Muchlis Misbah Usul Penambahan Alokasi Bantuan Kain Kafan
Kamis, 08 Jan 2026 15:32
Anggota DPRD Makassar, Muchlis Misbah. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah menyampaikan bahwa alokasi bantuan kedukaan kain kafan dan perlengkapan jenazah perlu ditambah, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat sepanjang tahun 2025.
“Di 2025 memang mulai ada kekurangan karena semakin banyak warga yang membutuhkan. Ke depan tentu akan kami dorong untuk ditambah,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Muchlis mengatakan bahwa sebelum berkiprah di DPRD Kota Makassar, ia mengungkapkan bahwa anggaran pengadaan bantuan kedukaan masih sangat terbatas, di kisaran Rp300 juta.
"Waktu awal, anggarannya sekitar Rp300 juta. Setelah saya masuk DPRD, kami dorong penambahan dan alhamdulillah itu bisa terpenuhi selama 2023 sampai 2024,” jabarnya saat dikonfirmasi lewat telefon WhatsApp.
Dengan lonjakan kebutuhan tersebut, politisi partai Hanura itu menjelaskan bahwa kondisi tersebut secepatnya direspons.
“Kalau ada warga yang berduka dan tidak mampu, seharusnya tidak perlu lagi memikirkan biaya. Pemerintah kota harus hadir langsung memberikan bantuan,” jelas Muchlis.
Ketua DMI Kecamatan Makassar itu menegaskan, bantuan perlengkapan jenazah sangat berarti bagi warga kurang mampu. Oleh karena itu, kata dia, penyalurannya harus dipastikan tepat sasaran agar efektif meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
“Bantuan kepada masyarakat seperti ini adalah solusi yang tepat dan harus terus diperkuat,” tutup Muchlis.
Sebelum diberitakan, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyebutkan bahwa bantuan kain kafan merupakan layanan sosial dengan tingkat permintaan yang sangat tinggi.
Ia menegaskan bahwa sepanjang tahun anggaran, seluruh persediaan kain kafan telah terserap sepenuhnya oleh warga tidak mampu yang sedang berduka.
“Dalam satu tahun anggaran kami siapkan 1.000 kain kafan, dan itu habis sebelum Desember. Peruntukannya khusus bagi masyarakat kurang mampu,” kata Andi Bukti, saat rilis akhir tahun Dinsos Rilis di Benz Cafe Jalan Kajoalido, Rabu (31/12/2025) lalu.
Djufrie membeberkan lonjakan permintaan bantuan ini juga dilaporkan datang dari lini pengurus masjid. Sayangnya, kebutuhan masyarakat terhadap perlengkapan pemandian jenazah belum sepenuhnya terpenuhi secara maksimal lantaran kapasitas pengadaan yang masih memiliki keterbatasan."
Di samping pemenuhan kebutuhan kain kafan, Dinsos Kota Makassar kini memprioritaskan pembenahan dan validasi data sosial.
Sepanjang tahun 2025, Dinsos Kota Makassar telah menginisiasi pendataan ulang di seluruh kelurahan guna memperkuat akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini dinilai masih memerlukan penyempurnaan.
“Data adalah kunci. Kalau data sudah valid, semua intervensi bantuan bisa tepat sasaran,” ujar Djufrie saat dikonfirmasi.
Guna mewujudkan data yang presisi, Dinsos Kota Makassar akan menggandeng pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam validasi warga desil satu sampai lima pada awal 2026 mendatang.
Kata bilang, integrasi sistem melalui Dinas Kominfo Kota Makassar menjadi kunci agar penyaluran bantuan lebih transparan. Dinsos juga menitipkan harapan kepada legislatif agar kuota bantuan sosial dapat ditingkatkan demi menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Inikan sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Makassar, mulai dari penguatan data sosial hingga target bebas anak jalanan pada 2029,” pungkasnya.
Diketahui, Data Dinas Sosial Kota Makassar menunjukkan, sepanjang 2025 pemerintah kota menyiapkan sekitar 1.000 lembar kain kafan untuk membantu warga kurang mampu.
Namun jumlah tersebut dinilai tidak lagi mencukupi seiring meningkatnya permintaan bantuan kedukaan.
“Di 2025 memang mulai ada kekurangan karena semakin banyak warga yang membutuhkan. Ke depan tentu akan kami dorong untuk ditambah,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Muchlis mengatakan bahwa sebelum berkiprah di DPRD Kota Makassar, ia mengungkapkan bahwa anggaran pengadaan bantuan kedukaan masih sangat terbatas, di kisaran Rp300 juta.
"Waktu awal, anggarannya sekitar Rp300 juta. Setelah saya masuk DPRD, kami dorong penambahan dan alhamdulillah itu bisa terpenuhi selama 2023 sampai 2024,” jabarnya saat dikonfirmasi lewat telefon WhatsApp.
Dengan lonjakan kebutuhan tersebut, politisi partai Hanura itu menjelaskan bahwa kondisi tersebut secepatnya direspons.
“Kalau ada warga yang berduka dan tidak mampu, seharusnya tidak perlu lagi memikirkan biaya. Pemerintah kota harus hadir langsung memberikan bantuan,” jelas Muchlis.
Ketua DMI Kecamatan Makassar itu menegaskan, bantuan perlengkapan jenazah sangat berarti bagi warga kurang mampu. Oleh karena itu, kata dia, penyalurannya harus dipastikan tepat sasaran agar efektif meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
“Bantuan kepada masyarakat seperti ini adalah solusi yang tepat dan harus terus diperkuat,” tutup Muchlis.
Sebelum diberitakan, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyebutkan bahwa bantuan kain kafan merupakan layanan sosial dengan tingkat permintaan yang sangat tinggi.
Ia menegaskan bahwa sepanjang tahun anggaran, seluruh persediaan kain kafan telah terserap sepenuhnya oleh warga tidak mampu yang sedang berduka.
“Dalam satu tahun anggaran kami siapkan 1.000 kain kafan, dan itu habis sebelum Desember. Peruntukannya khusus bagi masyarakat kurang mampu,” kata Andi Bukti, saat rilis akhir tahun Dinsos Rilis di Benz Cafe Jalan Kajoalido, Rabu (31/12/2025) lalu.
Djufrie membeberkan lonjakan permintaan bantuan ini juga dilaporkan datang dari lini pengurus masjid. Sayangnya, kebutuhan masyarakat terhadap perlengkapan pemandian jenazah belum sepenuhnya terpenuhi secara maksimal lantaran kapasitas pengadaan yang masih memiliki keterbatasan."
Di samping pemenuhan kebutuhan kain kafan, Dinsos Kota Makassar kini memprioritaskan pembenahan dan validasi data sosial.
Sepanjang tahun 2025, Dinsos Kota Makassar telah menginisiasi pendataan ulang di seluruh kelurahan guna memperkuat akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini dinilai masih memerlukan penyempurnaan.
“Data adalah kunci. Kalau data sudah valid, semua intervensi bantuan bisa tepat sasaran,” ujar Djufrie saat dikonfirmasi.
Guna mewujudkan data yang presisi, Dinsos Kota Makassar akan menggandeng pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam validasi warga desil satu sampai lima pada awal 2026 mendatang.
Kata bilang, integrasi sistem melalui Dinas Kominfo Kota Makassar menjadi kunci agar penyaluran bantuan lebih transparan. Dinsos juga menitipkan harapan kepada legislatif agar kuota bantuan sosial dapat ditingkatkan demi menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Inikan sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Makassar, mulai dari penguatan data sosial hingga target bebas anak jalanan pada 2029,” pungkasnya.
Diketahui, Data Dinas Sosial Kota Makassar menunjukkan, sepanjang 2025 pemerintah kota menyiapkan sekitar 1.000 lembar kain kafan untuk membantu warga kurang mampu.
Namun jumlah tersebut dinilai tidak lagi mencukupi seiring meningkatnya permintaan bantuan kedukaan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Lantik 153 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Tekankan Peran Sosial Masjid
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengukuhkan dan melantik 153 imam kelurahan di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Jalan Masjid Raya, Makassar, Kamis (25/6/2026).
Jum'at, 26 Jun 2026 05:27
Makassar City
Forum B2B IGS 2026 Hubungkan Pelaku Usaha Lokal dengan Delegasi 28 Negara
Forum B2B dalam rangkaian IGS 2026 menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar internasional.
Kamis, 25 Jun 2026 14:49
Sulsel
Pemkot Makassar Tertibkan 19 PKL Kelapa di Area Benteng Rotterdam
Pendekatan humanis dan persuasif yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuahkan hasil positif dalam upaya penataan kawasan Benteng Fort Rotterdam dan sekitarnya.
Kamis, 25 Jun 2026 14:30
Makassar City
Legislator DPRD Makassar Dukung Penuh IGS 2026, Dongkrak Ekonomi dan Investasi
Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat sambutan positif dari pihak DPRD Kota Makassar, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 15:16
News
Investment Forum IGS 2026, Buka Peluang Kerja Sama Sektor Perikanan hingga Pariwisata
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berkomiten dalam persiapan menjaring investasi internasional melalui ajang Business Forum Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang berlangsung di The Rinra Hotel, Makassar, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 14:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
3
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
4
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
5
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
3
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
4
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
5
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah