Tingkatkan Kesiapan Resolusi Bank, LPS Gelar Refreshment untuk BPD Sulampua
Rabu, 29 Okt 2025 16:57
LPS dan Asbanda menggelar kegiatan Refreshment Level Teknis Penyusunan Rencana Resolusi bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
MAKASSAR - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menggelar kegiatan Refreshment Level Teknis Penyusunan Rencana Resolusi bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Kegiatan yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2025 di Manado ini diikuti oleh 18 peserta dari enam BPD se-wilayah Sulampua serta perwakilan Asbanda. Program tersebut disambut baik oleh para peserta mengingat pentingnya pemahaman teknis dalam penyusunan rencana resolusi perbankan.
Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan BPD dalam menyusun serta mengimplementasikan rencana resolusi sebagai bagian dari kerangka resolusi bank yang efektif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPS untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang," kata dia.
Fuad menekankan LPS juga memiliki tugas dan fungsi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Oleh karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting bagi sinergi antara regulator, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dalam upaya bersama untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.
Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Asbanda, Wimran Ismaun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan serupa yang telah dilaksanakan di Surabaya pada Juni 2025. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang solid untuk memperkuat ketahanan sektor perbankan daerah.
“BPD memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi di daerah. Maka dari itu, peningkatan pemahaman dan penguatan kapasitas dalam menghadapi potensi permasalahan bank menjadi hal yang mutlak,” terang Wimran.
Dalam sesi materi, Direktur Group Resolusi Bank LPS, Tri Wahyuni, memaparkan pentingnya penyusunan Rencana Resolusi sesuai Peraturan LPS Nomor 2 Tahun 2024. Ia juga menyoroti pelaksanaan uji resolvabilitas serta penetapan timeline dalam proses resolusi bank.
Program ini merupakan bagian dari komitmen LPS untuk menjalankan mandat undang-undang sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan guna mendukung ketahanan sektor perbankan, khususnya di level BPD yang berperan penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga Kantor Perwakilan LPS III, Prayitno Amigoro, turut menyampaikan paparan mengenai tugas, fungsi, dan kegiatan Kantor Perwakilan LPS III. Ia juga menjelaskan mandat baru LPS untuk menjamin polis asuransi serta memperkuat sinergi dengan enam BPD di wilayah Sulampua.
Sebagai penutup, Direktur Group Regulasi Penjaminan Polis dan Pendukung LPS, Fanny Stephanie Parinussa, memaparkan perkembangan Program Penjaminan Polis (PPP)—perluasan mandat LPS di sektor asuransi yang diamanatkan Undang-Undang P2SK dan direncanakan berlaku efektif pada tahun 2028.
Kegiatan yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2025 di Manado ini diikuti oleh 18 peserta dari enam BPD se-wilayah Sulampua serta perwakilan Asbanda. Program tersebut disambut baik oleh para peserta mengingat pentingnya pemahaman teknis dalam penyusunan rencana resolusi perbankan.
Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan BPD dalam menyusun serta mengimplementasikan rencana resolusi sebagai bagian dari kerangka resolusi bank yang efektif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPS untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang," kata dia.
Fuad menekankan LPS juga memiliki tugas dan fungsi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Oleh karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting bagi sinergi antara regulator, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dalam upaya bersama untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.
Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Asbanda, Wimran Ismaun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan serupa yang telah dilaksanakan di Surabaya pada Juni 2025. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang solid untuk memperkuat ketahanan sektor perbankan daerah.
“BPD memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi di daerah. Maka dari itu, peningkatan pemahaman dan penguatan kapasitas dalam menghadapi potensi permasalahan bank menjadi hal yang mutlak,” terang Wimran.
Dalam sesi materi, Direktur Group Resolusi Bank LPS, Tri Wahyuni, memaparkan pentingnya penyusunan Rencana Resolusi sesuai Peraturan LPS Nomor 2 Tahun 2024. Ia juga menyoroti pelaksanaan uji resolvabilitas serta penetapan timeline dalam proses resolusi bank.
Program ini merupakan bagian dari komitmen LPS untuk menjalankan mandat undang-undang sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan guna mendukung ketahanan sektor perbankan, khususnya di level BPD yang berperan penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga Kantor Perwakilan LPS III, Prayitno Amigoro, turut menyampaikan paparan mengenai tugas, fungsi, dan kegiatan Kantor Perwakilan LPS III. Ia juga menjelaskan mandat baru LPS untuk menjamin polis asuransi serta memperkuat sinergi dengan enam BPD di wilayah Sulampua.
Sebagai penutup, Direktur Group Regulasi Penjaminan Polis dan Pendukung LPS, Fanny Stephanie Parinussa, memaparkan perkembangan Program Penjaminan Polis (PPP)—perluasan mandat LPS di sektor asuransi yang diamanatkan Undang-Undang P2SK dan direncanakan berlaku efektif pada tahun 2028.
(TRI)
Berita Terkait
Lifestyle
LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan, DPK dan Kredit Perbankan Terus Tumbuh
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027.
Rabu, 30 Sep 2026 22:31
Ekbis
LPS Luncurkan Pelajar Sulsel Menabung, Sasar 1.000 Siswa SMA
Sebanyak 1.000 pelajar SMA di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa didorong membangun kebiasaan menabung secara konsisten melalui program Pelajar Sulsel Menabung.
Jum'at, 25 Sep 2026 10:57
News
LPS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis & Donor Darah di 5 Daerah Sulsel
Melalui program LPS Peduli, Kantor Perwakilan LPS III menggelar road show pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di lima kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Selasa, 22 Sep 2026 17:03
Ekbis
Bangun Bank Sehat dan Terpercaya, LPS Beberkan Tiga Kunci Penguatan BPRS
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus mendorong Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan.
Senin, 14 Sep 2026 18:52
Ekbis
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga pada Triwulan III 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa perbankan nasional memiliki pijakan kokoh untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika pasar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana