Tapping Perdana Tungku Kedua Berhasil, PT BMS Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Daerah
Senin, 30 Mar 2026 20:28
PT BMS mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan operasionalnya melalui keberhasilan pelaksanaan tapping pertama (produksi ferronikel), pada Tungku Kedua. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT BMS mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan operasionalnya melalui keberhasilan pelaksanaan tapping pertama (produksi ferronikel), pada Tungku Kedua yang dilaksanakan pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 06.45 WITA.
Keberhasilan ini menjadi salah satu milestone strategis dalam rangkaian tahapan operasi produksi Pabrik #2, khususnya pada sektor peleburan logam. Pencapaian ini menegaskan progres positif perusahaan dalam mengembangkan industri pengolahan nikel yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pimpinan PT BMS, Ma'rifat Pawelangi, menyampaikan bahwa keberhasilan tapping perdana ini merupakan hasil dari kolaborasi, dedikasi, serta komitmen seluruh tim dalam memastikan setiap tahapan produksi berjalan dengan baik.
“Keberhasilan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses produksi kami. Kami terus berkomitmen menjaga konsistensi dan kualitas dalam setiap tahapan operasional, serta berharap dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak agar proses produksi dan komisioning dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Selanjutnya, PT BMS menargetkan pencapaian pada sektor pemurnian logam dengan menghasilkan produk Nickel Matte yang direncanakan terealisasi pada pertengahan tahun ini. Tahap ini akan menjadi lanjutan strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk nikel sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi.
Mengusung semangat “Smelter Anak Bangsa” PT BMS turut berkontribusi dalam mendukung penguatan industri nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran smelter ini diharapkan memberikan dampak nyata melalui peningkatan aktivitas ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.
Saat ini, sekitar 85% tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Luwu, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberdayakan sumber daya manusia daerah dan menciptakan nilai bersama bagi masyarakat sekitar.
Pencapaian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat program hilirisasi nasional sebagai bagian dari visi pembangunan yang diusung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui agenda Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kemandirian industri dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Ke depan, PT BMS optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi industri nasional, masyarakat, serta perekonomian Indonesia secara berkelanjutan.
Keberhasilan ini menjadi salah satu milestone strategis dalam rangkaian tahapan operasi produksi Pabrik #2, khususnya pada sektor peleburan logam. Pencapaian ini menegaskan progres positif perusahaan dalam mengembangkan industri pengolahan nikel yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pimpinan PT BMS, Ma'rifat Pawelangi, menyampaikan bahwa keberhasilan tapping perdana ini merupakan hasil dari kolaborasi, dedikasi, serta komitmen seluruh tim dalam memastikan setiap tahapan produksi berjalan dengan baik.
“Keberhasilan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses produksi kami. Kami terus berkomitmen menjaga konsistensi dan kualitas dalam setiap tahapan operasional, serta berharap dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak agar proses produksi dan komisioning dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Selanjutnya, PT BMS menargetkan pencapaian pada sektor pemurnian logam dengan menghasilkan produk Nickel Matte yang direncanakan terealisasi pada pertengahan tahun ini. Tahap ini akan menjadi lanjutan strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk nikel sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi.
Mengusung semangat “Smelter Anak Bangsa” PT BMS turut berkontribusi dalam mendukung penguatan industri nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran smelter ini diharapkan memberikan dampak nyata melalui peningkatan aktivitas ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.
Saat ini, sekitar 85% tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Luwu, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberdayakan sumber daya manusia daerah dan menciptakan nilai bersama bagi masyarakat sekitar.
Pencapaian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat program hilirisasi nasional sebagai bagian dari visi pembangunan yang diusung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui agenda Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kemandirian industri dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
Ke depan, PT BMS optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi industri nasional, masyarakat, serta perekonomian Indonesia secara berkelanjutan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Satgas Percepatan Investasi dan MDA Bahas Dinamika Lingkar Tambang
Satgas Percepatan Investasi menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.
Minggu, 01 Mar 2026 13:41
Ekbis
Kolaborasi Huawei & Darma Henwa Pelopori Digitalisasi Tambang Berbasis AI
PT Darma Henwa Tbk (Darma Henwa), penyedia jasa pertambangan dan energi terkemuka di Indonesia, resmi menandai babak baru transformasi digital dengan meluncurkan Super App dan Business Support System (BSS).
Jum'at, 13 Feb 2026 23:44
News
Mahasiswa Pertambangan Nobel Indonesia Belajar Petrologi dan Geologi di 3 Lokasi
Di bawah guyuran hujan, mahasiswa Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri tetap semangat melaksanakan kuliah lapangan atau field trip Geologi Dasar di beberapa lokasi yang berbeda.
Kamis, 18 Des 2025 12:31
News
TSA Pertamina Tingkatkan Keselamatan Operasional Tambang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menggelar program Technical & Safety Assistance (TSA), kali ini di PT Citra Palu Mineral, Palu, Sulawesi Tengah.
Rabu, 15 Okt 2025 15:53
News
Vale Nickel Corner, Ruang Literasi Tambang untuk Generasi Muda
Pemkab Lutim bekerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), meresmikan Vale Nickel Corner di Perpustakaan Daerah Luwu Timur, Malili, Sabtu (13/9).
Sabtu, 13 Sep 2025 20:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler