Social Creative Coffee Expo di TSM, Ada Pameran Kopi sampai Kompetisi Barista
Rabu, 08 Mar 2023 22:03
Direktur PT Mayumi Cofreative Indonesia, Irsan menjelaskan terkait kegiatan Social Creative Coffee Expo 2023, Rabu (8/3/2023). Foto/SINDOmakassar/Luqman Zainuddin
MAKASSAR - Bagi penikmat kopi dan penyuka baverage, Anda tak akan mau melewatkan event Social Creative Coffee Expo 2023 yang hadir di Trans Studio Mall (TSM) Makassar akhir pekan ini, 11 dan 12 Maret.
Social Creative Coffee Expo 2023 yang digagas Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian ini akan menyajikan beragam kegiatan. Tapi, bintang utamanya adalah pameran kopi dan Makassar Barista Team Challenge (MBTC).
Pameran ini akan menyajikan produk kopi UMKM dan petani dari seluruh penjuru Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Ada 30 stan yang disiapkan penyelenggara untuk UMKM dan petani memamerkan produk kopinya.
"UMKM dan petani kopi yang sudah daftar belasan. Ada dari Gowa, Sinjai, Soppeng, Pinrang, Maros, Enrekang, Toraja, sampai Bantaeng," ujar Irsan, Direktur PT Mayumi Cofreative Indonesia, yang mengorganisasi event ini, Rabu (8/3/2023).
Irsan bilang, para peserta pameran akan membawa biji kopi dari yang hijau sampai sudah disangrai. Mereka juga membawa alat seduh manual, agar bisa meracik kopi dan dinikmati langsung pengunjung.
Social Creative Coffee Expo 2023 ini menurut Irsan membawa semangat optimisme serta dukungan pemerintah kepada pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir pascapandemi Covid-19.
"Agar terjadi kolaborasi apik, antara pelaku dari hulu hingga hilir, dari kopi itu diproses di hulu, dan dipasarkan UMKM kopi di hilir, seperti coffee shop," sambung Irsan.
Makanya, dalam Social Creative Coffee Expo 2023 juga akan ada kegiatan yang sifatnya menunjukkan dukungan pemerintah ke industri kopi. Seperti pemberian bibit kopi dan bantuan KUR kepada petani, hingga MoU Ditjen Perkebunan dengan Accor Group.
"Lewat MoU itu nanti, produk kopi petani bisa masuk ke hotel jaringan Accor (Novotel, iBis, dan Mercure) untuk dikonsumsi tamu," sambung Irsan.
Adapun pada kegiatan Makassar Barista Team Challange (MBTC) akan mempertandingkan kepiawaian para barista membuat dan menyajikan baverage. Ada 16 peserta yang bertanding.
"Apa yang membedakan dari kompetisi barista biasa? Nah biasanya kan hanya orang per orang, nah MBTC ini itu tim, yang anggotanya ada tiga orang," ujar Koordinator MBTC, Yudhistira Negara.
MBTC akan terbagi dalam tiga babak, penyisihan, delapan besar, dan final. Tiap tahapan memiliki tantangan dan kesulitan berbeda.
Di babak penyisihan misalnya, tim akan ditantang membuat 10 menu dalam waktu 15 menit. Di babak 8 besar, mereka harus membuat 18 menu dan signature baverage dengan waktu 20 menit.
"Menu ini dirahasiakan oleh juri, yang terdiri atas tiga orang juri nasional dan empat juri lokal, yang berpengalaman dalam bidang ini," sambung Yudhistira.
Di tiga besar, peserta akan melakukan dua kali pertarungan. Nilainya akumulatif, dari kecepatan, akurasi rasa, hingga teamwork. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp15 juta.
Yudhistira menggarisbawahi bahwa MBTC ini merupakan event yang pertama kali digelar di Indonesia Timur. Secara nasional, kompetisi tim barista ini pernah dilakukan dua kali di Jakarta.
Baca juga: Yuk ke MP Hari Ini, Ada Pemeran Motor Classy Yamaha dan Beragam Lomba Di Social
Creative Coffee Expo 2023 nanti, juga akan dilakukan peluncuran Brand Cafe Komandan, ngobrol bareng Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, hingga deklarasi Asosiasi Kopi Indonesia.
Sementara untuk hiburan, ada artis lokal hingga nasional jebolan ajang pencarian bakat.
Social Creative Coffee Expo 2023 yang digagas Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian ini akan menyajikan beragam kegiatan. Tapi, bintang utamanya adalah pameran kopi dan Makassar Barista Team Challenge (MBTC).
Pameran ini akan menyajikan produk kopi UMKM dan petani dari seluruh penjuru Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Ada 30 stan yang disiapkan penyelenggara untuk UMKM dan petani memamerkan produk kopinya.
"UMKM dan petani kopi yang sudah daftar belasan. Ada dari Gowa, Sinjai, Soppeng, Pinrang, Maros, Enrekang, Toraja, sampai Bantaeng," ujar Irsan, Direktur PT Mayumi Cofreative Indonesia, yang mengorganisasi event ini, Rabu (8/3/2023).
Irsan bilang, para peserta pameran akan membawa biji kopi dari yang hijau sampai sudah disangrai. Mereka juga membawa alat seduh manual, agar bisa meracik kopi dan dinikmati langsung pengunjung.
Social Creative Coffee Expo 2023 ini menurut Irsan membawa semangat optimisme serta dukungan pemerintah kepada pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir pascapandemi Covid-19.
"Agar terjadi kolaborasi apik, antara pelaku dari hulu hingga hilir, dari kopi itu diproses di hulu, dan dipasarkan UMKM kopi di hilir, seperti coffee shop," sambung Irsan.
Makanya, dalam Social Creative Coffee Expo 2023 juga akan ada kegiatan yang sifatnya menunjukkan dukungan pemerintah ke industri kopi. Seperti pemberian bibit kopi dan bantuan KUR kepada petani, hingga MoU Ditjen Perkebunan dengan Accor Group.
"Lewat MoU itu nanti, produk kopi petani bisa masuk ke hotel jaringan Accor (Novotel, iBis, dan Mercure) untuk dikonsumsi tamu," sambung Irsan.
Adapun pada kegiatan Makassar Barista Team Challange (MBTC) akan mempertandingkan kepiawaian para barista membuat dan menyajikan baverage. Ada 16 peserta yang bertanding.
"Apa yang membedakan dari kompetisi barista biasa? Nah biasanya kan hanya orang per orang, nah MBTC ini itu tim, yang anggotanya ada tiga orang," ujar Koordinator MBTC, Yudhistira Negara.
MBTC akan terbagi dalam tiga babak, penyisihan, delapan besar, dan final. Tiap tahapan memiliki tantangan dan kesulitan berbeda.
Di babak penyisihan misalnya, tim akan ditantang membuat 10 menu dalam waktu 15 menit. Di babak 8 besar, mereka harus membuat 18 menu dan signature baverage dengan waktu 20 menit.
"Menu ini dirahasiakan oleh juri, yang terdiri atas tiga orang juri nasional dan empat juri lokal, yang berpengalaman dalam bidang ini," sambung Yudhistira.
Di tiga besar, peserta akan melakukan dua kali pertarungan. Nilainya akumulatif, dari kecepatan, akurasi rasa, hingga teamwork. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp15 juta.
Yudhistira menggarisbawahi bahwa MBTC ini merupakan event yang pertama kali digelar di Indonesia Timur. Secara nasional, kompetisi tim barista ini pernah dilakukan dua kali di Jakarta.
Baca juga: Yuk ke MP Hari Ini, Ada Pemeran Motor Classy Yamaha dan Beragam Lomba Di Social
Creative Coffee Expo 2023 nanti, juga akan dilakukan peluncuran Brand Cafe Komandan, ngobrol bareng Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, hingga deklarasi Asosiasi Kopi Indonesia.
Sementara untuk hiburan, ada artis lokal hingga nasional jebolan ajang pencarian bakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Djournal Resmikan Gerai Kedua di Makassar, Kini Hadir di Mal Ratu Indah
Djournal Coffee terus memperkuat ekspansinya di Makassar dengan membuka gerai kedua yang berlokasi di lantai dasar Mal Ratu Indah alias MaRI Makassar.
Jum'at, 03 Jul 2026 17:50
News
Kopi Rumbia Jeneponto Tembus Pasar Eropa Republik Ceko
Sebuah tonggak bersejarah terukir di Kabupaten Jeneponto melalui Kopi Rumbia, kopi lokal berstatus Indikasi Geografis kebanggaan Sulawesi Selatan, untuk pertama kalinya menapaki pasar Eropa dengan dikirimnya 300 kilogram kopi sebagai ekspor perdana ke Republik Ceko.
Senin, 29 Jun 2026 20:50
Sulsel
DJKI Lanjutkan Monitoring dan Evaluasi Indikasi Geografis Kopi Arabika Kalosi Enrekang
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melalui Tim Pengawasan Indikasi Geografis melanjutkan rangkaian kegiatan pengawasan dengan mengunjungi Masyarakat Perlindungan Kopi Enrekang (MPKE)
Jum'at, 26 Jun 2026 22:21
Sulsel
Penguatan MPIG Jadi Fokus Evaluasi Kopi Arabika Toraja
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melalui Tim Pengawasan Indikasi Geografis (IG), melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelindungan Indikasi Geografis Kopi Arabika Toraja
Kamis, 25 Jun 2026 19:04
Sulsel
16 Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan Tana Toraja Dilatih Barista
Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar bekerjasama Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja, dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Pangkajene Kepulauan
Senin, 22 Jun 2026 17:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
2
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
3
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
4
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
5
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
159 Siswa Baru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti Quranic Camp
2
Pengusaha Muda Jeneponto Syamsul Alam Gabung PKS, Terinspirasi Aksi Sosial Partai
3
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
4
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
5
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View