Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara

Kamis, 18 Jun 2026 17:41
Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatatkan kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025. Foto/Istimewa
Comment
Share
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatatkan kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025. Nilai tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berasal dari pembayaran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta konsesi.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (17/6).

Seiring meningkatnya kontribusi kepada negara, Pelindo juga membukukan pertumbuhan kinerja usaha yang solid. Sepanjang 2025, perusahaan meraih pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun atau naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, serta perbaikan produktivitas dan efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perusahaan.

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari transformasi yang terus dijalankan untuk memperkuat daya saing pelabuhan nasional.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari transformasi yang terus dilakukan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, sekaligus memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi negara dan masyarakat,” ujar Achmad.

Kinerja positif juga tercermin pada sejumlah indikator operasional. Selama 2025, arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs atau tumbuh 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal tercatat sebesar 1,42 miliar GT dan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang, masing-masing meningkat 1 persen dan 5 persen.

Tren pertumbuhan tersebut berlanjut pada 2026. Hingga Mei 2026, Pelindo kembali mencatatkan peningkatan pada berbagai indikator operasional dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Arus peti kemas tercatat mencapai 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kenaikan itu ditopang pertumbuhan arus peti kemas internasional sebesar 10 persen, sementara arus domestik meningkat 4 persen.

Pada periode yang sama, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT atau naik 1 persen. Adapun arus penumpang tercatat sebanyak 9,45 juta orang, meningkat 7 persen dibandingkan Mei 2025.

Menurut Achmad, capaian tersebut menunjukkan aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi global dan perdagangan internasional.

“Pertumbuhan pada awal 2026 menjadi indikasi bahwa transformasi Pelindo berjalan sesuai arah yang ditetapkan. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional, serta mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pelabuhan, percepatan digitalisasi proses bisnis, serta penguatan konektivitas maritim nasional.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkokoh peran Pelindo sebagai penggerak konektivitas nasional sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru