Wawali Aliyah Apresiasi Peran JSIT dalam Membangun Generasi Unggul di Indonesia
Jum'at, 25 Jul 2025 15:24
Wawali Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri secara resmi Pembukaan Munas VI JSIT Indonesia yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Jumat (25/72025). Foto: Humas Pemkot Makassar
MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri secara resmi Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Jumat (25/72025).
Kegiatan nasional ini diikuti oleh lebih dari 1.200 peserta dari seluruh Indonesia serta tamu undangan dari berbagai negara.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan sejumlah sambutan dari tokoh nasional, dan pengurus JSIT.
Mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Aliyah Mustika Ilham dalam momen ini menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan JSIT Indonesia yang telah memilih Makassar sebagai lokasi Munas ke-6.
"Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada JSIT Indonesia. Makassar terbuka bagi segala bentuk kolaborasi untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang modern, inovatif, dan inklusif. Selamat datang di Kota Makassar, nikmati kehangatan masyarakat, kuliner, dan keindahan wisata kami,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan pentingnya inovasi dan sinergi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama dalam menyongsong generasi emas Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya mengapresiasi peran JSIT dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
"JSIT Indonesia harus terus menjadi pelopor dalam pembelajaran agama Islam yang kuat, melahirkan generasi berkarakter, unggul, dan siap membawa Indonesia menuju kemajuan,” pesan Abdul Mu’ti.
Ketua Umum JSIT Indonesia, Fahmi Zulkarnain, menegaskan bahwa peran sekolah Islam tak boleh berada di pinggiran arus utama pendidikan nasional.
"Dari sekolah-sekolah Islam akan lahir pemimpin negeri yang beriman, berilmu, dan berpikir strategis. Munas ini adalah momentum untuk regenerasi kepemimpinan yang amanah, progresif, dan siap membawa perubahan,” tegas Fahmi.
Turut hadir dalam acara ini, Anggota DPR RI Tamsil Linrung, Wakil Bupati Serang, Banten M. Najib Hamas, serta tokoh pendidikan nasional dan internasional.
Wakil Wali Kota Makassar turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman.
Munas VI JSIT Indonesia di Makassar ini menjadi penegasan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah sangat penting dalam mewujudkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga matang spiritual dan sosial.
Kegiatan nasional ini diikuti oleh lebih dari 1.200 peserta dari seluruh Indonesia serta tamu undangan dari berbagai negara.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan sejumlah sambutan dari tokoh nasional, dan pengurus JSIT.
Mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Aliyah Mustika Ilham dalam momen ini menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan JSIT Indonesia yang telah memilih Makassar sebagai lokasi Munas ke-6.
"Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada JSIT Indonesia. Makassar terbuka bagi segala bentuk kolaborasi untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang modern, inovatif, dan inklusif. Selamat datang di Kota Makassar, nikmati kehangatan masyarakat, kuliner, dan keindahan wisata kami,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan pentingnya inovasi dan sinergi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama dalam menyongsong generasi emas Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya mengapresiasi peran JSIT dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
"JSIT Indonesia harus terus menjadi pelopor dalam pembelajaran agama Islam yang kuat, melahirkan generasi berkarakter, unggul, dan siap membawa Indonesia menuju kemajuan,” pesan Abdul Mu’ti.
Ketua Umum JSIT Indonesia, Fahmi Zulkarnain, menegaskan bahwa peran sekolah Islam tak boleh berada di pinggiran arus utama pendidikan nasional.
"Dari sekolah-sekolah Islam akan lahir pemimpin negeri yang beriman, berilmu, dan berpikir strategis. Munas ini adalah momentum untuk regenerasi kepemimpinan yang amanah, progresif, dan siap membawa perubahan,” tegas Fahmi.
Turut hadir dalam acara ini, Anggota DPR RI Tamsil Linrung, Wakil Bupati Serang, Banten M. Najib Hamas, serta tokoh pendidikan nasional dan internasional.
Wakil Wali Kota Makassar turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman.
Munas VI JSIT Indonesia di Makassar ini menjadi penegasan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah sangat penting dalam mewujudkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga matang spiritual dan sosial.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Genjot Layanan Dasar, Bedah 300 Rumah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk di sektor pendidikan dan perumahan.
Sabtu, 19 Sep 2026 11:26
Makassar City
Pemkot Makassar Terima 2 Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih dua penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Sabtu, 19 Sep 2026 09:50
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
Makassar City
Pemkot Makassar Kaji Pemekaran Kecamatan di Seberang Tol
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah mengkaji rencana pemekaran kecamatan baru di kawasan seberang jalan tol.
Jum'at, 18 Sep 2026 17:15
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Porsi Anggaran Sampah 3 Persen
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk mengejar porsi penganggaran sampah yang kini diatur sebesar 3 persen.
Jum'at, 18 Sep 2026 09:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
2
Meriah di 17 Kota, BAF Friends Festival Hadirkan Banyak Keseruan untuk Konsumen
3
HAR Soroti Masalah Sampah di Gowa, DPRD Bakal Panggil DLH untuk Klarifikasi
4
PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM
5
FAI-UMI Bekali Maba dengan Nilai Keilmuan, Karakter, dan Pengembangan Diri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
2
Meriah di 17 Kota, BAF Friends Festival Hadirkan Banyak Keseruan untuk Konsumen
3
HAR Soroti Masalah Sampah di Gowa, DPRD Bakal Panggil DLH untuk Klarifikasi
4
PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM
5
FAI-UMI Bekali Maba dengan Nilai Keilmuan, Karakter, dan Pengembangan Diri