Menteri Perdagangan dan Wali Kota Sidak Harga di Pasar Terong

Rabu, 04 Mar 2026 17:43
Menteri Perdagangan dan Wali Kota Sidak Harga di Pasar Terong
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso di Pasar Terong, Rabu (4/3/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Makassar tetap terjaga.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, dalam kunjungan kerja dan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Rabu (4/3/2026). Pasar Terong merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Makassar dan menjadi barometer harga pangan.

Rombongan juga meninjau ritel modern lokal Baji Pamai Pupermarket di Jalan Ranggong, Kecamatan Ujung Pandang, untuk memantau program belanja Ramadan serta harga bahan pokok.

Dalam sidak tersebut, Menteri Perdagangan bersama Gubernur Sulawesi Selatan dan jajaran Pemerintah Kota Makassar berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli. Sejumlah komoditas strategis yang dipantau antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur, cabai, dan bawang.

Usai peninjauan, Munafri menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga menjelang Idulfitri.

"Hari ini, kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur, kita mengontrol harga-harga kebutuhan menjelang Idulfitri. Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar siap memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga.

"Secara umum harga pangan di pasar tradisional Kota Makassar, masih berada di bawah ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar ini," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan harga kebutuhan pokok di Makassar relatif stabil menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

"Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar dalam kondisi ramai oleh pengunjung," paparnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kota terus bersinergi memastikan distribusi dan pasokan bahan pokok berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.

"Kami Pemerintah pusat bersama pemerintah Provinsi dan pemerintah kota terus bersinergi untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan normal selama Ramadan hingga Idulfitri," tutupnya.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit berada pada kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Bawang merah dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp35 ribu per kilogram.

Harga telur ayam berkisar Rp57 ribu hingga Rp60 ribu per rak. Daging ayam dijual Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas. Gula pasir terpantau Rp16.500 per kilogram, sementara minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15.600 per liter sesuai ketentuan HET.

Pemerintah menyatakan pemantauan ini bertujuan mencegah lonjakan harga, praktik penimbunan, serta gangguan distribusi menjelang puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru