Pemkot Makassar Kejar Porsi Anggaran Sampah 3 Persen
Jum'at, 18 Sep 2026 09:23
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberika keterangan di lantai Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (17/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk mengejar porsi penganggaran sampah yang kini diatur sebesar 3 persen.
Meski demikian, penyesuaian tersebut harus dilakukan secara bertahap mengingat struktur anggaran yang ada saat ini tidak memungkinkan untuk diubah secara drastis dalam waktu singkat.
"Kita lagi mencoba untuk mengatur ini. Ada struktur yang secara drastis tidak mungkin kita bisa langsung berubah, tetapi kita memaksimalkan sehingga proses progresnya itu bisa kita kejar," ujarnya, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, penyesuaian anggaran di dalam APBD perubahan tidak bisa dilakukan secara serampangan. Kata dia, segala porsi dan pos penganggaran harus diurut serta disesuaikan terlebih dahulu agar selaras dengan aturan yang berlaku.
"Tentu harus diurut dulu untuk memastikan porsi-porsi penganggaran itu sudah sesuai dengan aturan-aturannya," tambah Munafri.
Menanggapi desakan dan penekanan dari pihak DPRD agar target tersebut tercapai tanpa celah, Munafri memastikan bahwa pemerintah kota akan berupaya keras memenuhi target tersebut.
Peningkatan persentase anggaran pengelolaan sampah sendiri telah menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
"Kita kekejar, kita pasti kejar. Kan tahun-tahun lalu sudah ada beberapa persen peningkatan. Ini yang kedua saya push lagi, karena menurut saya ada beberapa hal memang yang harus kita lakukan sedikit perubahan," tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Wali Kota menekankan pentingnya inovasi dalam birokrasi dan pengelolaan anggaran. Ia meyakini bahwa pendekatan yang konvensional tidak akan membawa perubahan signifikan bagi penyelesaian masalah perkotaan di Makassar.
"Lagi-lagi saya sampaikan, kalau caranya sama kita lakukan, pasti hasilnya sama. Sehingga kita harus mencari cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang berbeda," pungkas Munafri.
Meski demikian, penyesuaian tersebut harus dilakukan secara bertahap mengingat struktur anggaran yang ada saat ini tidak memungkinkan untuk diubah secara drastis dalam waktu singkat.
"Kita lagi mencoba untuk mengatur ini. Ada struktur yang secara drastis tidak mungkin kita bisa langsung berubah, tetapi kita memaksimalkan sehingga proses progresnya itu bisa kita kejar," ujarnya, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, penyesuaian anggaran di dalam APBD perubahan tidak bisa dilakukan secara serampangan. Kata dia, segala porsi dan pos penganggaran harus diurut serta disesuaikan terlebih dahulu agar selaras dengan aturan yang berlaku.
"Tentu harus diurut dulu untuk memastikan porsi-porsi penganggaran itu sudah sesuai dengan aturan-aturannya," tambah Munafri.
Menanggapi desakan dan penekanan dari pihak DPRD agar target tersebut tercapai tanpa celah, Munafri memastikan bahwa pemerintah kota akan berupaya keras memenuhi target tersebut.
Peningkatan persentase anggaran pengelolaan sampah sendiri telah menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
"Kita kekejar, kita pasti kejar. Kan tahun-tahun lalu sudah ada beberapa persen peningkatan. Ini yang kedua saya push lagi, karena menurut saya ada beberapa hal memang yang harus kita lakukan sedikit perubahan," tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Wali Kota menekankan pentingnya inovasi dalam birokrasi dan pengelolaan anggaran. Ia meyakini bahwa pendekatan yang konvensional tidak akan membawa perubahan signifikan bagi penyelesaian masalah perkotaan di Makassar.
"Lagi-lagi saya sampaikan, kalau caranya sama kita lakukan, pasti hasilnya sama. Sehingga kita harus mencari cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang berbeda," pungkas Munafri.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
Pemerintah Kota Makassar menetapkan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar hasil sayembara desain yang dimenangkan Agung dari studio Tudob.
Jum'at, 09 Okt 2026 13:07
News
Soroti Kafe Berkonsep Diskotek, Karang Taruna Makassar Minta Pemkot Tegas
Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Muhammad Zulkifli, angkat bicara terkait aksi unjuk rasa kelompok mahasiswa dan ormas
Rabu, 07 Okt 2026 10:32
News
RSUD Daya Bersiap Masuki Era Rujukan Berbasis Layanan Kompetensi
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar telah melakukan berbagai persiapan matang dalam rangka menyambut kebijakan baru sistem rujukan berbasis layanan kompetensi serta penerapan kelas rawat inap standar (KRIS).
Rabu, 07 Okt 2026 10:22
Sulsel
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan aplikasi digital Appilei untuk memudahkan masyarakat membeli tiket bus sekaligus meningkatkan transparansi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selasa, 06 Okt 2026 15:18
Makassar City
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia yang dipusatkan di halaman Balai Kota Makassar, Senin malam (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 22:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal