Pemkot Makassar dan Bank Mandiri Bahas Penataan Kawasan Karebosi Jadi Livin Land
Senin, 15 Des 2025 21:13
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama rombongan Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, di Balai Kota, Senin (15/12/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuka langkah strategis dengan menggandeng Bank Mandiri Regional Sulawesi-Maluku dalam rencana revitalisasi kawasan Karebosi, Senin (15/12/2025).
Rencannya, Karebosi diarahkan menjadi ruang publik modern bertajuk Livin’ Land, yang memadukan aktivitas olahraga, rekreasi, hingga penguatan ekonomi kreatif dan UMKM di jantung Kota Makassar.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang kolaborasi dengan Bank Mandiri dalam rencana penataan ulang kawasan Lapangan Karebosi, serta menargetkan tahapan fisik akan dimulai pada 2026.
Munafri menyebut, revitalisasi Karebosi tidak hanya berfokus pada lapangan utama, tetapi juga penataan kawasan pendukung di sekitarnya. Termasuk penataan ulang kawasan Jalan R.A. Kartini yang berada tepat di depan Kantor Bank Mandiri Regional.
Wali Kota juga mengusulkan agar kawasan tersebut, yang saat ini berfungsi sebagai area Kanrerong agar direvitalisasi menjadi Living Land Mandiri.
"Mungkin penataan kawasan bisa dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama sekitar 70% area dapat tertata dan dimanfaatkan, sementara sisanya diselesaikan pada tahun kedua dan ketiga," ujarnya.
Vice President Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, Panji Priasmoro, mengatakan Bank Mandiri memiliki visi yang sejalan dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menata ulang kawasan Karebosi.
Ia mendukung revitalisasi kawasan karebosi ke depan diarahkan menjadi satu kawasan terpadu yang dapat menampung berbagai aktivitas masyarakat.
“Karebosi nantinya menjadi one stop area, masyarakat bisa berolahraga, makan dan minum, hingga berekreasi dalam satu kawasan,” ujarnya.
Panji pun menyambut baik kolaborasi penataan area Kanrerorong di sepanjang Jalan R.A. Kartini menjadi bagian dari konsep Livin’ Land Mandiri.
"Konsep Livin’ Land bukan bentuk pengalihan kepemilikan kawasan kepada Bank Mandiri, melainkan kerja sama penataan kawasan secara gotong royong. Ini merupakan bentuk gotong royong kita menata ulang kawasan Karebosi bersama," jelasnya.
Sehingga, kata dia, revitalisasi Karebosi dapat menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, fungsional, dan inklusif, sekaligus mendorong aktivitas UMKM dan perekonomian lokal di kawasan pusat kota.
Revitalisasi yang sempat mangkrak ini diarahkan untuk menghidupkan kembali Kawasan Lapangan Karebosi bukan sekedar ruang olahraga, tapi sebagai ruang publik modern yang terintegrasi dengan aktivitas olahraga, rekreasi, dan ekonomi kreatif.
Rencannya, Karebosi diarahkan menjadi ruang publik modern bertajuk Livin’ Land, yang memadukan aktivitas olahraga, rekreasi, hingga penguatan ekonomi kreatif dan UMKM di jantung Kota Makassar.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang kolaborasi dengan Bank Mandiri dalam rencana penataan ulang kawasan Lapangan Karebosi, serta menargetkan tahapan fisik akan dimulai pada 2026.
Munafri menyebut, revitalisasi Karebosi tidak hanya berfokus pada lapangan utama, tetapi juga penataan kawasan pendukung di sekitarnya. Termasuk penataan ulang kawasan Jalan R.A. Kartini yang berada tepat di depan Kantor Bank Mandiri Regional.
Wali Kota juga mengusulkan agar kawasan tersebut, yang saat ini berfungsi sebagai area Kanrerong agar direvitalisasi menjadi Living Land Mandiri.
"Mungkin penataan kawasan bisa dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama sekitar 70% area dapat tertata dan dimanfaatkan, sementara sisanya diselesaikan pada tahun kedua dan ketiga," ujarnya.
Vice President Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, Panji Priasmoro, mengatakan Bank Mandiri memiliki visi yang sejalan dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menata ulang kawasan Karebosi.
Ia mendukung revitalisasi kawasan karebosi ke depan diarahkan menjadi satu kawasan terpadu yang dapat menampung berbagai aktivitas masyarakat.
“Karebosi nantinya menjadi one stop area, masyarakat bisa berolahraga, makan dan minum, hingga berekreasi dalam satu kawasan,” ujarnya.
Panji pun menyambut baik kolaborasi penataan area Kanrerorong di sepanjang Jalan R.A. Kartini menjadi bagian dari konsep Livin’ Land Mandiri.
"Konsep Livin’ Land bukan bentuk pengalihan kepemilikan kawasan kepada Bank Mandiri, melainkan kerja sama penataan kawasan secara gotong royong. Ini merupakan bentuk gotong royong kita menata ulang kawasan Karebosi bersama," jelasnya.
Sehingga, kata dia, revitalisasi Karebosi dapat menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, fungsional, dan inklusif, sekaligus mendorong aktivitas UMKM dan perekonomian lokal di kawasan pusat kota.
Revitalisasi yang sempat mangkrak ini diarahkan untuk menghidupkan kembali Kawasan Lapangan Karebosi bukan sekedar ruang olahraga, tapi sebagai ruang publik modern yang terintegrasi dengan aktivitas olahraga, rekreasi, dan ekonomi kreatif.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Bentuk Penghargaan, Munafri-Aliyah Serahkan 7.100 Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan Makassar
Suasana penuh kegembiraan dan rasa syukur menyelimuti ribuan petugas garda terdepan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran sistem drainase se-Kota Makassar.
Minggu, 15 Mar 2026 19:00
News
Ramadan, Bank Mandiri Berbagi Kebahagiaan Lewat Buka Puasa dan Santunan di Makassar
Bank Mandiri menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus menyalurkan santunan bagi anak yatim dan masyarakat rentan di Kota Makassar.
Minggu, 15 Mar 2026 18:17
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Makassar City
Gandeng Kejari, Pemkot Makassar Buru Pelaku Usaha Penunggak Pajak
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pengawasan hukum dalam pengelolaan pemerintahan dan penerimaan daerah melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Makassar.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:50
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, 200 Casis Ikuti Seleksi Gelombang Pertama Masuk Madrasah Arifah Gowa
2
Nasdem Konsolidasi di Takalar, Targetkan 3 Kursi di Dapil Sulsel 1 pada Pileg 2029
3
Mudik Aman Bersama PLN, 500 Pemudik dari Makassar Berlayar ke Surabaya dan Baubau
4
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel
5
Kementerian ESDM Tinjau Kesiapan Infrastruktur Energi di Sulsel Jelang Idulfitri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, 200 Casis Ikuti Seleksi Gelombang Pertama Masuk Madrasah Arifah Gowa
2
Nasdem Konsolidasi di Takalar, Targetkan 3 Kursi di Dapil Sulsel 1 pada Pileg 2029
3
Mudik Aman Bersama PLN, 500 Pemudik dari Makassar Berlayar ke Surabaya dan Baubau
4
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel
5
Kementerian ESDM Tinjau Kesiapan Infrastruktur Energi di Sulsel Jelang Idulfitri