Wali Kota Makassar Pilih Tingkatkan PAD Ketimbang Pangkas PPPK
Kamis, 02 Apr 2026 13:25
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memberikan keterangan terkait kebijakan pengurangan PPPK kepada awak media. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) daripada mengurangi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kebijakan ini diambil di tengah upaya sejumlah pemerintah daerah dalam mengendalikan belanja pegawai agar tetap berada pada kisaran ideal, yakni sekitar 30 persen.
"Berbagai macam strategi yang dilakukan. Nah, salah satu satu cara untuk menekan itu adalah menambah PAD. Artinya, kita harus memperketat ini dulu," jelasnya.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menilai pengurangan PPPK tidak dapat dilakukan secara instan karena berisiko. Menurutnya, diperlukan tahapan yang matang dengan mempertimbangkan kondisi ruang fiskal daerah.
"Kalau misalnya begini, risikonya juga kalau langsung dihilangkan (PPPK), kan ini harus punya tahapan, melihat ruang fiskal dan sebagainya," paparnya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa kebijakan pemutusan tenaga PPPK tidak boleh dilakukan secara serta-merta karena berpotensi menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, proses transisi dinilai penting untuk memitigasi risiko.
"Ini tidak boleh langsung serta-merta, ini langsung hilang! Kan ada dampak yang akan timbul dari hasil pada saat terjadi pemutusan itu," ucap Appi.
Munafri juga mengajak seluruh pihak untuk mengkaji kebijakan tersebut secara bersama-sama, sembari menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah.
"Ini kita kaji sama-sama. Di satu sisi, di dalam rangka untuk memaksimalkan ini, pendapatan harus dimaksimalkan," tukasnya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut dia, berkomitmen mengoptimalkan fiskal daerah, termasuk menutup berbagai celah kebocoran pendapatan.
"Bukan cuma menambah pendapatan baru, tetapi memastikan kebocoran-kebocoran itu bisa kita tutup supaya menjadi akumulasi untuk memberikan nilai akumulasi yang maksimal terhadap pendapatan yang ada di Kota Makassar. Dengan besarnya pendapatan, berarti beban biaya itu makin mengecil. Seperti itu," jabarnya.
Terkait target PAD Kota Makassar sebesar Rp2,3 triliun, Munafri mengakui tahun ini menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah, kata dia, tengah melakukan perhitungan secara cermat agar target tetap realistis.
"Iya, pasti akan berdampak. Makanya kita menghitung benar-benar karena kondisi ini kondisi di luar daripada dianggap kondisi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi memang harus jeli melihat ini," tutupnya.
Kebijakan ini diambil di tengah upaya sejumlah pemerintah daerah dalam mengendalikan belanja pegawai agar tetap berada pada kisaran ideal, yakni sekitar 30 persen.
"Berbagai macam strategi yang dilakukan. Nah, salah satu satu cara untuk menekan itu adalah menambah PAD. Artinya, kita harus memperketat ini dulu," jelasnya.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menilai pengurangan PPPK tidak dapat dilakukan secara instan karena berisiko. Menurutnya, diperlukan tahapan yang matang dengan mempertimbangkan kondisi ruang fiskal daerah.
"Kalau misalnya begini, risikonya juga kalau langsung dihilangkan (PPPK), kan ini harus punya tahapan, melihat ruang fiskal dan sebagainya," paparnya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa kebijakan pemutusan tenaga PPPK tidak boleh dilakukan secara serta-merta karena berpotensi menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, proses transisi dinilai penting untuk memitigasi risiko.
"Ini tidak boleh langsung serta-merta, ini langsung hilang! Kan ada dampak yang akan timbul dari hasil pada saat terjadi pemutusan itu," ucap Appi.
Munafri juga mengajak seluruh pihak untuk mengkaji kebijakan tersebut secara bersama-sama, sembari menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah.
"Ini kita kaji sama-sama. Di satu sisi, di dalam rangka untuk memaksimalkan ini, pendapatan harus dimaksimalkan," tukasnya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut dia, berkomitmen mengoptimalkan fiskal daerah, termasuk menutup berbagai celah kebocoran pendapatan.
"Bukan cuma menambah pendapatan baru, tetapi memastikan kebocoran-kebocoran itu bisa kita tutup supaya menjadi akumulasi untuk memberikan nilai akumulasi yang maksimal terhadap pendapatan yang ada di Kota Makassar. Dengan besarnya pendapatan, berarti beban biaya itu makin mengecil. Seperti itu," jabarnya.
Terkait target PAD Kota Makassar sebesar Rp2,3 triliun, Munafri mengakui tahun ini menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah, kata dia, tengah melakukan perhitungan secara cermat agar target tetap realistis.
"Iya, pasti akan berdampak. Makanya kita menghitung benar-benar karena kondisi ini kondisi di luar daripada dianggap kondisi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi memang harus jeli melihat ini," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Sidak THM Makassar, DPRD Temukan Pekerja Berusia 16 Tahun
Komisi A DPRD Kota Makassar menemukan pekerja di bawah umur dan izin usaha yang kedaluwarsa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan KIMA Square.
Jum'at, 16 Okt 2026 06:21
News
Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 15 Okt 2026 22:58
News
Kabut Asap di Makassar Picu Kekhawatiran ISPA
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar coffee morning membahas perkembangan pencemaran udara dan kabut asap di Kota Makassar.
Kamis, 15 Okt 2026 15:33
Makassar City
92 Persen Pengaduan Warga Makassar Berhasil Diselesaikan
Sebanyak 27.104 dari 29.389 pengaduan masyarakat yang masuk ke Pemerintah Kota Makassar telah diselesaikan sepanjang Juli 2025 hingga Oktober 2026.
Kamis, 15 Okt 2026 07:46
News
Pendaftar Nikah Gratis Pemkot Makassar Membeludak
Pendaftar program nikah massal gratis Pemerintah Kota Makassar pada 2026 telah melebihi kuota yang disiapkan, yakni 210 pasangan.
Rabu, 14 Okt 2026 18:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
2
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
3
Adira Finance Perluas Akses Pembiayaan Usai Integrasi Mandala Finance
4
Pelabuhan Parepare Catat Kenaikan Arus Penumpang dan Peti Kemas
5
AZKO Rayakan HUT ke-31, Tebar Promo hingga 60 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
2
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
3
Adira Finance Perluas Akses Pembiayaan Usai Integrasi Mandala Finance
4
Pelabuhan Parepare Catat Kenaikan Arus Penumpang dan Peti Kemas
5
AZKO Rayakan HUT ke-31, Tebar Promo hingga 60 Persen