Kemenekraf, Indosat, & Adobe Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi Nyata
Rabu, 17 Jun 2026 10:11
Kemenekraf, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi dan AI. Foto/Istimewa
JAKARTA - Pesatnya perkembangan teknologi digital di Indonesia membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk berkarya dan berinovasi. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan kemampuan dan akses digital yang dimiliki masyarakat dapat diubah menjadi nilai ekonomi dan peluang nyata.
Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan tingkat konektivitas dan keterampilan digital masyarakat terus meningkat. Di sisi lain, potensi pemanfaatan teknologi untuk menciptakan lapangan usaha, mengembangkan karier, hingga menghasilkan karya bernilai ekonomi masih sangat besar.
Melihat peluang tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Kerja sama ini menggabungkan kekuatan masing-masing pihak. Indosat menghadirkan jangkauan nasional dan program pemberdayaan generasi muda, Adobe menyediakan perangkat kreatif berbasis AI, kurikulum pembelajaran, serta program monetisasi kreator, sementara Kemenekraf berperan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual yang lahir dari budaya dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk memperkuat kreativitas manusia sehingga ide-ide kreatif dapat berkembang menjadi karya dan peluang ekonomi yang lebih besar.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan industri dapat bekerja sama membekali generasi muda dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan tanggung jawab untuk bersaing di tingkat global," ujarnya.
Kerja sama tersebut juga sejalan dengan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang diinisiasi Kemenekraf. Program ini berfokus pada peningkatan literasi ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi dan AI, serta pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai Indonesia memiliki sumber daya kreatif yang melimpah. Menurutnya, akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang menjadi faktor penting agar generasi muda mampu mengembangkan ide menjadi karya yang berdampak.
"Kami ingin membantu generasi kreator berikutnya memaksimalkan potensi mereka melalui pemanfaatan AI, kreativitas, dan kolaborasi," kata Vikram.
Sementara itu, President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, menyebut komunitas kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat global. Adobe, lanjutnya, ingin memperluas akses terhadap Adobe Express, program pembelajaran, dan peluang monetisasi bagi para kreator lokal.
Program Monetisasi Kreator
Sebagai bagian dari kerja sama ini, pelanggan Indosat akan memperoleh akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan. Selain itu, tersedia pula materi pembelajaran dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Adobe Digital Academy merupakan inisiatif yang dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan kreatif, pemasaran digital, dan pemanfaatan AI. Program ini mencakup pembelajaran dasar hingga pengembangan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Melalui Adobe Express dan modul pembelajaran berbasis AI, pelanggan Indosat dapat mengembangkan kemampuan dalam pembuatan konten, komunikasi visual, hingga storytelling digital. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman mengenai cara mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi.
Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama yang dipilih Adobe Express untuk meluncurkan program monetisasi kreator. Program ini memungkinkan kreator memperoleh penghasilan langsung dari template yang mereka buat dan dipublikasikan di platform Adobe Express.
Peserta terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan, membuka peluang kolaborasi, dan meningkatkan eksposur kepada pelaku industri.
GENSi Motor Pemberdayaan Generasi Muda
Kolaborasi ini akan dijalankan melalui GENSi (Generasi Terkoneksi), platform pemberdayaan generasi muda milik Indosat. Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda melalui berbagai program literasi digital dan pembelajaran kreatif, GENSi menargetkan dapat menjangkau 15.000 peserta sepanjang tahun ini.
Melalui jaringan komunitas dan program nasional, GENSi akan membantu generasi muda memahami cara memanfaatkan peluang digital, memperkuat eksistensi di ruang digital, serta menciptakan dampak positif melalui teknologi.
Indosat juga tengah menyiapkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri guna memperluas akses masyarakat terhadap perangkat kreatif dan teknologi AI.
Program ECHOES
Program ECHOES menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan talenta kreatif masa depan. Melalui program ini, Kemenekraf memperluas akses terhadap pengetahuan seputar ekonomi kreatif, kekayaan intelektual, teknologi digital, dan AI melalui berbagai kegiatan di sekolah dan kampus di seluruh Indonesia.
Selain membangun keterampilan, ECHOES juga dirancang untuk memperkuat jejaring antar kreator dan meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang.
Saat ini, Indosat, Adobe, dan Kemenekraf juga tengah menjajaki integrasi program ECHOES dengan berbagai perangkat kreatif serta materi pembelajaran Adobe melalui platform GENSi. Langkah ini diharapkan dapat membantu peserta mengasah kemampuan desain, komunikasi visual, storytelling digital, dan pembuatan konten yang bernilai ekonomi.
Melalui kolaborasi tersebut, ketiga pihak berupaya mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya, membangun peluang, dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan tingkat konektivitas dan keterampilan digital masyarakat terus meningkat. Di sisi lain, potensi pemanfaatan teknologi untuk menciptakan lapangan usaha, mengembangkan karier, hingga menghasilkan karya bernilai ekonomi masih sangat besar.
Melihat peluang tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Kerja sama ini menggabungkan kekuatan masing-masing pihak. Indosat menghadirkan jangkauan nasional dan program pemberdayaan generasi muda, Adobe menyediakan perangkat kreatif berbasis AI, kurikulum pembelajaran, serta program monetisasi kreator, sementara Kemenekraf berperan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual yang lahir dari budaya dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk memperkuat kreativitas manusia sehingga ide-ide kreatif dapat berkembang menjadi karya dan peluang ekonomi yang lebih besar.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan industri dapat bekerja sama membekali generasi muda dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan tanggung jawab untuk bersaing di tingkat global," ujarnya.
Kerja sama tersebut juga sejalan dengan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang diinisiasi Kemenekraf. Program ini berfokus pada peningkatan literasi ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi dan AI, serta pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai Indonesia memiliki sumber daya kreatif yang melimpah. Menurutnya, akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang menjadi faktor penting agar generasi muda mampu mengembangkan ide menjadi karya yang berdampak.
"Kami ingin membantu generasi kreator berikutnya memaksimalkan potensi mereka melalui pemanfaatan AI, kreativitas, dan kolaborasi," kata Vikram.
Sementara itu, President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, menyebut komunitas kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat global. Adobe, lanjutnya, ingin memperluas akses terhadap Adobe Express, program pembelajaran, dan peluang monetisasi bagi para kreator lokal.
Program Monetisasi Kreator
Sebagai bagian dari kerja sama ini, pelanggan Indosat akan memperoleh akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan. Selain itu, tersedia pula materi pembelajaran dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Adobe Digital Academy merupakan inisiatif yang dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan kreatif, pemasaran digital, dan pemanfaatan AI. Program ini mencakup pembelajaran dasar hingga pengembangan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Melalui Adobe Express dan modul pembelajaran berbasis AI, pelanggan Indosat dapat mengembangkan kemampuan dalam pembuatan konten, komunikasi visual, hingga storytelling digital. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman mengenai cara mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi.
Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama yang dipilih Adobe Express untuk meluncurkan program monetisasi kreator. Program ini memungkinkan kreator memperoleh penghasilan langsung dari template yang mereka buat dan dipublikasikan di platform Adobe Express.
Peserta terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan, membuka peluang kolaborasi, dan meningkatkan eksposur kepada pelaku industri.
GENSi Motor Pemberdayaan Generasi Muda
Kolaborasi ini akan dijalankan melalui GENSi (Generasi Terkoneksi), platform pemberdayaan generasi muda milik Indosat. Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda melalui berbagai program literasi digital dan pembelajaran kreatif, GENSi menargetkan dapat menjangkau 15.000 peserta sepanjang tahun ini.
Melalui jaringan komunitas dan program nasional, GENSi akan membantu generasi muda memahami cara memanfaatkan peluang digital, memperkuat eksistensi di ruang digital, serta menciptakan dampak positif melalui teknologi.
Indosat juga tengah menyiapkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri guna memperluas akses masyarakat terhadap perangkat kreatif dan teknologi AI.
Program ECHOES
Program ECHOES menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan talenta kreatif masa depan. Melalui program ini, Kemenekraf memperluas akses terhadap pengetahuan seputar ekonomi kreatif, kekayaan intelektual, teknologi digital, dan AI melalui berbagai kegiatan di sekolah dan kampus di seluruh Indonesia.
Selain membangun keterampilan, ECHOES juga dirancang untuk memperkuat jejaring antar kreator dan meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang.
Saat ini, Indosat, Adobe, dan Kemenekraf juga tengah menjajaki integrasi program ECHOES dengan berbagai perangkat kreatif serta materi pembelajaran Adobe melalui platform GENSi. Langkah ini diharapkan dapat membantu peserta mengasah kemampuan desain, komunikasi visual, storytelling digital, dan pembuatan konten yang bernilai ekonomi.
Melalui kolaborasi tersebut, ketiga pihak berupaya mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi kreator yang mampu menghasilkan karya, membangun peluang, dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan 2026.
Rabu, 10 Jun 2026 13:28
Ekbis
Kolaborasi Nokia-Indosat Dorong Ekspansi 5G dan Transformasi AI di Indonesia
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat dan memodernisasi jaringan seluler di Indonesia.
Rabu, 10 Jun 2026 09:10
Ekbis
Kolaborasi Indosat, Kemnaker, dan Wadhwani Target Cetak 1 Juta Talenta Digital Berbasis AI
Melalui kerja sama ini, ekosistem pelatihan akan diperluas hingga mencakup 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker RI.
Kamis, 21 Mei 2026 11:13
Ekbis
Fokus Kembangkan AI, Indosat Tetap Bukukan Kinerja Solid dan Bagi Dividen
Di tengah tekanan kondisi makroekonomi sepanjang 2025, Indosat dinilai tetap mampu menjaga ketahanan bisnis melalui strategi yang terukur dan eksekusi yang disiplin.
Kamis, 07 Mei 2026 10:39
News
Indosat Hadirkan Rumah Haji & Umrah di Makassar, Dukung Persiapan Jemaah ke Tanah Suci
Melihat kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Circle Kalisumapa menghadirkan Rumah Haji & Umrah di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Kamis, 30 Apr 2026 18:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
2
35 Pengurus PPP Sulsel Segera Dilantik, Hadirkan Konsep Sinematografi dan Teknologi AI
3
Kinerja Positif Pelindo Regional 4 : Trafik Penumpang, Peti Kemas & Kapal Naik
4
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bupati Gowa Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
5
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 Digelar Agustus 2026, Panitia Genjot Persiapan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
2
35 Pengurus PPP Sulsel Segera Dilantik, Hadirkan Konsep Sinematografi dan Teknologi AI
3
Kinerja Positif Pelindo Regional 4 : Trafik Penumpang, Peti Kemas & Kapal Naik
4
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bupati Gowa Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
5
Haul ke-7 Raja Binamu ke-16 Digelar Agustus 2026, Panitia Genjot Persiapan