Cawawali Ilham Fauzi Komitmen Beri Ruang Pemuda di Berbagai Sektor
Rabu, 04 Sep 2024 20:40
Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Ilham Ari Fauzi AU menyampaikan bahwa ikut berkontestasi bukan hanya pelengkap. Namun, diberi tanggungjawab berarti harus punya gagasan untuk dihadirkan kedepannya.
Pernyataan tersebut ditegaskan Ilham saat diskusi didampingi Anggota DPRD Kota Makassar terpilih dari PKB, dr Fahrizal Arrahman Husain dan Salman Alfariz Karsa Sukardi politisi muda PPP untuk DPRD Sulsel 2024-2029.
Ilham Daeng Tayang hadir Ngopi Bareng bersama media dan pemuda di Hometown Kopizone Rabu, 4 September 2024.
Dalam diskusi tersebut, Ilham Daeng Tayang menegaskan bahwa mendampingi Indira Yusuf Ismail pada pemerintahan kedepan dirinya siap menghadirkan ruang untuk pemuda dari berbagai sektor.
Serta turut hadir juru bicara (jubir) DIA untuk Pilgub Sulsel, Asri Tadda dan jubir INIMI, Wawan Setiawan.
Pemuda yang akrab disapa Yeye tersebut menyampaikan bahwa salah satu hal yang akan diprioritaskannya adalan pemerintah harus ambil risiko untuk investasi ke milenial dan gen Z.
“Ini menjadi harapan besar kedepan, untuk bisa orang Makassar ambil peran dikancah nasional,” ucapnya.
Gagasan itu mendapat dukungan penuh dari dr Fahrizal, anggota DPRD Kota Makassar terpilih 2024-2029. Kata dia, pemuda bisa, tetapi harus fokus pada kemampuan. Misalnya, latar belakang seorang dokter, maka yang diberikan pertama kali ke masyarakat apa kemampuan yang dipunya.
“Pemuda itu tidak mau ribet, tetapi mau langsung melihat apa yang dipunya itu yang diberikan,”katanya.
Hanya saja, kata dokter Ical menjadi tantangan di anak muda adalah pemuda itu berbeda-beda apa yang dia sukai. Untuk itu, harus ditahu apa yang diinginkan semua anak muda.
Jubir DIA Asri Tadda menyampaikan banyaknya anak muda mulai ambil peran dalam politik saat ini karena ingin membuktikan bahwa mereka mampu.
“Terlebih, daftar pemilih tetap kita dominan pemuda dan itu harus memiliki keterwakilan. DPT pemuda kita itu ada sekitar 40 persen lebih,” jelasnya.
Salman Alfariz Karsa Sukardi politisi muda PPP untuk DPRD Sulsel 2024-2029 menambahkan bahwa melihat anak muda yang maju sebagai wakil atau pemimpin jangan melihat siapa orang tuanya.
“Tetapi harus melihat, apa prestasinya. Serta bagaimana dia dalam berorganisasi, dengan begitu kita akan melihat bahwa pasti dia punya gagasan baik kedepannya,” ucapnya.
Jubir INIMI, Wawan Setiawan pun memberikan pandangan bahwa pemuda itu harus memiliki peran untuk menunjukan bahwa dia mampu.
"Gagasan-gagasan baik itu ada dalam pemuda, karena mereka paham apa yang dibutuhkan lingkungannya,” tuturnya.
Pernyataan tersebut ditegaskan Ilham saat diskusi didampingi Anggota DPRD Kota Makassar terpilih dari PKB, dr Fahrizal Arrahman Husain dan Salman Alfariz Karsa Sukardi politisi muda PPP untuk DPRD Sulsel 2024-2029.
Ilham Daeng Tayang hadir Ngopi Bareng bersama media dan pemuda di Hometown Kopizone Rabu, 4 September 2024.
Dalam diskusi tersebut, Ilham Daeng Tayang menegaskan bahwa mendampingi Indira Yusuf Ismail pada pemerintahan kedepan dirinya siap menghadirkan ruang untuk pemuda dari berbagai sektor.
Serta turut hadir juru bicara (jubir) DIA untuk Pilgub Sulsel, Asri Tadda dan jubir INIMI, Wawan Setiawan.
Pemuda yang akrab disapa Yeye tersebut menyampaikan bahwa salah satu hal yang akan diprioritaskannya adalan pemerintah harus ambil risiko untuk investasi ke milenial dan gen Z.
“Ini menjadi harapan besar kedepan, untuk bisa orang Makassar ambil peran dikancah nasional,” ucapnya.
Gagasan itu mendapat dukungan penuh dari dr Fahrizal, anggota DPRD Kota Makassar terpilih 2024-2029. Kata dia, pemuda bisa, tetapi harus fokus pada kemampuan. Misalnya, latar belakang seorang dokter, maka yang diberikan pertama kali ke masyarakat apa kemampuan yang dipunya.
“Pemuda itu tidak mau ribet, tetapi mau langsung melihat apa yang dipunya itu yang diberikan,”katanya.
Hanya saja, kata dokter Ical menjadi tantangan di anak muda adalah pemuda itu berbeda-beda apa yang dia sukai. Untuk itu, harus ditahu apa yang diinginkan semua anak muda.
Jubir DIA Asri Tadda menyampaikan banyaknya anak muda mulai ambil peran dalam politik saat ini karena ingin membuktikan bahwa mereka mampu.
“Terlebih, daftar pemilih tetap kita dominan pemuda dan itu harus memiliki keterwakilan. DPT pemuda kita itu ada sekitar 40 persen lebih,” jelasnya.
Salman Alfariz Karsa Sukardi politisi muda PPP untuk DPRD Sulsel 2024-2029 menambahkan bahwa melihat anak muda yang maju sebagai wakil atau pemimpin jangan melihat siapa orang tuanya.
“Tetapi harus melihat, apa prestasinya. Serta bagaimana dia dalam berorganisasi, dengan begitu kita akan melihat bahwa pasti dia punya gagasan baik kedepannya,” ucapnya.
Jubir INIMI, Wawan Setiawan pun memberikan pandangan bahwa pemuda itu harus memiliki peran untuk menunjukan bahwa dia mampu.
"Gagasan-gagasan baik itu ada dalam pemuda, karena mereka paham apa yang dibutuhkan lingkungannya,” tuturnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
Kepengurusan DPW PPP Sulsel terus digodok setelah pelaksanaan musyawarah wilayah (Muswil). Jumlahnya diperkirakan tidak terlalu banyak, tapi semuanya bisa bekerja.
Senin, 05 Jan 2026 12:23
Makassar City
KPU Makassar Sahkan Kemenangan Paslon Munafri-Aliyah di Pilwalkot 2024
Setelah melalui tahapan dan perjalanan yang panjang, KPU Makassar akhirnya menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030.
Kamis, 06 Feb 2025 22:24
Makassar City
Sengketa Pilwalkot Ditolak, Appi Sebut Putusan MK jadi Kemenangan Warga Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024, yang diajukan oleh Paslon Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi AU (INIMI) dengan nomor perkara 218/PHPU.WAKO-XXII/2025.
Selasa, 04 Feb 2025 22:23
Sulsel
MK Tolak Gugatan INIMI, MULIA Segera Ditetapkan Pemenang Pilwalkot Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024.
Selasa, 04 Feb 2025 21:59
Makassar City
Pakar Hukum Unhas Sebut Gugatan Pemohon INIMI di MK Sulit Dilanjutkan
Pakar Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Amir Ilyas menyebut dalil yang dimohonkan tim pasangan Indira-Ilham di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) sangat aneh, karena tidak jelas materi gugatan.
Selasa, 21 Jan 2025 21:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
3
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
4
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
5
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
3
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
4
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
5
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri