PLN UID Sulselrabar Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Bina Mitra UMKM Award 2025
Senin, 19 Mei 2025 15:30
GM PLN UID Sulselrabar yang diwakili oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif menerima tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Bina Mitra UMKM Award 2025. Foto/Istimew
JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Bina Mitra UMKM Award 2025. Acara ini digelar di Nareswara Ballroom, SME Tower, Jakarta Selatan, pertengahan pekan lalu.
Pada ajang tersebut, PLN UID Sulselrabar dianugerahi penghargaan Platinum sebagai Pembina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, UMKM binaan PLN UID Sulselrabar, Rama Craft, berhasil meraih penghargaan Gold dalam kategori UMKM.
Tak hanya itu, Syahlan, selaku Assistant Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, juga meraih peringkat kedua sebagai Pendamping Terbaik. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi PLN UID Sulselrabar sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM.
Bina Mitra UMKM Award diselenggarakan oleh CFCD Foundation sebagai bentuk apresiasi kepada korporasi yang aktif dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Masjeng, pemilik Rama Craft yang turut menerima penghargaan Gold, mengaku mengalami peningkatan signifikan setelah bergabung sebagai UMKM binaan PLN sejak 2021.
“Kami dibantu sertifikasi, pelatihan, dan alat produksi. Produk kami yang berbahan dasar eceng gondok kini bernilai jual tinggi dan berhasil memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan kami,” ungkapnya.
Masjeng menambahkan bahwa sebelumnya usahanya belum mampu menggaji pengrajin secara layak. "Kini, berkat bantuan dan binaan PLN UID Sulselrabar, omzet kami meningkat tiga kali lipat, bahkan produksi terus meningkat hingga menjadi 200 produk per bulan, hingga dapat membiayai pengrajin sampai 7 orang," pungkasnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen PLN dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan ekonomi nasional sangat bergantung pada kekuatan UMKM. Melalui Rumah BUMN, kami membina ribuan pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan siap digital,” ujarnya.
Edyansyah mencatat bahwa hingga 2025, PLN UID Sulselrabar telah membina 2.223 UMKM melalui empat Rumah BUMN yang tersebar di Kabupaten Muna Barat, Muna, Selayar, dan Majene. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan upaya memperluas dampak sosial ekonomi program TJSL.
“Kami tidak hanya fokus pada ketersediaan energi listrik, tapi juga energi kebaikan yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan ekonomi inklusif,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Usaha Menengah Kementerian Koperasi dan UKM, Bagus Rachman, secara resmi membuka acara tersebut. Ia berharap sinergi antara korporasi dan UMKM terus ditingkatkan demi memperkuat daya saing di pasar nasional dan internasional.
Bina Mitra UMKM Award 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan UMKM sebagai pilar utama ekonomi Indonesia.
Pada ajang tersebut, PLN UID Sulselrabar dianugerahi penghargaan Platinum sebagai Pembina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, UMKM binaan PLN UID Sulselrabar, Rama Craft, berhasil meraih penghargaan Gold dalam kategori UMKM.
Tak hanya itu, Syahlan, selaku Assistant Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, juga meraih peringkat kedua sebagai Pendamping Terbaik. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi PLN UID Sulselrabar sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM.
Bina Mitra UMKM Award diselenggarakan oleh CFCD Foundation sebagai bentuk apresiasi kepada korporasi yang aktif dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Masjeng, pemilik Rama Craft yang turut menerima penghargaan Gold, mengaku mengalami peningkatan signifikan setelah bergabung sebagai UMKM binaan PLN sejak 2021.
“Kami dibantu sertifikasi, pelatihan, dan alat produksi. Produk kami yang berbahan dasar eceng gondok kini bernilai jual tinggi dan berhasil memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan kami,” ungkapnya.
Masjeng menambahkan bahwa sebelumnya usahanya belum mampu menggaji pengrajin secara layak. "Kini, berkat bantuan dan binaan PLN UID Sulselrabar, omzet kami meningkat tiga kali lipat, bahkan produksi terus meningkat hingga menjadi 200 produk per bulan, hingga dapat membiayai pengrajin sampai 7 orang," pungkasnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen PLN dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan ekonomi nasional sangat bergantung pada kekuatan UMKM. Melalui Rumah BUMN, kami membina ribuan pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan siap digital,” ujarnya.
Edyansyah mencatat bahwa hingga 2025, PLN UID Sulselrabar telah membina 2.223 UMKM melalui empat Rumah BUMN yang tersebar di Kabupaten Muna Barat, Muna, Selayar, dan Majene. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan upaya memperluas dampak sosial ekonomi program TJSL.
“Kami tidak hanya fokus pada ketersediaan energi listrik, tapi juga energi kebaikan yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan ekonomi inklusif,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Usaha Menengah Kementerian Koperasi dan UKM, Bagus Rachman, secara resmi membuka acara tersebut. Ia berharap sinergi antara korporasi dan UMKM terus ditingkatkan demi memperkuat daya saing di pasar nasional dan internasional.
Bina Mitra UMKM Award 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan UMKM sebagai pilar utama ekonomi Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kalla Toyota Raih Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
Chief Executive Officer (CEO) Kalla Toyota, Robby Wijaya, dinobatkan sebagai Sulawesi Selatan Industry Marketing Champion 2026 Kategori Automotive dalam rangkaian Makassar Marketing Festival 2026.
Kamis, 13 Agu 2026 19:34
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi.
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
Ekbis
Kalla Institute Bantu Industri Rumah Tangga Sambusa Genjot Produksi & Pemasaran Digital
Kalla Institute mendorong transformasi digital dan peningkatan kapasitas produksi Industri Rumah Tangga (IRT) Sambusa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Rabu, 05 Agu 2026 18:40
News
PLN Gandeng Kejati Sultra Perkuat Pendampingan Hukum Sektor Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memastikan penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan berjalan dengan kepastian hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 10:41
News
Srikandi PLN Sulselrabar Cetak 100 Perempuan Tangguh & Siaga Bencana
PLN UID Sulselrabar memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan bencana dengan membekali 100 peserta melalui program Perempuan Tangguh Bencana.
Senin, 03 Agu 2026 19:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel