:39
News
OLED evo AI hingga Micro RGB, LG Perkuat Portofolio TV Premium di Indonesia
PT LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan lini TV premium terbarunya untuk pasar Indonesia. Menghadirkan pengalaman AI yang lebih personal.
Sabtu, 13 Jun 2026 12:19
Ekbis
Kolaborasi Nokia-Indosat Dorong Ekspansi 5G dan Transformasi AI di Indonesia
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat dan memodernisasi jaringan seluler di Indonesia.
Rabu, 10 Jun 2026 09:10
Ekbis
RUPST Telkom: Dividen Jumbo Disetujui, Jajaran Direksi Dipertahankan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham. Keputusan itu disetujui dalam RUPST.
Selasa, 09 Jun 2026 16:52
Ekbis
RUPST Tahun Buku 2025: Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun
Telkom membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham berdasarkan hasil RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar secara daring, Senin (8/6).
Selasa, 09 Jun 2026 10:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
3
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
4
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
5
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
3
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
4
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
5
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar