Program Sedekan Seribu Pemprov Sulsel Sudah Tembus Rp2,5 Miliar
Senin, 23 Des 2024 14:33
Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh berbicara pada Milad Muhammadiyah di Kabupaten Pangkep, Minggu kemarin. Foto: Humas Pemprov Sulsel
MAKASSAR - Program sedekah seribu sehari alias S3 yang dicanangkan Prof Zudan Arif Fakrulloh sejak menjabat Pj Gubernur Sulsel berhasil mengumpulkan Rp2,5 miliar.
Capaian ini dipaparkan Prof Zudan ketika menghadiri momentum milad ke-112 tahun Muhammadiyah di Kabupaten Pangkep. Ia memaparkan program itu saat tahu Muhammadiyah juga punya gerakan serupa.
Muhammadiyah Sulsel memiliki Gerakan Infak yang digagas Ketuanya Prof Ambo Asse. Prof Zudan pun siap mendukung program tersebut. Pasalnya, program ini punya impak yang sangat besar.
Prof Zudan bilang, gerakan sedekah atau infak ini berhasil ia lakukan tatkala menjabat Pj Gubernur Sulbar. Ia pun menjalankan program yang sama di Sulsel. Program itu dinamai Sedekah Seribu Sehari atau S3.
Program S3 ini sudah berhasil mengumpulkan uang mencapai Rp2,5 miliar lebih dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel dengan jumlah pegawai ribuan. Sementara Muhammadiyah memiliki jutaan anggota, termasuk di Sulsel sendiri.
"Pak Kiai Ambo Ase sudah launching infak, bagaimana kalau ini kita jadikan infak harian untuk seluruh anggota Muhammadiyah. Ini biasanya kalau mau sukses ibu-ibu yang harus jadi penggeraknya, ibu-ibu kalau belanja perhari ada Rp50 ribu hingga Rp100 ribu," aku Prof Zudan.
"Dari belanja perhari ibu-ibu kita pangkas Rp5 ribu perhari, saya yakin infak harian ibu-ibu itu akan mengantarkan kita pada kesuksesan," saran Prof Zudan.
Salah satu OPD yang sukses menjalankan program S3 ini adalah Dinas Pendidikan Sulsel. Hingga November 2024, sudah terkumpul Rp1.723.999.000.
Hasil pengumpulan S3 tersebut adalah akumulasi dari seluruh staf pegawai Dinas pendidikan Sulsel, Kantor cabang dinas dan UPT sekolah 24 kabupaten/kota sejak Juli sampai November 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin mengatakan, pengumpulan S3 menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat bersama untuk saling membantu jika ada yang membutuhkan.
"Pengumpulan dana S3 beberapa sekolah memanfaatkan dalam kegiatan sosial dan keagamaan di sekolah. Ini sudah sesuai dengan arahan dan petunjuk Pak Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan," ujar Iqbal.
Program ini bertujuan untuk mengumpulkan sedekah sehari para ASN atau non ASN lingkup Pemprov Sulsel. Hasilnya, digunakan untuk kepentingan warga atau ASN setempat. Bisa kegiatan sosial, bisa membantu jika ada ASN atau non ASN yang mengalami musibah. Bahkan bisa juga digunakan untuk ibadah bagi ASN yang berprestasi.
Kontribusi Pilkada dan Tangani Bencana
Dalam kesempatan itu, Prof Zudan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pangkep dan Muhammadiyah sudah ikut membantu selama proses Pilkada berlangsung, demikian juga saat musibah banjir di Sulsel.
"Semoga kita semua diberikan kemudahan atas apa yang sementara kita upayakan. Kita semua yang terkena banjir, semoga banjirnya segera surut. Namun semangat mencintai Muhammadiyah tidak boleh surut," ucap Prof Zudan.
"Terima kasih kepada seluruh kiai, pimpinan daerah, pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Pangkep dan seluruh jajarannya atas kerja samanya," sambung Prof Zudan.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau pada kesempatan itu memaparkan bahwa daerahnya salah satu yang terdampak banjir. Beruntung, banjir sudah mulai surut, terutama di jalan poros Pangkep.
"Alhamdulillah dari tadi malam sudah ada penurunan banjir, sampai saat ini sudah mulai lancar kembali jalan poros di Kabupaten Pangkep," lanjutnya.
Capaian ini dipaparkan Prof Zudan ketika menghadiri momentum milad ke-112 tahun Muhammadiyah di Kabupaten Pangkep. Ia memaparkan program itu saat tahu Muhammadiyah juga punya gerakan serupa.
Muhammadiyah Sulsel memiliki Gerakan Infak yang digagas Ketuanya Prof Ambo Asse. Prof Zudan pun siap mendukung program tersebut. Pasalnya, program ini punya impak yang sangat besar.
Prof Zudan bilang, gerakan sedekah atau infak ini berhasil ia lakukan tatkala menjabat Pj Gubernur Sulbar. Ia pun menjalankan program yang sama di Sulsel. Program itu dinamai Sedekah Seribu Sehari atau S3.
Program S3 ini sudah berhasil mengumpulkan uang mencapai Rp2,5 miliar lebih dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel dengan jumlah pegawai ribuan. Sementara Muhammadiyah memiliki jutaan anggota, termasuk di Sulsel sendiri.
"Pak Kiai Ambo Ase sudah launching infak, bagaimana kalau ini kita jadikan infak harian untuk seluruh anggota Muhammadiyah. Ini biasanya kalau mau sukses ibu-ibu yang harus jadi penggeraknya, ibu-ibu kalau belanja perhari ada Rp50 ribu hingga Rp100 ribu," aku Prof Zudan.
"Dari belanja perhari ibu-ibu kita pangkas Rp5 ribu perhari, saya yakin infak harian ibu-ibu itu akan mengantarkan kita pada kesuksesan," saran Prof Zudan.
Salah satu OPD yang sukses menjalankan program S3 ini adalah Dinas Pendidikan Sulsel. Hingga November 2024, sudah terkumpul Rp1.723.999.000.
Hasil pengumpulan S3 tersebut adalah akumulasi dari seluruh staf pegawai Dinas pendidikan Sulsel, Kantor cabang dinas dan UPT sekolah 24 kabupaten/kota sejak Juli sampai November 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin mengatakan, pengumpulan S3 menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat bersama untuk saling membantu jika ada yang membutuhkan.
"Pengumpulan dana S3 beberapa sekolah memanfaatkan dalam kegiatan sosial dan keagamaan di sekolah. Ini sudah sesuai dengan arahan dan petunjuk Pak Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan," ujar Iqbal.
Program ini bertujuan untuk mengumpulkan sedekah sehari para ASN atau non ASN lingkup Pemprov Sulsel. Hasilnya, digunakan untuk kepentingan warga atau ASN setempat. Bisa kegiatan sosial, bisa membantu jika ada ASN atau non ASN yang mengalami musibah. Bahkan bisa juga digunakan untuk ibadah bagi ASN yang berprestasi.
Kontribusi Pilkada dan Tangani Bencana
Dalam kesempatan itu, Prof Zudan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pangkep dan Muhammadiyah sudah ikut membantu selama proses Pilkada berlangsung, demikian juga saat musibah banjir di Sulsel.
"Semoga kita semua diberikan kemudahan atas apa yang sementara kita upayakan. Kita semua yang terkena banjir, semoga banjirnya segera surut. Namun semangat mencintai Muhammadiyah tidak boleh surut," ucap Prof Zudan.
"Terima kasih kepada seluruh kiai, pimpinan daerah, pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Pangkep dan seluruh jajarannya atas kerja samanya," sambung Prof Zudan.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau pada kesempatan itu memaparkan bahwa daerahnya salah satu yang terdampak banjir. Beruntung, banjir sudah mulai surut, terutama di jalan poros Pangkep.
"Alhamdulillah dari tadi malam sudah ada penurunan banjir, sampai saat ini sudah mulai lancar kembali jalan poros di Kabupaten Pangkep," lanjutnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemprov Sulsel Terus Dorong Penguatan Ekonomi Daerah
Pemerintah Provinsi Sulsel terus berupaya untuk mendorong penguatan perekonomian daerah, agar bisa tangguh dan mandiri.
Kamis, 29 Jan 2026 10:28
News
Alokasikan Rp2,5 M Anggaran Operasional Pencarian Pesawat ATR42-500
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmen penuh Pemprov Sulsel dalam mendukung operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan
Selasa, 20 Jan 2026 17:33
News
Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Paket 5 MYP Rp383 M di Poros Tanabatue-Palattae Bone
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melakukan ground breaking pembangunan Jalan Paket 5 melalui skema Multiyears Project (MYP) dengan total anggaran sekitar Rp383 miliar.
Jum'at, 16 Jan 2026 11:16
News
Provinsi Sulsel Masuk 3 Besar Nasional Soal Ketertiban Umum
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan prestasi membanggakan, dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum.
Jum'at, 09 Jan 2026 14:14
News
Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Paket 6 Senilai Rp278,6 Miliar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), resmi menayangkan pengumuman prakualifikasi tender Penanganan Preservasi Jalan Paket 6 pada 7 Januari 2026 di LPSE melalui SPSE.
Kamis, 08 Jan 2026 17:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros