Wali Kota Perintahkan Jajaran Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem
Kamis, 08 Jan 2026 15:36
Wali Kota Munafri Arifuddin menginstruksikan jajaran waspada terhadap cuaca ekstrem. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengeluarkan instruksi siaga penuh kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW.
Dalam arahannya, seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, guna memastikan potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.
"Karena ini musim cuaca ekstrem, kepada seluruh SKPD, kadis, camat dan lurah hingga RT/RW untuk tetap siaga pantau lingkungan sekitar," seruan Munafri, Kamis (8/1/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.
Wali Kota secara khusus mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh di tengah meningkatnya intensitas hujan. Munafri menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada masyarakat yang terdampak langsung tanpa kehadiran dan campur tangan negara.
"Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah," ujarnya.
Dengan langkah kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Makassar berharap dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga.
Dia juga mengingatkan seluruh jajaran bekerja secara terukur, responsif, dan komunikatif di lapangan. Oleh sebab itu, Munafri memastikan bahwa pihaknya fokus, konsentrasi, kepedulian, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah melayani masyarakat di situasi saat ini.
"Ini penting, saya ingatkan, fokus dan konsentrasi dalam bekerja, kepedulian dan integritas dalam bekerja. Ini akan menjadi penting bagi kita semua," tuturnya.
Munafri juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan angin kencang. Ia meminta warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.
Khususnya di area yang banyak terdapat pohon pelindung dan pohon penghijauan di sepanjang jalan, yang berpotensi tumbang sewaktu-waktu.
"Kami imbau masyarkat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon-pohon penghijauan di jalan, karena bisa saja tumbang akibat angin kencang," imbaunya.
Selain itu, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya arus listrik akibat kondisi cuaca ekstrem, yang dapat menimbulkan risiko serius, terutama bagi anak-anak.
"Antisipasi arus listrik, ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil. Kita minta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini," kata dia dalam keterangan resminya.
Tak hanya di daratan, orang nomor satu Kota Makasar itu, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk aktif melakukan pemantauan terhadap warga di wilayah kepulauan.
Instruksi tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko, terutama di tengah kondisi cuaca gelombang tinggi dan angin kencang di laut.
"BPBD lakukan, pemantauan dilakukan di laut, untuk memastikan keselamatan warga sekaligus antisipasi, mengetahui secara cepat kondisi yang terjadi di lapangan," imbuh mantan Bos PSM itu.
Munafri menegaskan, kehadiran BPBD Kota mewakili Pemerintah, sehingga dirasakan hingga ke wilayah pulau, terutama dalam situasi yang berpotensi menimbulkan dampak kebencanaan.
"BPBD harus aktif memantau kondisi warga di pulau-pulau, agar setiap perkembangan bisa segera direspons," seruan Appi.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga keselamatan warga di Pulau serta meningkatkan kesiapsiagaan bencana, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan dan terluar kota.
Dalam arahannya, seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, guna memastikan potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.
"Karena ini musim cuaca ekstrem, kepada seluruh SKPD, kadis, camat dan lurah hingga RT/RW untuk tetap siaga pantau lingkungan sekitar," seruan Munafri, Kamis (8/1/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.
Wali Kota secara khusus mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh di tengah meningkatnya intensitas hujan. Munafri menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada masyarakat yang terdampak langsung tanpa kehadiran dan campur tangan negara.
"Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah," ujarnya.
Dengan langkah kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Makassar berharap dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga.
Dia juga mengingatkan seluruh jajaran bekerja secara terukur, responsif, dan komunikatif di lapangan. Oleh sebab itu, Munafri memastikan bahwa pihaknya fokus, konsentrasi, kepedulian, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah melayani masyarakat di situasi saat ini.
"Ini penting, saya ingatkan, fokus dan konsentrasi dalam bekerja, kepedulian dan integritas dalam bekerja. Ini akan menjadi penting bagi kita semua," tuturnya.
Munafri juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan angin kencang. Ia meminta warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.
Khususnya di area yang banyak terdapat pohon pelindung dan pohon penghijauan di sepanjang jalan, yang berpotensi tumbang sewaktu-waktu.
"Kami imbau masyarkat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon-pohon penghijauan di jalan, karena bisa saja tumbang akibat angin kencang," imbaunya.
Selain itu, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya arus listrik akibat kondisi cuaca ekstrem, yang dapat menimbulkan risiko serius, terutama bagi anak-anak.
"Antisipasi arus listrik, ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil. Kita minta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini," kata dia dalam keterangan resminya.
Tak hanya di daratan, orang nomor satu Kota Makasar itu, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk aktif melakukan pemantauan terhadap warga di wilayah kepulauan.
Instruksi tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko, terutama di tengah kondisi cuaca gelombang tinggi dan angin kencang di laut.
"BPBD lakukan, pemantauan dilakukan di laut, untuk memastikan keselamatan warga sekaligus antisipasi, mengetahui secara cepat kondisi yang terjadi di lapangan," imbuh mantan Bos PSM itu.
Munafri menegaskan, kehadiran BPBD Kota mewakili Pemerintah, sehingga dirasakan hingga ke wilayah pulau, terutama dalam situasi yang berpotensi menimbulkan dampak kebencanaan.
"BPBD harus aktif memantau kondisi warga di pulau-pulau, agar setiap perkembangan bisa segera direspons," seruan Appi.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga keselamatan warga di Pulau serta meningkatkan kesiapsiagaan bencana, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan dan terluar kota.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menyiapkan tiga titik posko evakuasi bagi warga terdampak banjir, kemarin.
Selasa, 24 Feb 2026 21:11
Makassar City
Hartono Usul Gratis Iuran Sampah Warga Sekitar TPA Antang
Anggota DPRD Kota Makassar, Hartono, menyoroti dampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang terhadap warga Kecamatan Manggala.
Selasa, 24 Feb 2026 12:03
Sports
Pemkot Makassar–PSM Jajaki Integrasi Tiket dan Jersey di Lontara+
Pemerintah Kota Makassar dan PSM Makassar menjajaki kolaborasi strategis melalui aplikasi Lontara+.
Selasa, 24 Feb 2026 11:57
Makassar City
Kepuasan 80,1%, Legislator Makassar Dorong MULIA Lebih Agresif Berinovasi
Anggota DPRD Kota Makassar, Umiyati, mengapresiasi capaian satu tahun pemerintahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Minggu, 22 Feb 2026 22:00
Sulsel
Tahun Pertama MULIA Raih Sentimen Positif, PKB Siap Perkuat Kolaborasi
Lembaga survei PPI merilis tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin–Aliyah Mustika Ilham, sebesar 80,1 persen.
Minggu, 22 Feb 2026 14:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
2
Dari Riuh ke Ruh: Menemukan Pusat Diri dalam Salat Khusyuk
3
Kemenkum Sulsel Siap Implementasikan Pedoman SPAK, SPKP, dan SKM Tahun 2026
4
OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia
5
Pemkab Gowa Libatkan Pemuda Susun Arah Pembangunan 2027
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
2
Dari Riuh ke Ruh: Menemukan Pusat Diri dalam Salat Khusyuk
3
Kemenkum Sulsel Siap Implementasikan Pedoman SPAK, SPKP, dan SKM Tahun 2026
4
OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia
5
Pemkab Gowa Libatkan Pemuda Susun Arah Pembangunan 2027