349 UMKM Ikut PackFest 2024, Produksi 228.500 Kemasan Baru
Kamis, 23 Mei 2024 21:29
Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. Foto/Dok Telkom
JAKARTA - Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom kembali mengajak para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui Program Packaging Festival (PackFest) 2024. PackFest merupakan program inisiatif Rumah BUMN Telkom untuk meningkatkan kualitas produk melalui pemberian bantuan branding untuk improvement atau upgrading kemasan produk UMKM.
PackFest 2024 diikuti oleh 349 UMKM yang tersebar di 44 Rumah BUMN Telkom di seluruh Indonesia. Pada tahun kedua ini, PackFest memproduksi 228.500 kemasan baru yang telah ditingkatkan dari sisi desain dan bahan.
Bahan-bahan kemasan yang digunakan dalam kegiatan Packfest 2024 ini adalah paper metalized dan aluminium foil. Bentuk kemasan yang dikembangkan terdiri dari dua tipe, yaitu Zipper dan Non-Zipper. Dari sisi kemasan, juga tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 13 cm x 20 cm, 14 cm x 23 cm, dan 16 cm x 25 cm.
Salah satu mitra UMKM binaan Rumah BUMN Telkom Tarakan, yaitu UKM Dapur Raya mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan Telkom di acara PackFest 2024.
"Program PackFest 2024 dari Rumah BUMN Telkom sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM. Bahkan dalam hal kemasan, bisa menambah nilai harga jual produk kami," ujarnya.
Pelaksanaan program PackFest 2024 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi. Melalui dukungan dan pendampingan pengembangan UMKM, Telkom diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki mata pencaharian yang layak dan berkelanjutan.
“Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom melakukan pembinaan UMKM secara berkelanjutan agar menjadi UMKM yang modern, kreatif, dan berdaya saing global. Program PackFest ini diharapkan menjadi jembatan bagi para UMKM untuk dapat memperluas pasar melalui produk yang bernilai tinggi,” ungkap Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom Indonesia, Hery Susanto.
Telkom berkomitmen dan secara konsisten menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan melalui pengelolaan aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG). Sehingga, Telkom terus berusaha menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) melalui berbagai inovasi, perbaikan secara berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak.
Hadirnya Packfest 2024 merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom dalam mewujudkan corporate social responsibility (CSR) melalui dukungan pengembangan UMKM di Indonesia.
Kehadiran UMKM memiliki peran besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri Indonesia pada tahun 2023, terdapat sebanyak 66 juta pelaku usaha UMKM dengan kontribusi UMKM mencapai 61% dari pendapatan domestik bruto Indonesia yang setara dengan Rp 9.580 triliun.
Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM saat ini adalah meningkatkan daya saing UMKM untuk siap menjadi pemain global yang berorientasi ekspor.
Hal tersebut bisa dicapai salah satunya melalui bentuk dan desain kemasan yang berkualitas serta representatif. Sebagai representasi identitas suatu produk, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai wadah dan pelindung produk, namun menjadi media marketing, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga menciptakan nilai jual yang lebih tinggi.
PackFest 2024 diikuti oleh 349 UMKM yang tersebar di 44 Rumah BUMN Telkom di seluruh Indonesia. Pada tahun kedua ini, PackFest memproduksi 228.500 kemasan baru yang telah ditingkatkan dari sisi desain dan bahan.
Bahan-bahan kemasan yang digunakan dalam kegiatan Packfest 2024 ini adalah paper metalized dan aluminium foil. Bentuk kemasan yang dikembangkan terdiri dari dua tipe, yaitu Zipper dan Non-Zipper. Dari sisi kemasan, juga tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 13 cm x 20 cm, 14 cm x 23 cm, dan 16 cm x 25 cm.
Salah satu mitra UMKM binaan Rumah BUMN Telkom Tarakan, yaitu UKM Dapur Raya mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan Telkom di acara PackFest 2024.
"Program PackFest 2024 dari Rumah BUMN Telkom sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM. Bahkan dalam hal kemasan, bisa menambah nilai harga jual produk kami," ujarnya.
Pelaksanaan program PackFest 2024 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi. Melalui dukungan dan pendampingan pengembangan UMKM, Telkom diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki mata pencaharian yang layak dan berkelanjutan.
“Telkom Indonesia melalui Rumah BUMN Telkom melakukan pembinaan UMKM secara berkelanjutan agar menjadi UMKM yang modern, kreatif, dan berdaya saing global. Program PackFest ini diharapkan menjadi jembatan bagi para UMKM untuk dapat memperluas pasar melalui produk yang bernilai tinggi,” ungkap Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom Indonesia, Hery Susanto.
Telkom berkomitmen dan secara konsisten menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan melalui pengelolaan aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG). Sehingga, Telkom terus berusaha menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) melalui berbagai inovasi, perbaikan secara berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak.
Hadirnya Packfest 2024 merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom dalam mewujudkan corporate social responsibility (CSR) melalui dukungan pengembangan UMKM di Indonesia.
Kehadiran UMKM memiliki peran besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri Indonesia pada tahun 2023, terdapat sebanyak 66 juta pelaku usaha UMKM dengan kontribusi UMKM mencapai 61% dari pendapatan domestik bruto Indonesia yang setara dengan Rp 9.580 triliun.
Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM saat ini adalah meningkatkan daya saing UMKM untuk siap menjadi pemain global yang berorientasi ekspor.
Hal tersebut bisa dicapai salah satunya melalui bentuk dan desain kemasan yang berkualitas serta representatif. Sebagai representasi identitas suatu produk, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai wadah dan pelindung produk, namun menjadi media marketing, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga menciptakan nilai jual yang lebih tinggi.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sabtu, 30 Mei 2026 10:01
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas dengan Gade Preneur UMKM 2026
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menggelar kegiatan Gade Preneur UMKM pada Senin, (18/05/2026) bertempat di Hotel Hyatt Makassar.
Kamis, 21 Mei 2026 12:18
Ekbis
Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Digital
Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Dari angka tersebut, perseroan mencatat net income Rp17,8 triliun.
Selasa, 12 Mei 2026 12:01
News
Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan.
Senin, 11 Mei 2026 17:12
News
TelkomGroup Buka Koridor Digital Baru Indonesia–Papua Nugini Lewat Kabel Laut Pukpuk
Peresmian proyek kabel laut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan Rp10 Triliun DPK
2
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
3
Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
4
BPH Migas Beberkan Celah Penyalahgunaan BBM Subsidi
5
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan Rp10 Triliun DPK
2
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
3
Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
4
BPH Migas Beberkan Celah Penyalahgunaan BBM Subsidi
5
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG