Mulia Creative Hub, Terobosan Appi-Aliyah Siap Hadir di Semua Kecamatan Kota Makassar
Senin, 21 Okt 2024 12:44
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar dari nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham kembali menyapa anak muda Makassar melalui program Gen Mulia Keliling Kota.
MAKASSAR - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar dari nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham kembali menyapa anak muda Makassar melalui program Gen Mulia Keliling Kota. Kali ini kegiatan digelar di Vaan in Sky, jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, Minggu (20/10/2024) malam.
MAKASSAR - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar dari nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham kembali menyapa anak muda Makassar melalui program Gen Mulia Keliling Kota. Kali ini kegiatan digelar di Vaan in Sky, jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, Minggu (20/10/2024) malam.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Munafri Arifuddin ini, mengangkat tema Memuliakan Kreativitas Anak Muda. Appi sapaannya mengatakan, fokus terhadap perkembangan industri kreatif di Kota Makassar ini memang harus menjadi prioritas utama.
"Artinya, anak-anak Makassar ini tidak pernah kehilangan atau kehabisan ide-ide kreatif. Tapi yang menjadi persoalan adalah bagaimana mereka diberikan fasilitas untuk mengembangkan itu, bagaimana mereka diberi ruang untuk mengembangkan itu, dan bagaimana mereka diberikan support," ujar Appi, sapaan Munafri Arifuddin saat membuka kegiatan di hadapan ratusan anak muda yang memadati Cafe Vaan in Sky.
Appi bilang, paling pertama yang harus dipenuhi untuk dilakukan kegiatan kreatif, ialah penyediaan lokasinya. Ia kagum sudah ada tempat luar biasa seperti Cafe Vaan in Sky di Kota Makassar.
"Ke depan tidak melulu harus disediakan atau dibuat baru oleh pemerintah. Tetapi ada tempat-tempat yang muncul dari ide kreatif anak muda, enterprenuer muda, lalu bisa saja itu menjadi tempat untuk dikerjasamakan dengan pemerintah dalam menggelar kegiatan-kegiatan yang mendukung anak muda," ujarnya.
Menurut Appi, Pemerintah harus punya anggaran yang lebih untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan kreatif anak muda yang ada di Makassar. Nah bagi Paslon Appi-Aliyah sudah memberikan gambaran namanya Mulia Creative Hub yang ada di Jalan Balai Kota.
"Nah inilah nantinya prototipe yang akan ada di seluruh kecamatan di Kota Makassar, yang mendekatkan anak muda dengan fasilitas-fasilitas untuk upgrading skill anak muda," tuturnya.
"Kalo kita punya skill lebih spesifik, lebih terarah, tentu ini akan dilirik para pencari tenaga kerja. Bisa juga menjadi enterprenuer. Inilah komitmen kami di Mulia untuk memperhatikan anak muda," tambahnya.
Ketua DPD II Golkar Makassar ini melanjutkan, untuk meningkatkan skill tersebut, Appi-Aliyah juga membangun Mulia Skill Academy. Anak muda Makassar yang ingin meningkatkan keahliannya misalnya dalam hal editing, programming, public speaking, coding, dan lain sebagainya akan diajarkan di Mulia Skill Academy. Penambahan skill kepada anak muda ini agar memenuhi syarat yang diinginkan oleh beberapa para pencari tenaga kerja.
Lanjut Appi, pemerintah berperan sebagai regulator yang akan memberikan regulasi yang baik, bagi para anak muda yang berada di wilayah UMKM dan industri kreatif. Salah satunya adalah membuat regulasi yang kuat terkait relaksasi pajak, akses permodalan, pemberdayaan. Supaya industri kreatif ini benar-benar bisa terproteksi dan tidak menjadi industri yang gampang naik, lalu gampang jatuh.
"Bagaimana UMKM bisa naik kelas, bagaimana menghadirkan event-event besar di kota Makassar. Tidak usah pemerintahnya ikut cawe-cawe bikin event. Biarkanmi anak-anak muda yang punya pemikiran kreatif, lalu pemerintahnya support dengan sangat maksimal. Ini yang kita inginkan," terangnya.
"Saya bermimpi someday di Kota Makassar ini, ada suatu tempat yang bisa menghadirkan artis-artis dari luar negeri. Dampak ekonominya akan sangat luar biasa," sambungnya.
Appi menambahkan, Paslon Appi-Aliyah sudah membuktikan pihaknya telah membuat Mulia Creative Hub. Ruang kreatif pertama dan satu-satunya dibentuk oleh Paslon di Pilwalkot Makassar 2024.
Dia melanjutkan, industri kreatif ini memang menjadi salah satu fokus yang harus dikerjakan dengan sangat serius. Karena kreatifitas tak terbatas yang dimiliki anak muda ini, tentu akan membawa dampak positif bagi kita semua.
"Bukan hanya tentang teknologi, tapi saya mau banyak anak muda yang bisa pergi keliling Eropa, keliling dunia seperti penari, pemain musik tradisional, dan juga suatu saat nanti ada game yang dibuat oleh anak Makassar yang memiliki nilai edukasi. Sehingga bisa bermanfaat dan mengharumkan nama Makassar di level internasional," pungkasnya.
Gen Mulia Keliling Kota merupakan salah satu kegiatan yang digelar dengan tujuan mensosialisasikan Mulia Creative Hub agar lebih dekat dengan anak-anak muda Makassar. Selain memperkenalkan Mulia Creative Hub, juga ada talkshow dan acara hiburan lainnya di setiap Road Shownya.
MAKASSAR - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar dari nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham kembali menyapa anak muda Makassar melalui program Gen Mulia Keliling Kota. Kali ini kegiatan digelar di Vaan in Sky, jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, Minggu (20/10/2024) malam.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Munafri Arifuddin ini, mengangkat tema Memuliakan Kreativitas Anak Muda. Appi sapaannya mengatakan, fokus terhadap perkembangan industri kreatif di Kota Makassar ini memang harus menjadi prioritas utama.
"Artinya, anak-anak Makassar ini tidak pernah kehilangan atau kehabisan ide-ide kreatif. Tapi yang menjadi persoalan adalah bagaimana mereka diberikan fasilitas untuk mengembangkan itu, bagaimana mereka diberi ruang untuk mengembangkan itu, dan bagaimana mereka diberikan support," ujar Appi, sapaan Munafri Arifuddin saat membuka kegiatan di hadapan ratusan anak muda yang memadati Cafe Vaan in Sky.
Appi bilang, paling pertama yang harus dipenuhi untuk dilakukan kegiatan kreatif, ialah penyediaan lokasinya. Ia kagum sudah ada tempat luar biasa seperti Cafe Vaan in Sky di Kota Makassar.
"Ke depan tidak melulu harus disediakan atau dibuat baru oleh pemerintah. Tetapi ada tempat-tempat yang muncul dari ide kreatif anak muda, enterprenuer muda, lalu bisa saja itu menjadi tempat untuk dikerjasamakan dengan pemerintah dalam menggelar kegiatan-kegiatan yang mendukung anak muda," ujarnya.
Menurut Appi, Pemerintah harus punya anggaran yang lebih untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan kreatif anak muda yang ada di Makassar. Nah bagi Paslon Appi-Aliyah sudah memberikan gambaran namanya Mulia Creative Hub yang ada di Jalan Balai Kota.
"Nah inilah nantinya prototipe yang akan ada di seluruh kecamatan di Kota Makassar, yang mendekatkan anak muda dengan fasilitas-fasilitas untuk upgrading skill anak muda," tuturnya.
"Kalo kita punya skill lebih spesifik, lebih terarah, tentu ini akan dilirik para pencari tenaga kerja. Bisa juga menjadi enterprenuer. Inilah komitmen kami di Mulia untuk memperhatikan anak muda," tambahnya.
Ketua DPD II Golkar Makassar ini melanjutkan, untuk meningkatkan skill tersebut, Appi-Aliyah juga membangun Mulia Skill Academy. Anak muda Makassar yang ingin meningkatkan keahliannya misalnya dalam hal editing, programming, public speaking, coding, dan lain sebagainya akan diajarkan di Mulia Skill Academy. Penambahan skill kepada anak muda ini agar memenuhi syarat yang diinginkan oleh beberapa para pencari tenaga kerja.
Lanjut Appi, pemerintah berperan sebagai regulator yang akan memberikan regulasi yang baik, bagi para anak muda yang berada di wilayah UMKM dan industri kreatif. Salah satunya adalah membuat regulasi yang kuat terkait relaksasi pajak, akses permodalan, pemberdayaan. Supaya industri kreatif ini benar-benar bisa terproteksi dan tidak menjadi industri yang gampang naik, lalu gampang jatuh.
"Bagaimana UMKM bisa naik kelas, bagaimana menghadirkan event-event besar di kota Makassar. Tidak usah pemerintahnya ikut cawe-cawe bikin event. Biarkanmi anak-anak muda yang punya pemikiran kreatif, lalu pemerintahnya support dengan sangat maksimal. Ini yang kita inginkan," terangnya.
"Saya bermimpi someday di Kota Makassar ini, ada suatu tempat yang bisa menghadirkan artis-artis dari luar negeri. Dampak ekonominya akan sangat luar biasa," sambungnya.
Appi menambahkan, Paslon Appi-Aliyah sudah membuktikan pihaknya telah membuat Mulia Creative Hub. Ruang kreatif pertama dan satu-satunya dibentuk oleh Paslon di Pilwalkot Makassar 2024.
Dia melanjutkan, industri kreatif ini memang menjadi salah satu fokus yang harus dikerjakan dengan sangat serius. Karena kreatifitas tak terbatas yang dimiliki anak muda ini, tentu akan membawa dampak positif bagi kita semua.
"Bukan hanya tentang teknologi, tapi saya mau banyak anak muda yang bisa pergi keliling Eropa, keliling dunia seperti penari, pemain musik tradisional, dan juga suatu saat nanti ada game yang dibuat oleh anak Makassar yang memiliki nilai edukasi. Sehingga bisa bermanfaat dan mengharumkan nama Makassar di level internasional," pungkasnya.
Gen Mulia Keliling Kota merupakan salah satu kegiatan yang digelar dengan tujuan mensosialisasikan Mulia Creative Hub agar lebih dekat dengan anak-anak muda Makassar. Selain memperkenalkan Mulia Creative Hub, juga ada talkshow dan acara hiburan lainnya di setiap Road Shownya.
(UMI)
Berita Terkait
Sports
Penampilan PSM Makassar Loyo, Appi Beri Sejumlah Saran untuk Manajemen
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan dukungan langsung kepada PSM Makassar dengan mengunjungi sesi latihan tim di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026) petang.
Selasa, 07 Apr 2026 05:16
Makassar City
Produksi Sampah Makassar 800 Ton/Hari, Appi Minta Sistem Pengangkutan Ditata
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.
Senin, 06 Apr 2026 16:45
Makassar City
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali akhir pekan dengan berlari bersama komunitas pelari dari Balai Kota Makassar, Ahad (5/4/2026).
Minggu, 05 Apr 2026 14:18
Makassar City
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill
Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur.
Jum'at, 03 Apr 2026 22:14
Makassar City
Terapkan WFH, Wali Kota Jamin Layanan Publik Pemkot Makassar Tetap Berjalan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Kamis, 02 Apr 2026 06:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Anshar Dorong Penyatuan KNPI di Daerah, Bulukumba Jadi Awal
2
Agya Stylix Makin Digemari Anak Muda, Penjualan Terus Melonjak
3
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto
4
Atasi Overload TPA Antang, Kelurahan Kapasa Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumber
5
Pakai OCTOBIZ dari CIMB Niaga, Transaksi dan Pengelolaan Arus Kas Kini Lebih Mudah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Anshar Dorong Penyatuan KNPI di Daerah, Bulukumba Jadi Awal
2
Agya Stylix Makin Digemari Anak Muda, Penjualan Terus Melonjak
3
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto
4
Atasi Overload TPA Antang, Kelurahan Kapasa Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumber
5
Pakai OCTOBIZ dari CIMB Niaga, Transaksi dan Pengelolaan Arus Kas Kini Lebih Mudah