Bank Mandiri Gandeng Perumda Pasar, Percepat Modernisasi Pasar Tradisional
Jum'at, 27 Mar 2026 19:06
Bank Mandiri menjadikan Pasar Pabaeng-Baeng sebagai lokasi percontohan dalam program digitalisasi pasar, melalui kunjungan langsung jajaran manajemen ke lokasi tersebut. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Upaya mendorong transformasi digital di sektor perdagangan tradisional terus digencarkan. Bank Mandiri menjadikan Pasar Pabaeng-Baeng sebagai lokasi percontohan dalam program digitalisasi pasar, melalui kunjungan langsung jajaran manajemen ke lokasi tersebut.
Kunjungan ini dipimpin oleh Regional CEO Bank Mandiri Region X (Sulawesi dan Maluku), Nunung Andreas Wisnu, yang didampingi Direksi Perumda Pasar Makassar, yakni Direktur Utama Ali Gauli Arief, Direktur Operasional Rusdi Patara, serta Direktur Keuangan Aimansyah.
Dalam keterangannya, Nunung Andreas Wisnu menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi para pedagang, sekaligus mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di lingkungan pasar.
“Kami berharap seluruh pedagang di Pasar Pabaeng-Baeng dapat beralih ke sistem cashless. Selain lebih praktis, ini juga memudahkan akses pedagang terhadap layanan perbankan, termasuk permodalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan perilaku masyarakat yang semakin jarang menggunakan uang tunai menjadi peluang besar bagi pasar tradisional untuk beradaptasi. Dengan penggunaan QRIS Mandiri, transaksi jual beli di pasar diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kalau pedagang sudah menggunakan sistem digital, masyarakat juga tidak perlu repot membawa uang tunai. Ini tentu akan meningkatkan kenyamanan sekaligus potensi transaksi di pasar,” tambahnya.
Selain mendorong digitalisasi, Bank Mandiri juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan hingga Rp500 juta disiapkan, termasuk pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan.
“Bank Mandiri siap mendukung penuh pertumbuhan pedagang pasar melalui akses pembiayaan yang lebih mudah. Kami juga akan mengunjungi 18 pasar utama di Makassar, dan Pasar Pabaeng-Baeng menjadi simbol awal dari program digitalisasi ini,” jelas Nunung.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut baik langkah tersebut. Ia mengapresiasi kunjungan Bank Mandiri sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pasar tradisional di Kota Makassar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bank Mandiri. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh pedagang di pasar-pasar Makassar,” ungkapnya.
Ali berharap, pembinaan dari pihak perbankan dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga para pedagang semakin siap menghadapi era digital dan mampu meningkatkan daya saing usahanya.
Dengan langkah ini, Pasar Pabaeng-Baeng diharapkan menjadi model transformasi pasar tradisional menuju ekosistem digital yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Kunjungan ini dipimpin oleh Regional CEO Bank Mandiri Region X (Sulawesi dan Maluku), Nunung Andreas Wisnu, yang didampingi Direksi Perumda Pasar Makassar, yakni Direktur Utama Ali Gauli Arief, Direktur Operasional Rusdi Patara, serta Direktur Keuangan Aimansyah.
Dalam keterangannya, Nunung Andreas Wisnu menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi para pedagang, sekaligus mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di lingkungan pasar.
“Kami berharap seluruh pedagang di Pasar Pabaeng-Baeng dapat beralih ke sistem cashless. Selain lebih praktis, ini juga memudahkan akses pedagang terhadap layanan perbankan, termasuk permodalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan perilaku masyarakat yang semakin jarang menggunakan uang tunai menjadi peluang besar bagi pasar tradisional untuk beradaptasi. Dengan penggunaan QRIS Mandiri, transaksi jual beli di pasar diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kalau pedagang sudah menggunakan sistem digital, masyarakat juga tidak perlu repot membawa uang tunai. Ini tentu akan meningkatkan kenyamanan sekaligus potensi transaksi di pasar,” tambahnya.
Selain mendorong digitalisasi, Bank Mandiri juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan hingga Rp500 juta disiapkan, termasuk pinjaman hingga Rp100 juta tanpa jaminan.
“Bank Mandiri siap mendukung penuh pertumbuhan pedagang pasar melalui akses pembiayaan yang lebih mudah. Kami juga akan mengunjungi 18 pasar utama di Makassar, dan Pasar Pabaeng-Baeng menjadi simbol awal dari program digitalisasi ini,” jelas Nunung.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut baik langkah tersebut. Ia mengapresiasi kunjungan Bank Mandiri sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pasar tradisional di Kota Makassar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bank Mandiri. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh pedagang di pasar-pasar Makassar,” ungkapnya.
Ali berharap, pembinaan dari pihak perbankan dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga para pedagang semakin siap menghadapi era digital dan mampu meningkatkan daya saing usahanya.
Dengan langkah ini, Pasar Pabaeng-Baeng diharapkan menjadi model transformasi pasar tradisional menuju ekosistem digital yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
HUT ke-27, Perumda Pasar Makassar Ajak Pegawai Bekerja dengan Hati
Perumda Pasar Makassar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 di Kantor Perumda Pasar Makassar, Rabu (9/9/2026) siang. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan sekaligus penguatan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pedagang.
Kamis, 10 Sep 2026 07:56
Makassar City
80 Paket Sembako Diberikan Petugas Kebersihan, Apresiasi Garda Terdepan Pilah Sampah
Dalam semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perumda Pasar Makassar Raya memberikan perhatian dan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Rabu, 26 Agu 2026 19:15
Makassar City
Perkuat Pengelolaan Sampah Pasar, Pemilahan dari Sumber Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk di kawasan pasar yang menjadi salah satu sumber produksi sampah terbesar di perkotaan.
Selasa, 11 Agu 2026 07:12
Sulsel
Perumda Pasar Makassar dan IBK Nitro Buka Beasiswa untuk Anak Pedagang
Perumda Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar membuka Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar.
Rabu, 22 Jul 2026 23:05
Makassar City
Perumda Pasar Makassar Raya Tata Lapak dan Jalur Pedestrian Pasar Senggol
Perumda Pasar Makassar Raya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kawasan perdagangan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Jum'at, 10 Jul 2026 17:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan