Musrenbang Mariso, Perumda Pasar Siap Tata Pasar Tanpa Matikan Ekonomi Warga
Selasa, 27 Jan 2026 23:26
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi pasar tradisional sekaligus melindungi keberlangsungan pedagang kecil.
MAKASSAR - Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi pasar tradisional sekaligus melindungi keberlangsungan pedagang kecil, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mariso yang digelar di Novotel Makassar, Selasa (27/01/2026).
Dalam sambutannya di hadapan Camat Mariso, anggota DPRD, perwakilan SKPD, tokoh masyarakat, serta Ketua RT/RW se-Kecamatan Mariso, Ali Gauli Arief menyoroti kondisi Pasar Sambung Jawa yang berada di wilayah Kecamatan Mariso sebagai salah satu prioritas perhatian ke depan.
“Pasar Sambung Jawa ini sudah berdiri sekitar 30 tahun lalu, sejak era dana Inpres. Usianya sudah cukup lama dan tentu membutuhkan perhatian serius agar ke depan bisa lebih layak dan nyaman,” ujarnya.
Ali Gauli Arief mengungkapkan, Perumda Pasar Makassar telah berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar terkait rencana inventarisasi aset Pasar Sambung Jawa bersama Pemerintah Kota. Langkah tersebut menjadi bagian awal dari upaya revitalisasi pasar tradisional agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Selain Pasar Sambung Jawa, ia juga menyinggung keberadaan pasar tumpah atau pasar darurat di sejumlah titik Kecamatan Mariso, seperti Pasar Lette dan Pasar Nuri Baru (Depan Kampus AMI Veteran), yang aktivitasnya kerap bersinggungan dengan ruang publik dan jalur lalu lintas utama.
“Kami menyadari aktivitas pasar ini kadang membatasi ruang gerak masyarakat. Namun perlu kami tegaskan, pemerintah kota tidak pernah memiliki niat untuk mematikan usaha pedagang kecil. Justru sebaliknya, kami ingin mencari solusi yang adil,” tegasnya.
Menurut Ali, apabila ke depan terdapat kebijakan penataan atau penertiban pasar tumpah, Perumda Pasar Makassar berkomitmen untuk melakukan relokasi secara manusiawi dan terencana, dengan tetap memastikan pedagang kecil dapat terus beraktivitas dan memperoleh penghidupan yang layak.
“Penataan kota harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pedagang kecil. Kuncinya adalah komunikasi dan mencari lokasi yang tepat agar aktivitas ekonomi warga tetap hidup,” tambahnya.
Ia berharap, seluruh masukan dan aspirasi yang diperoleh dalam Musrenbang Kecamatan Mariso dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja Perumda Pasar Makassar ke depan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan pasar tradisional.
“Kami berterima kasih telah diundang. Apa yang kami dengar hari ini akan menjadi masukan penting bagi Perumda Pasar, demi pasar yang lebih tertata, manusiawi, dan berpihak pada masyarakat,” tutup Ali Gauli Arief.
Dalam sambutannya di hadapan Camat Mariso, anggota DPRD, perwakilan SKPD, tokoh masyarakat, serta Ketua RT/RW se-Kecamatan Mariso, Ali Gauli Arief menyoroti kondisi Pasar Sambung Jawa yang berada di wilayah Kecamatan Mariso sebagai salah satu prioritas perhatian ke depan.
“Pasar Sambung Jawa ini sudah berdiri sekitar 30 tahun lalu, sejak era dana Inpres. Usianya sudah cukup lama dan tentu membutuhkan perhatian serius agar ke depan bisa lebih layak dan nyaman,” ujarnya.
Ali Gauli Arief mengungkapkan, Perumda Pasar Makassar telah berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar terkait rencana inventarisasi aset Pasar Sambung Jawa bersama Pemerintah Kota. Langkah tersebut menjadi bagian awal dari upaya revitalisasi pasar tradisional agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Selain Pasar Sambung Jawa, ia juga menyinggung keberadaan pasar tumpah atau pasar darurat di sejumlah titik Kecamatan Mariso, seperti Pasar Lette dan Pasar Nuri Baru (Depan Kampus AMI Veteran), yang aktivitasnya kerap bersinggungan dengan ruang publik dan jalur lalu lintas utama.
“Kami menyadari aktivitas pasar ini kadang membatasi ruang gerak masyarakat. Namun perlu kami tegaskan, pemerintah kota tidak pernah memiliki niat untuk mematikan usaha pedagang kecil. Justru sebaliknya, kami ingin mencari solusi yang adil,” tegasnya.
Menurut Ali, apabila ke depan terdapat kebijakan penataan atau penertiban pasar tumpah, Perumda Pasar Makassar berkomitmen untuk melakukan relokasi secara manusiawi dan terencana, dengan tetap memastikan pedagang kecil dapat terus beraktivitas dan memperoleh penghidupan yang layak.
“Penataan kota harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pedagang kecil. Kuncinya adalah komunikasi dan mencari lokasi yang tepat agar aktivitas ekonomi warga tetap hidup,” tambahnya.
Ia berharap, seluruh masukan dan aspirasi yang diperoleh dalam Musrenbang Kecamatan Mariso dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja Perumda Pasar Makassar ke depan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan pasar tradisional.
“Kami berterima kasih telah diundang. Apa yang kami dengar hari ini akan menjadi masukan penting bagi Perumda Pasar, demi pasar yang lebih tertata, manusiawi, dan berpihak pada masyarakat,” tutup Ali Gauli Arief.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Perkuat Pengelolaan Sampah Pasar, Pemilahan dari Sumber Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk di kawasan pasar yang menjadi salah satu sumber produksi sampah terbesar di perkotaan.
Selasa, 11 Agu 2026 07:12
Sulsel
Perumda Pasar Makassar dan IBK Nitro Buka Beasiswa untuk Anak Pedagang
Perumda Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar membuka Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar.
Rabu, 22 Jul 2026 23:05
Makassar City
Perumda Pasar Makassar Raya Tata Lapak dan Jalur Pedestrian Pasar Senggol
Perumda Pasar Makassar Raya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kawasan perdagangan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Jum'at, 10 Jul 2026 17:27
News
Perumda Pasar Makassar Hadirkan Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan
Perumda Pasar Makassar turut ambil bagian dalam penandatanganan kerja sama Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI)
Jum'at, 19 Jun 2026 14:12
Makassar City
Tindak Lanjut Penertiban, Perumda Pasar Makassar Perkuat Pengawasan
Perumda Pasar Makassar terus memperkuat upaya penataan kawasan pasar melalui pembentukan Posko Tim Ketertiban dan Kebersihan di Unit Pasar Pa’baeng-baeng. Kegiatan ini difokuskan pada pengawasan pedagang tumpah di area jembatan Jalan Sultan Alauddin.
Selasa, 07 Apr 2026 10:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel