Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melonjak 171 Persen
Minggu, 21 Jun 2026 11:38
Hingga akhir Mei, PJM membukukan laba bersih sebesar 171 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Foto/IST
JAKARTA - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Wilayah 1 mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang lima bulan pertama 2026. Hingga akhir Mei, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar 171 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Capaian tersebut ditopang oleh langkah efisiensi yang konsisten serta peningkatan kinerja pada sejumlah unit operasional strategis. Strategi pengendalian biaya menjadi faktor utama yang menjaga profitabilitas perusahaan, meski realisasi pendapatan usaha baru mencapai 97 persen dari target RKAP hingga Mei 2026.
Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, mengatakan manajemen secara rutin melakukan evaluasi terhadap seluruh pos pengeluaran guna memastikan setiap biaya yang dikeluarkan memberikan nilai tambah bagi produktivitas operasional.
“Kami melakukan evaluasi berkala terhadap setiap pos pengeluaran. Kunci utamanya adalah memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berkontribusi langsung pada produktivitas operasional. Hasilnya, meskipun ada dinamika pada pendapatan, profitabilitas perusahaan tetap terjaga di atas target,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDO Makassar.
Manajemen menilai belum optimalnya pencapaian pendapatan dipengaruhi oleh penurunan volume kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan utama, antara lain Belawan, Dumai, dan Dermaga TUKS Tanjung Buton.
Meski demikian, sejumlah layanan operasional justru menunjukkan pertumbuhan yang melampaui target. Kinerja positif tercatat pada layanan pemanduan dan penundaan di Sungai Siak Pekanbaru, Kuala Tanjung, Bintan, serta Karimun. Peningkatan tersebut didorong oleh bertambahnya kunjungan kapal kontainer dan aktivitas kapal berbobot besar atau mega ship.
Dari sisi biaya, PJM Wilayah 1 berhasil menjaga disiplin anggaran dengan merealisasikan beban usaha sebesar 90 persen dari pagu yang telah ditetapkan hingga Mei 2026.
Tubagus Patrick menjelaskan, efisiensi tersebut didukung oleh penjadwalan ulang sejumlah program pengadaan dan pemeliharaan aset yang belum bersifat mendesak, serta optimalisasi biaya operasional tanpa mengurangi standar keselamatan maupun kualitas layanan.
Pengelolaan biaya yang efektif turut mendorong peningkatan capaian EBITDA hingga Mei 2026. Kinerja ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika industri maritim nasional.
Memasuki paruh kedua tahun ini, PJM Wilayah 1 berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut. Perusahaan akan fokus pada percepatan layanan pemanduan di wilayah potensial, memperkuat kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, termasuk membuka peluang kerja sama baru, serta melanjutkan program efisiensi biaya secara berkelanjutan.
“Menatap sisa tahun 2026, kami tidak akan mengendurkan momentum. Manajemen akan fokus pada tiga pilar strategi utama, yaitu akselerasi layanan pemanduan di titik potensial, mempererat kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan termasuk percepatan ruang kerja sama baru, serta menjaga konsistensi efisiensi biaya guna memastikan target akhir tahun tercapai secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Capaian tersebut ditopang oleh langkah efisiensi yang konsisten serta peningkatan kinerja pada sejumlah unit operasional strategis. Strategi pengendalian biaya menjadi faktor utama yang menjaga profitabilitas perusahaan, meski realisasi pendapatan usaha baru mencapai 97 persen dari target RKAP hingga Mei 2026.
Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, mengatakan manajemen secara rutin melakukan evaluasi terhadap seluruh pos pengeluaran guna memastikan setiap biaya yang dikeluarkan memberikan nilai tambah bagi produktivitas operasional.
“Kami melakukan evaluasi berkala terhadap setiap pos pengeluaran. Kunci utamanya adalah memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berkontribusi langsung pada produktivitas operasional. Hasilnya, meskipun ada dinamika pada pendapatan, profitabilitas perusahaan tetap terjaga di atas target,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDO Makassar.
Manajemen menilai belum optimalnya pencapaian pendapatan dipengaruhi oleh penurunan volume kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan utama, antara lain Belawan, Dumai, dan Dermaga TUKS Tanjung Buton.
Meski demikian, sejumlah layanan operasional justru menunjukkan pertumbuhan yang melampaui target. Kinerja positif tercatat pada layanan pemanduan dan penundaan di Sungai Siak Pekanbaru, Kuala Tanjung, Bintan, serta Karimun. Peningkatan tersebut didorong oleh bertambahnya kunjungan kapal kontainer dan aktivitas kapal berbobot besar atau mega ship.
Dari sisi biaya, PJM Wilayah 1 berhasil menjaga disiplin anggaran dengan merealisasikan beban usaha sebesar 90 persen dari pagu yang telah ditetapkan hingga Mei 2026.
Tubagus Patrick menjelaskan, efisiensi tersebut didukung oleh penjadwalan ulang sejumlah program pengadaan dan pemeliharaan aset yang belum bersifat mendesak, serta optimalisasi biaya operasional tanpa mengurangi standar keselamatan maupun kualitas layanan.
Pengelolaan biaya yang efektif turut mendorong peningkatan capaian EBITDA hingga Mei 2026. Kinerja ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika industri maritim nasional.
Memasuki paruh kedua tahun ini, PJM Wilayah 1 berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut. Perusahaan akan fokus pada percepatan layanan pemanduan di wilayah potensial, memperkuat kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, termasuk membuka peluang kerja sama baru, serta melanjutkan program efisiensi biaya secara berkelanjutan.
“Menatap sisa tahun 2026, kami tidak akan mengendurkan momentum. Manajemen akan fokus pada tiga pilar strategi utama, yaitu akselerasi layanan pemanduan di titik potensial, mempererat kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan termasuk percepatan ruang kerja sama baru, serta menjaga konsistensi efisiensi biaya guna memastikan target akhir tahun tercapai secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
PJM Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat Penyesuaian SOP Pemanduan di Kijang
Standar pelayanan pemanduan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang diperkuat melalui penyesuaian Standar Operasional Prosedur (SOP).
Rabu, 30 Sep 2026 11:42
News
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
Jajaran Direksi dan Komisaris PJM turun langsung meninjau kesiapan fasilitas operasional Stasiun Pandu (STS) Nipa, yang berada di kawasan perbatasan.
Senin, 28 Sep 2026 13:10
News
PJM Perkuat Kualitas Layanan Pemanduan & Penundaan Kapal Lewat Evaluasi Berkala
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas I Bontang, Kalimantan Timur, melalui evaluasi berkala.
Minggu, 27 Sep 2026 11:01
Ekbis
IPCM dan Jalan Panjang Membangun Ekosistem Pelabuhan yang Berkelanjutan
Karena itu, IPCM juga memasukkan kesejahteraan, pengembangan kompetensi, keselamatan dan kesehatan kerja, serta inklusi ke dalam agenda sosial perusahaan.
Kamis, 24 Sep 2026 08:47
News
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) melanjutkan program penguatan kompetensi melalui Pelatihan Pengukuhan (Endorsement) Sertifikat Pandu Tingkat I dan II Angkatan IV Tahun 2026.
Selasa, 22 Sep 2026 09:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
2
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
5
Perkuat Layanan KB, BKKBN Sulsel Ajak Fasyankes Toraja Utara Penguatan Tata Kelola Alkon
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
2
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
3
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
4
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
5
Perkuat Layanan KB, BKKBN Sulsel Ajak Fasyankes Toraja Utara Penguatan Tata Kelola Alkon