Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat UMK Academy 2026
Jum'at, 17 Apr 2026 15:50
Upaya mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar dan tren bisnis berkelanjutan terus diperkuat oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui penyelenggaraan UMK Academy 2026.
MAKASSAR - Upaya mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar dan tren bisnis berkelanjutan terus diperkuat oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui penyelenggaraan UMK Academy 2026.
Program ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi mitra binaan agar mampu berkembang secara lebih terarah dan kompetitif.
Selama dua hari, 15–16 April 2026, sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti pelatihan secara langsung di Toraja Room, Ibis City Center Makassar. Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh mitra binaan dari Manado dan Gorontalo, memperluas jangkauan pembinaan lintas wilayah.
Materi yang dihadirkan berfokus pada isu yang semakin relevan dalam dunia usaha, mulai dari tren dan peluang green business hingga strategi optimalisasi media sosial sebagai kanal pemasaran. Kedua topik ini menjadi kunci bagi UMKM untuk bertahan sekaligus tumbuh di tengah perubahan perilaku konsumen.
Founder Artani Eco, Ria Lestari B, menilai para peserta mulai menunjukkan kesiapan untuk mengadopsi pendekatan bisnis yang lebih berkelanjutan.
“Diskusi dengan UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa pelaku usaha semakin terbuka terhadap konsep green business. Keberlanjutan mulai dipandang sebagai bagian dari strategi, sekaligus peluang untuk menjawab kebutuhan pasar. Antusiasme peserta juga terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi berlangsung,” ujarnya.
Dari sisi peserta, materi yang diberikan dinilai relevan dan dapat langsung diterapkan dalam operasional usaha.
“Materi yang disampaikan cukup aplikatif, terutama terkait pengelolaan limbah usaha. Ini memberikan perspektif bahwa kegiatan bisnis juga perlu memperhatikan dampak lingkungan. Harapannya, pelatihan seperti ini terus berlanjut agar UMKM bisa berkembang lebih terarah,” ungkap Fitri, salah satu peserta.
Senior Supervisor CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Galarizky Wirgaharu Putra, menegaskan bahwa UMK Academy menjadi bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan.
“Program ini dirancang untuk memberikan penyegaran sekaligus tambahan wawasan bagi mitra binaan. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, kami ingin memastikan UMKM memiliki bekal yang cukup untuk berkembang dan beradaptasi dengan dinamika pasar,” jelasnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa penguatan UMKM tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang konsisten dan terarah.
“Pengembangan UMKM membutuhkan kombinasi antara peningkatan kapasitas, pemahaman tren, dan kemampuan beradaptasi. Melalui UMK Academy, Pertamina mendorong pelaku usaha untuk memperkuat fondasi bisnisnya sekaligus membuka peluang baru di pasar yang terus berkembang,” ujarnya.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor UMKM di berbagai daerah.
Program ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi mitra binaan agar mampu berkembang secara lebih terarah dan kompetitif.
Selama dua hari, 15–16 April 2026, sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti pelatihan secara langsung di Toraja Room, Ibis City Center Makassar. Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh mitra binaan dari Manado dan Gorontalo, memperluas jangkauan pembinaan lintas wilayah.
Materi yang dihadirkan berfokus pada isu yang semakin relevan dalam dunia usaha, mulai dari tren dan peluang green business hingga strategi optimalisasi media sosial sebagai kanal pemasaran. Kedua topik ini menjadi kunci bagi UMKM untuk bertahan sekaligus tumbuh di tengah perubahan perilaku konsumen.
Founder Artani Eco, Ria Lestari B, menilai para peserta mulai menunjukkan kesiapan untuk mengadopsi pendekatan bisnis yang lebih berkelanjutan.
“Diskusi dengan UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa pelaku usaha semakin terbuka terhadap konsep green business. Keberlanjutan mulai dipandang sebagai bagian dari strategi, sekaligus peluang untuk menjawab kebutuhan pasar. Antusiasme peserta juga terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi berlangsung,” ujarnya.
Dari sisi peserta, materi yang diberikan dinilai relevan dan dapat langsung diterapkan dalam operasional usaha.
“Materi yang disampaikan cukup aplikatif, terutama terkait pengelolaan limbah usaha. Ini memberikan perspektif bahwa kegiatan bisnis juga perlu memperhatikan dampak lingkungan. Harapannya, pelatihan seperti ini terus berlanjut agar UMKM bisa berkembang lebih terarah,” ungkap Fitri, salah satu peserta.
Senior Supervisor CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Galarizky Wirgaharu Putra, menegaskan bahwa UMK Academy menjadi bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan.
“Program ini dirancang untuk memberikan penyegaran sekaligus tambahan wawasan bagi mitra binaan. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, kami ingin memastikan UMKM memiliki bekal yang cukup untuk berkembang dan beradaptasi dengan dinamika pasar,” jelasnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa penguatan UMKM tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang konsisten dan terarah.
“Pengembangan UMKM membutuhkan kombinasi antara peningkatan kapasitas, pemahaman tren, dan kemampuan beradaptasi. Melalui UMK Academy, Pertamina mendorong pelaku usaha untuk memperkuat fondasi bisnisnya sekaligus membuka peluang baru di pasar yang terus berkembang,” ujarnya.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor UMKM di berbagai daerah.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pertamina Dukung Penanganan Pascabencana di Gorontalo Utara Lewat Bantuan Biosolar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Gorontalo menyalurkan bantuan berupa 400 liter BBM Biosolar untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan pascabencana.
Kamis, 04 Jun 2026 14:41
Ekbis
Asmo Sulsel Dukung Workshop UMKM, Hadirkan Edukasi Bisnis Kuliner di Makassar
Asmo Sulsel mendukung penyelenggaraan Workshop Elenka & Wellington yang digelar di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar, Rabu (3/6/2026).
Kamis, 04 Jun 2026 14:32
News
Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bone, Pertamina Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum (APH) terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Rabu, 03 Jun 2026 19:50
News
BPH Migas Beberkan Celah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudin Anas, membeberkan modus operandi dan celah penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diduga banyak dialihkan ke sektor industri.
Rabu, 03 Jun 2026 08:32
News
Pertamina Apresiasi Polda Sulsel Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengapresiasi langkah Polda Sulawesi Selatan dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi melalui penindakan terhadap kapal SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999.
Selasa, 02 Jun 2026 21:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET