Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali
Jum'at, 16 Jan 2026 10:45
PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
MAKASSAR - Keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan pertahanan yang solid. Sinergi keduanya adalah fondasi untuk menciptakan ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing.
Menyadari hal tersebut, PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan melihat secara langsung aktivitas operasional melalui layar monitor di ruang kontrol (control room). Pemantauan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana PT Vale mengintegrasikan teknologi dan sistem pengawasan untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional.
Setelah itu, Dankodaeral VI Makassar bersama jajaran melakukan peninjauan Jetty Febriany, salah satu infrastruktur utama yang mendukung kelancaran distribusi material proyek. Jetty ini merupakan titik krusial dalam rantai pasok PT Vale, sehingga pengamanan dan stabilitas wilayah perairan menjadi prioritas bersama.
Tidak hanya itu, rombongan juga berkesempatan melakukan penanaman pohon di area nursery, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian ekosistem.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sektor industri dan pertahanan untuk kemajuan bangsa.
“Kami melihat sangat luar biasa, dari jetty hingga seluruh fasilitas yang ada. Kolaborasi dan sinergi ini adalah kunci untuk memajukan negara kita. Semua harus saling mendukung. Tanpa militer yang kuat, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal. Keduanya harus beriringan. Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan,” ujarnya.
Andi Abdul Aziz menilai fasilitas yang dimiliki PT Vale, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi, sangat luar biasa.
Dirinya mengatakan, semua produksi yang ada di area penambangan ini sudah terintegrasi dengan sistem dan aplikasi, semua termonitor real time mulai dari penambangan, pemuatan, sampai dengan pengiriman, termasuk monitor kapal-kapal yang akan mengangkut. "Kami sempat melihat jetty yang sangat luar biasa menampung beberapa tongkang untuk distribusi, ini bisa kita manfaatkan juga suatu saat apabila dalam kondisi-kondisi tertentu untuk menghadirkan KRI di wilayah Morowali ini. Dan tentunya harapan kami PT Vale ini lebih berkembang lagi dan bisa bermanfaat untuk perkembangan perekonomian negara khususnya untuk membantu masyarakat sekitar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Keamanan
Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menekankan bahwa proyek IGP Morowali bukan sekadar investasi ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Proyek ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan energi Indonesia. Namun kami menyadari, keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan modal, melainkan juga oleh keamanan, keselamatan, dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan," jelas Wafir.
Ia menambahkan, peran TNI, khususnya unsur pertahanan wilayah dan laut, merupakan mitra strategis bagi keberlangsungan proyek. "Sinergi yang kuat antara industri dan pertahanan menjadi fondasi penting agar operasional dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang baik, dukungan pengamanan, serta sinergi program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar," tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 15 Januari 2026, PT Vale berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera yang digelar di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali.
Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga turut membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan komunitas lokal.Langkah ini sejalan dengan visi PT Vale untuk menciptakan nilai bersama melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. PT Vale percaya bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing, sehingga Indonesia dapat terus melangkah maju sebagai negara dengan fondasi ekonomi dan pertahanan yang kuat.
Menyadari hal tersebut, PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan melihat secara langsung aktivitas operasional melalui layar monitor di ruang kontrol (control room). Pemantauan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana PT Vale mengintegrasikan teknologi dan sistem pengawasan untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional.
Setelah itu, Dankodaeral VI Makassar bersama jajaran melakukan peninjauan Jetty Febriany, salah satu infrastruktur utama yang mendukung kelancaran distribusi material proyek. Jetty ini merupakan titik krusial dalam rantai pasok PT Vale, sehingga pengamanan dan stabilitas wilayah perairan menjadi prioritas bersama.
Tidak hanya itu, rombongan juga berkesempatan melakukan penanaman pohon di area nursery, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian ekosistem.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sektor industri dan pertahanan untuk kemajuan bangsa.
“Kami melihat sangat luar biasa, dari jetty hingga seluruh fasilitas yang ada. Kolaborasi dan sinergi ini adalah kunci untuk memajukan negara kita. Semua harus saling mendukung. Tanpa militer yang kuat, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal. Keduanya harus beriringan. Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan,” ujarnya.
Andi Abdul Aziz menilai fasilitas yang dimiliki PT Vale, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi, sangat luar biasa.
Dirinya mengatakan, semua produksi yang ada di area penambangan ini sudah terintegrasi dengan sistem dan aplikasi, semua termonitor real time mulai dari penambangan, pemuatan, sampai dengan pengiriman, termasuk monitor kapal-kapal yang akan mengangkut. "Kami sempat melihat jetty yang sangat luar biasa menampung beberapa tongkang untuk distribusi, ini bisa kita manfaatkan juga suatu saat apabila dalam kondisi-kondisi tertentu untuk menghadirkan KRI di wilayah Morowali ini. Dan tentunya harapan kami PT Vale ini lebih berkembang lagi dan bisa bermanfaat untuk perkembangan perekonomian negara khususnya untuk membantu masyarakat sekitar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Keamanan
Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menekankan bahwa proyek IGP Morowali bukan sekadar investasi ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Proyek ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan energi Indonesia. Namun kami menyadari, keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan modal, melainkan juga oleh keamanan, keselamatan, dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan," jelas Wafir.
Ia menambahkan, peran TNI, khususnya unsur pertahanan wilayah dan laut, merupakan mitra strategis bagi keberlangsungan proyek. "Sinergi yang kuat antara industri dan pertahanan menjadi fondasi penting agar operasional dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang baik, dukungan pengamanan, serta sinergi program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar," tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 15 Januari 2026, PT Vale berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera yang digelar di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali.
Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga turut membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan komunitas lokal.Langkah ini sejalan dengan visi PT Vale untuk menciptakan nilai bersama melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. PT Vale percaya bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing, sehingga Indonesia dapat terus melangkah maju sebagai negara dengan fondasi ekonomi dan pertahanan yang kuat.
(GUS)
Berita Terkait
News
Masyarakat Adat Tamalaki Dukung PT Vale, Dorong Tenaga Kerja Lokal & Pendidikan
Pertemuan yang berlangsung di PT Vale, Selasa (11/8/2026), diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam Gabungan Aliansi, Poros Tengah dan Formakom.
Rabu, 12 Agu 2026 13:18
News
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) telah berakhir sejak 2020.
Selasa, 11 Agu 2026 10:58
News
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
PT Vale melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Desa Unsongi resmi meluncurkan Desa Wisata Unsongi, Sabtu (8/8) pekan lalu.
Senin, 10 Agu 2026 20:21
News
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
Koalisi menilai persoalan ini menyangkut tiga aspek penting sekaligus, yakni legalitas operasional TRK, kawasan strategis IPIP, serta wilayah konsesi Antam sebagai badan usaha milik negara.
Jum'at, 07 Agu 2026 12:58
News
Gangguan Jalur Hauling Pomalaa Berpotensi Tekan PNBP dan Ekonomi Kolaka
Gangguan terhadap jalur hauling di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi aktivitas produksi dan distribusi bijih nikel.
Kamis, 06 Agu 2026 13:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah