Dirjen Kementerian Komdigi Terkesima Fasilitas Paripurna SRMA 26 Makassar
Sabtu, 25 Okt 2025 09:50
Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemenkomdigi Fifi Aleyda Yahya bersama salah satu siswa. Foto: Luqman Zainuddin
MAKASSAR - Program Sekolah Rakyat yang baru berjalan tahun ini berdampak nyata. Pasalnya program tersebut direspons besar masyarakat, terutama dari kalangan keluarga pra sejahtera. Terlihat minat siswa yang kini mengikuti proses pendidikan di Sekolah tersebut.
Seperti Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Kota Makassar. Sejak dibuka pada 14 Juli 2025, jumlah siswa yang saat ini terdaftar sebanyak 150 orang. Mereka berasal tiga daerah yakni Makassar, Maros dan Gowa.
Para siswa yang terdaftar mayoritas mereka yang putus sekolah karena kekurangan biaya. Kini mereka melanjutkan pendidikan di SRMA 26 dengan menikmati fasilitas yang lengkap. Mulai dari tempat tinggal, makan/minum 3 kali sehari. Kemudian Pakaian, snack, perlengkapan sekolah dan dukungan pembelajaran digital.
Hal ini terlihat, saat Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Fifi Aleyda Yahya bersama rombongan dan awak media melakukan kunjungan jurnalistik (Kunjur), di SRMA 26 Makassar, Jumat, 24 Oktober.
Dirjen KPM Fifi menyampaikan dukungan penuh Kemenkomdigi terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat. Karena menyetuh langsung dengan kebutuhan masyarakat pra sejahtera.
"Ini adalah salah satu sekolah rakyat yang insyaallah sangat baik. Nah mudah-mudahan apa yang ada kegiatan apa yang ada di sekolah rakyat di Makassar ini bisa disampaikan melalui teman-teman ya. Seperti apa sih kegiatan belajar mengajarnya kemudian asramanya seperti apa karena bagaimanapun juga sekolah rakyat adalah salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo di bawah pemerintahan Bapak Prabowo," ujarnya.
Fifi menyambangi setiap sudut gedung fasilitas SRMA 26 Makassar yang dimanfaatkan oleh para siswa. Tidak hanya ke ruang kelas, Fifi juga menyambangi asrama yang menjadi tempat para siswa tinggal selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Fifi mengaku senang melihat para siswa dapat belajar dan berinteraksi dengan teman sebaya meraka yang menandakan bahwa para siswa antusias dalam program itu. Ia berharap semua siswa bisa menyelesaikan sekolahnya dan mengejar cita-cita mereka.
Ia juga terkesan dengan fasilitas paripurna yang diperoleh siswa. Mulai dari ruang kelas ber-AC, asrama yang nyaman, ruang kesehatan, hingga fasilitas berkegiatan di luar kelas.
“Nanti kalau ada kebutuhan ya terkait support dari Komdigi nanti silakan dikomunikasikan saja. Karena komunikasi kami sangat baik ya dengan Kementerian Lembaga dan khususnya di sini dengan Kemensos,” ucap Fifi.
Kepala BBPPKS Anna Puspasari memaparkan, sudah ada 16 sekolah rakyat yang beroperasi di Sulawesi Selatan. Sebanyak 4 sekolah rakyat berstatus 1A, 4 sekolah rakyat 1B, dan 8 sekolah rakyat 1C.
"Jadi kalau di Sulawesi Selatan, total sekolah rakyat sudah 16. 1A ini salah satunya adalah di sini, SRMA 26 Makassar. Jadi titik 1A itu ada 4 sekolah rakyat, 1B 4, 1C 8. Di Sulsel totalnya sudah 16 Sekolah Rakyat. Kalau secara keseluruhan Indonesia itu sudah 165," ujarnya.
Seperti Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Kota Makassar. Sejak dibuka pada 14 Juli 2025, jumlah siswa yang saat ini terdaftar sebanyak 150 orang. Mereka berasal tiga daerah yakni Makassar, Maros dan Gowa.
Para siswa yang terdaftar mayoritas mereka yang putus sekolah karena kekurangan biaya. Kini mereka melanjutkan pendidikan di SRMA 26 dengan menikmati fasilitas yang lengkap. Mulai dari tempat tinggal, makan/minum 3 kali sehari. Kemudian Pakaian, snack, perlengkapan sekolah dan dukungan pembelajaran digital.
Hal ini terlihat, saat Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Fifi Aleyda Yahya bersama rombongan dan awak media melakukan kunjungan jurnalistik (Kunjur), di SRMA 26 Makassar, Jumat, 24 Oktober.
Dirjen KPM Fifi menyampaikan dukungan penuh Kemenkomdigi terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat. Karena menyetuh langsung dengan kebutuhan masyarakat pra sejahtera.
"Ini adalah salah satu sekolah rakyat yang insyaallah sangat baik. Nah mudah-mudahan apa yang ada kegiatan apa yang ada di sekolah rakyat di Makassar ini bisa disampaikan melalui teman-teman ya. Seperti apa sih kegiatan belajar mengajarnya kemudian asramanya seperti apa karena bagaimanapun juga sekolah rakyat adalah salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo di bawah pemerintahan Bapak Prabowo," ujarnya.
Fifi menyambangi setiap sudut gedung fasilitas SRMA 26 Makassar yang dimanfaatkan oleh para siswa. Tidak hanya ke ruang kelas, Fifi juga menyambangi asrama yang menjadi tempat para siswa tinggal selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Fifi mengaku senang melihat para siswa dapat belajar dan berinteraksi dengan teman sebaya meraka yang menandakan bahwa para siswa antusias dalam program itu. Ia berharap semua siswa bisa menyelesaikan sekolahnya dan mengejar cita-cita mereka.
Ia juga terkesan dengan fasilitas paripurna yang diperoleh siswa. Mulai dari ruang kelas ber-AC, asrama yang nyaman, ruang kesehatan, hingga fasilitas berkegiatan di luar kelas.
“Nanti kalau ada kebutuhan ya terkait support dari Komdigi nanti silakan dikomunikasikan saja. Karena komunikasi kami sangat baik ya dengan Kementerian Lembaga dan khususnya di sini dengan Kemensos,” ucap Fifi.
Kepala BBPPKS Anna Puspasari memaparkan, sudah ada 16 sekolah rakyat yang beroperasi di Sulawesi Selatan. Sebanyak 4 sekolah rakyat berstatus 1A, 4 sekolah rakyat 1B, dan 8 sekolah rakyat 1C.
"Jadi kalau di Sulawesi Selatan, total sekolah rakyat sudah 16. 1A ini salah satunya adalah di sini, SRMA 26 Makassar. Jadi titik 1A itu ada 4 sekolah rakyat, 1B 4, 1C 8. Di Sulsel totalnya sudah 16 Sekolah Rakyat. Kalau secara keseluruhan Indonesia itu sudah 165," ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulbar
Dukung Pendidikan, PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat di Mamuju
Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju kini mendapat pasokan listrik berdaya 555 kVA dari PT PLN (Persero). Hal itu menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan.
Jum'at, 25 Sep 2026 20:32
Ekbis
570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan
Sebanyak 570 siswa dari tiga Sekolah Rakyat di Kota Makassar mulai mengenal kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara bijak melalui kegiatan Puncak HIM dan BLK 2026.
Minggu, 30 Agu 2026 09:15
News
BKKBN Sulsel Bekali Siswa Sekolah Rakyat Dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi
Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh seberapa kuat generasi mudanya dipersiapkan.
Rabu, 19 Agu 2026 14:20
News
Komdigi, UGM, Indosat, dan NVIDIA Resmikan Pusat Teknologi AI
UGM Indosat NVAITC akan didukung platform AI full-stack NVIDIA serta GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service milik Indosat.
Jum'at, 14 Agu 2026 10:34
News
Dampingi Mensos, Gubernur Optimistis Sekolah Rakyat Cetak Generasi Berakhlak dan Berdaya Saing
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau aktivitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Sudiang, Kota Makassar.
Jum'at, 07 Agu 2026 15:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan L300 XL 3 Way dengan Daya Angkut Lebih Besar
5
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan L300 XL 3 Way dengan Daya Angkut Lebih Besar
5
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026