Peringati WCUD 2025, Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti dan Kunjungi TPS3R
Sabtu, 20 Sep 2025 16:41
Jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar berfoto usai melakukan gotong royong bersih-bersih, Sabtu. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Memperingati World Clean Up Day (WCUD) 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar kegiatan kerja bakti di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani dan Balaikota, Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan ini serentak dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Makassar mulai dari tingkat kelurahan hingga SKPD di wilayah masing-masing.
Kegiatan kerja bakti ini meliputi gotong royong pembersihan, saluran air dan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.
Kepala Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, yang memimpin kegiatan kerja bakti dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memupuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Ia menyebutkan kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk menjadikan Kota Makassar lebih bersih, sehat, dan indah.
"Seperti yang kita gencarkan sekarang Makassar bebas sampah. Jadi ini sebagai contoh juga kepada masyarakat agar bisa meningkatkan kesadarannya tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memupuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan," ungkapnya.
Tak hanya melakukan kerja bakti di sepanjang ruas jalan Ahmad Yani. Ia juga mengajak seluruh jajaran stafnya untuk mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang terletak di Kecamatan Ujung Pandang tepatnya di samping area Lapangan Karebosi.
Di sini diperlihatkan cara pengelolaan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat lokal.
"Di sini kita melihat bagaimana Dana Kelurahan yang digunakan Lurahnya untuk hal-hal penting. Bisa kita saksikan langsung cara mengimplementasikan prinsip Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali), dan Recycle (Mendaur Ulang) untuk mengubah sampah menjadi produk bernilai, seperti kompos, dan juga memberikan pemberdayaan serta peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
"Bayangkan kalau semua ibu rumah tangga melakukan seperti ini dari rumahnya masing-masing. Sampah yang biasanya ke TPA bisa dikelola disini dan di makan oleh maggot yang juga bisa menghasilkan nilai ekonomi," sambung Roem.
Olehnya itu, Ia berharap melalui kunjungan ini dapat mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab kedepannya.
"Dengan begitu sampah kita di TPA tidak akan menumpuk lagi dan kita bisa menciptakan lingkungan kita yang lebih ramah," tandasnya.
Kegiatan ini serentak dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Makassar mulai dari tingkat kelurahan hingga SKPD di wilayah masing-masing.
Kegiatan kerja bakti ini meliputi gotong royong pembersihan, saluran air dan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.
Kepala Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, yang memimpin kegiatan kerja bakti dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memupuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Ia menyebutkan kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk menjadikan Kota Makassar lebih bersih, sehat, dan indah.
"Seperti yang kita gencarkan sekarang Makassar bebas sampah. Jadi ini sebagai contoh juga kepada masyarakat agar bisa meningkatkan kesadarannya tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memupuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan," ungkapnya.
Tak hanya melakukan kerja bakti di sepanjang ruas jalan Ahmad Yani. Ia juga mengajak seluruh jajaran stafnya untuk mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang terletak di Kecamatan Ujung Pandang tepatnya di samping area Lapangan Karebosi.
Di sini diperlihatkan cara pengelolaan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat lokal.
"Di sini kita melihat bagaimana Dana Kelurahan yang digunakan Lurahnya untuk hal-hal penting. Bisa kita saksikan langsung cara mengimplementasikan prinsip Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali), dan Recycle (Mendaur Ulang) untuk mengubah sampah menjadi produk bernilai, seperti kompos, dan juga memberikan pemberdayaan serta peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
"Bayangkan kalau semua ibu rumah tangga melakukan seperti ini dari rumahnya masing-masing. Sampah yang biasanya ke TPA bisa dikelola disini dan di makan oleh maggot yang juga bisa menghasilkan nilai ekonomi," sambung Roem.
Olehnya itu, Ia berharap melalui kunjungan ini dapat mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab kedepannya.
"Dengan begitu sampah kita di TPA tidak akan menumpuk lagi dan kita bisa menciptakan lingkungan kita yang lebih ramah," tandasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan