Modual Nekad Mulai Promosi dari Makassar, Disambut Antusias Penonton
Selasa, 30 Des 2025 05:34
Film Modual Nekad, mengawali perjalanan promosinya di Makassar. Kota ini menjadi lokasi pemutaran perdana sebelum resmi menyapa penonton di seluruh Indonesia pada 31 Desember 2025. Foto/IST
MAKASSAR - Film komedi keluarga terbaru garapan Starvision dan Pabrik Cerita, Modual Nekad, mengawali perjalanan promosinya di Makassar. Kota ini menjadi lokasi pemutaran perdana sebelum film tersebut resmi menyapa penonton di seluruh Indonesia pada 31 Desember 2025.
Rangkaian promosi dibuka dengan acara nonton bareng serta sesi temu penggemar yang menghadirkan sutradara Imam Darto bersama jajaran pemain. Antusiasme penonton Makassar pun menjadi energi awal bagi film yang merupakan kelanjutan dari Modal Nekad.
Sekuel ini melanjutkan kesuksesan film pertama yang menjadi debut penyutradaraan Imam Darto dan berhasil menggaet lebih dari 865 ribu penonton. Capaian tersebut menjadi pijakan kuat untuk menghadirkan cerita lanjutan dengan skala konflik, humor, dan aksi yang lebih luas.
Imam Darto menjelaskan bahwa Modual Nekad dirancang dengan pendekatan yang lebih segar tanpa meninggalkan ciri khas film sebelumnya. Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menjaga keseimbangan antara nostalgia bagi penonton lama dan aksesibilitas bagi penonton baru.
“Ini film lanjutan, tapi ceritanya harus tetap bisa dinikmati siapa pun, termasuk yang belum menonton film pertamanya,” kata Imam Darto saat ditemui di Panakkukang XXI, Senin (28/12).
Proses kreatifnya pun tidak sederhana. Tim penulis dan sutradara harus meramu ulang karakter-karakter lama seperti Jamal, Marwan, Saipul, hingga Bakti agar terasa relevan. Bahkan, karakter Bakti yang sebelumnya diceritakan telah meninggal, kembali dihadirkan demi memperkuat dinamika cerita.
Menurut Imam Darto, kehadiran tokoh-tokoh lama diharapkan mampu membangkitkan kenangan penonton setia sekaligus memperkaya pengalaman bagi generasi baru.
Makassar dipilih sebagai kota pembuka promosi karena dinilai memiliki basis penonton yang responsif dan hangat. Selain itu, kota ini juga memiliki kedekatan emosional tersendiri bagi sebagian pemain dan kru film.
Film ini turut menyentuh isu pemerintahan dan agama yang kerap dianggap sensitif. Namun, para kreator menegaskan bahwa tema tersebut disajikan secara ringan sebagai cerminan realitas sehari-hari, tanpa niat menyudutkan pihak mana pun
Pemeran Jamal, Tarra Budiman, mengungkapkan bahwa tantangan terberat justru datang dari upaya menjadikan film ini sebagai tontonan ramah keluarga. Seluruh dialog dan adegan harus disesuaikan agar aman untuk anak-anak, tanpa menghilangkan daya tarik komedinya.
“Humornya datang dari situasi salah paham yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Itu yang membuatnya terasa dekat,” ujarnya.
Modual Nekad mengisahkan perjuangan tiga saudara—Saipul (Gading Marten), Jamal (Tarra Budiman), dan Marwan (Fatih Unru)—yang terjebak dalam situasi berisiko demi mempertahankan rumah warisan keluarga.
Film ini semakin semarak dengan kehadiran para pemain lintas generasi seperti Gisella Anastasia, Gempita Nora Marten, Sahila Hisyam, Andre Taulany, Surya Insomnia, hingga Roy Marten, yang siap menghadirkan tawa khas komedi keluarga di layar lebar.
Rangkaian promosi dibuka dengan acara nonton bareng serta sesi temu penggemar yang menghadirkan sutradara Imam Darto bersama jajaran pemain. Antusiasme penonton Makassar pun menjadi energi awal bagi film yang merupakan kelanjutan dari Modal Nekad.
Sekuel ini melanjutkan kesuksesan film pertama yang menjadi debut penyutradaraan Imam Darto dan berhasil menggaet lebih dari 865 ribu penonton. Capaian tersebut menjadi pijakan kuat untuk menghadirkan cerita lanjutan dengan skala konflik, humor, dan aksi yang lebih luas.
Imam Darto menjelaskan bahwa Modual Nekad dirancang dengan pendekatan yang lebih segar tanpa meninggalkan ciri khas film sebelumnya. Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menjaga keseimbangan antara nostalgia bagi penonton lama dan aksesibilitas bagi penonton baru.
“Ini film lanjutan, tapi ceritanya harus tetap bisa dinikmati siapa pun, termasuk yang belum menonton film pertamanya,” kata Imam Darto saat ditemui di Panakkukang XXI, Senin (28/12).
Proses kreatifnya pun tidak sederhana. Tim penulis dan sutradara harus meramu ulang karakter-karakter lama seperti Jamal, Marwan, Saipul, hingga Bakti agar terasa relevan. Bahkan, karakter Bakti yang sebelumnya diceritakan telah meninggal, kembali dihadirkan demi memperkuat dinamika cerita.
Menurut Imam Darto, kehadiran tokoh-tokoh lama diharapkan mampu membangkitkan kenangan penonton setia sekaligus memperkaya pengalaman bagi generasi baru.
Makassar dipilih sebagai kota pembuka promosi karena dinilai memiliki basis penonton yang responsif dan hangat. Selain itu, kota ini juga memiliki kedekatan emosional tersendiri bagi sebagian pemain dan kru film.
Film ini turut menyentuh isu pemerintahan dan agama yang kerap dianggap sensitif. Namun, para kreator menegaskan bahwa tema tersebut disajikan secara ringan sebagai cerminan realitas sehari-hari, tanpa niat menyudutkan pihak mana pun
Pemeran Jamal, Tarra Budiman, mengungkapkan bahwa tantangan terberat justru datang dari upaya menjadikan film ini sebagai tontonan ramah keluarga. Seluruh dialog dan adegan harus disesuaikan agar aman untuk anak-anak, tanpa menghilangkan daya tarik komedinya.
“Humornya datang dari situasi salah paham yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Itu yang membuatnya terasa dekat,” ujarnya.
Modual Nekad mengisahkan perjuangan tiga saudara—Saipul (Gading Marten), Jamal (Tarra Budiman), dan Marwan (Fatih Unru)—yang terjebak dalam situasi berisiko demi mempertahankan rumah warisan keluarga.
Film ini semakin semarak dengan kehadiran para pemain lintas generasi seperti Gisella Anastasia, Gempita Nora Marten, Sahila Hisyam, Andre Taulany, Surya Insomnia, hingga Roy Marten, yang siap menghadirkan tawa khas komedi keluarga di layar lebar.
(TRI)
Berita Terkait
Lifestyle
Sambangi Makassar, Raffi Ahmad Dukung Film Anak Bangsa Lewat Pelangi di Mars
Lebih istimewa lagi, karena Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni turut hadir di Kota Makassar.
Kamis, 19 Mar 2026 20:02
Lifestyle
Pelangi di Mars Resmi Tayang, Film Sci-Fi Anak Indonesia dengan Visual & Cerita Menarik
Pelangi di Mars juga mencatat sejarah sebagai film Indonesia pertama yang memanfaatkan teknologi Extended Reality (XR) secara luas dalam proses produksinya.
Rabu, 18 Mar 2026 21:54
Lifestyle
Nobar KAFIR, Gerbang Sukma di Makassar: Hadirkan Teror Dendam yang Mencekam
Rumah produksi Starvision menggelar nonton bareng film horor terbarunya, KAFIR, Gerbang Sukma, bersama warga Makassar di Studio XXI Mal Panakkukang.
Senin, 26 Jan 2026 23:00
Makassar City
Netzme Kampanye Film dan QRIS Soundbox di Numofest 2026 Makassar
Netzme Kreasi Indonesia memperkenalkan solusi pembayaran digital QRIS Soundbox kepada pelaku UMKM melalui Nusantara Modest Fashion Festival 2026 di TSM Makassar, 16–18 Januari 2026.
Jum'at, 16 Jan 2026 18:20
Lifestyle
Gala Premiere Uang Passolo, Film Lokal Makassar Angkat Realitas Sosial & Budaya
Film lokal berjudul Uang Passolo resmi diperkenalkan kepada publik melalui Gala Premiere yang digelar di XXI Panakkukang, Makassar, Senin (5/1/2025).
Selasa, 06 Jan 2026 08:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
4
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
5
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
4
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
5
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK