Unhas Migrant Service Center Luncurkan Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang
Minggu, 23 Agu 2026 16:31
Unhas MSC meluncurkan program Kelas Migrant Batch 1 Training Bahasa dan Budaya Jepang, di MSC Unhas, Kampus Tamalanrea, Jumat (21/8/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Unhas Migrant Service Center (MSC) meluncurkan program Kelas Migrant Batch 1 Training Bahasa dan Budaya Jepang.
Program tersebut dirancang sebagai tahap persiapan bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Jepang, untuk meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan berbahasa, pemahaman terhadap budaya, serta kesiapan menghadapi standar kerja negara tujuan menjadi bagian penting dalam proses adaptasi calon pekerja migran.
Launching Kelas Migrant dibuka oleh Wakil Rektor V Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Amir Ilyas, didampingi Ketua UNHAS Migrant Service Center, Dr. Takdir Tahir, beserta jajaran pimpinan lainnya. Kegiatan berlangsung pada Jumat (21/8/2026), di MSC Unhas, Kampus Tamalanrea, Kota Makassar.
Prof. Amir Ilyas menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan berharap Kelas Migrant dapat terus berlanjut melalui pembukaan batch berikutnya.
Menurutnya, perluasan program dapat membuka kesempatan lebih besar bagi alumni dan masyarakat untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja internasional secara profesional.
“Kami berharap program ini terus berkelanjutan dan dapat membuka batch berikutnya, sehingga semakin banyak alumni maupun masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk bekerja secara profesional di luar negeri,” jelas Prof Amir.
Sementara itu, Dr. Takdir Tahir, menjelaskan bahwa Kelas Migrant Batch 1 merupakan langkah awal UNHAS Migrant Service Center dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi persaingan pasar kerja internasional, khususnya di Jepang.
Melalui program tersebut, Unhas bersama mitra berupaya membangun jalur persiapan yang lebih terstruktur bagi calon pekerja migran, mulai dari penguatan kemampuan bahasa hingga pemenuhan kompetensi yang dipersyaratkan oleh pasar kerja. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses kerja luar negeri bagi alumni dan masyarakat.
Batch pertama diikuti delapan peserta dari beragam latar belakang pendidikan. Mereka merupakan alumni Fakultas Keperawatan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Teknik Unhas, alumni Universitas Manado, dan lulusan sekolah menengah kejuruan.
Selama kurang lebih enam bulan, peserta akan mengikuti pembelajaran bahasa dan budaya Jepang dengan melibatkan pengajar dari Program Studi Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Unhas.
Proses pembelajaran tersebut diarahkan untuk membangun kompetensi komunikasi sekaligus pemahaman terhadap lingkungan sosial dan budaya kerja di negara tujuan.
Program itu juga menargetkan peserta memperoleh sertifikat kemampuan Bahasa Jepang level N4 serta memenuhi kualifikasi Specified Skilled Worker (SSW).
Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, peserta ditargetkan dapat berangkat ke Jepang pada Januari–Februari 2027 melalui PT Hadin Manpower, menyesuaikan job order yang tersedia.
Program tersebut dirancang sebagai tahap persiapan bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Jepang, untuk meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan berbahasa, pemahaman terhadap budaya, serta kesiapan menghadapi standar kerja negara tujuan menjadi bagian penting dalam proses adaptasi calon pekerja migran.
Launching Kelas Migrant dibuka oleh Wakil Rektor V Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Amir Ilyas, didampingi Ketua UNHAS Migrant Service Center, Dr. Takdir Tahir, beserta jajaran pimpinan lainnya. Kegiatan berlangsung pada Jumat (21/8/2026), di MSC Unhas, Kampus Tamalanrea, Kota Makassar.
Prof. Amir Ilyas menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan berharap Kelas Migrant dapat terus berlanjut melalui pembukaan batch berikutnya.
Menurutnya, perluasan program dapat membuka kesempatan lebih besar bagi alumni dan masyarakat untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja internasional secara profesional.
“Kami berharap program ini terus berkelanjutan dan dapat membuka batch berikutnya, sehingga semakin banyak alumni maupun masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk bekerja secara profesional di luar negeri,” jelas Prof Amir.
Sementara itu, Dr. Takdir Tahir, menjelaskan bahwa Kelas Migrant Batch 1 merupakan langkah awal UNHAS Migrant Service Center dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi persaingan pasar kerja internasional, khususnya di Jepang.
Melalui program tersebut, Unhas bersama mitra berupaya membangun jalur persiapan yang lebih terstruktur bagi calon pekerja migran, mulai dari penguatan kemampuan bahasa hingga pemenuhan kompetensi yang dipersyaratkan oleh pasar kerja. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses kerja luar negeri bagi alumni dan masyarakat.
Batch pertama diikuti delapan peserta dari beragam latar belakang pendidikan. Mereka merupakan alumni Fakultas Keperawatan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Teknik Unhas, alumni Universitas Manado, dan lulusan sekolah menengah kejuruan.
Selama kurang lebih enam bulan, peserta akan mengikuti pembelajaran bahasa dan budaya Jepang dengan melibatkan pengajar dari Program Studi Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Unhas.
Proses pembelajaran tersebut diarahkan untuk membangun kompetensi komunikasi sekaligus pemahaman terhadap lingkungan sosial dan budaya kerja di negara tujuan.
Program itu juga menargetkan peserta memperoleh sertifikat kemampuan Bahasa Jepang level N4 serta memenuhi kualifikasi Specified Skilled Worker (SSW).
Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, peserta ditargetkan dapat berangkat ke Jepang pada Januari–Februari 2027 melalui PT Hadin Manpower, menyesuaikan job order yang tersedia.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
KPTN-KTI 2026 Gelar Raker di Unhas, Perkuat Kolaborasi Majukan Mutu Pendidikan
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Rapat Kerja Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) 2026. Agenda tersebut digelar di Unhas Hotel & Convention, Rabu (19/8/2026).
Rabu, 19 Agu 2026 16:57
Sulsel
Mahasiswa KKN Unhas Hasilkan Infografis dan Buku Saku Alur Penanganan Perkara Tipidsus di Kejari Maros
Mahasiswa KKN Tematik Hukum 116 Universitas Hasanuddin di Kejaksaan Negeri Maros menghadirkan media edukasi untuk membantu masyarakat memahami proses tersebut dengan lebih sederhana.
Senin, 17 Agu 2026 15:50
Sulsel
Program Pengabdian Masyarakat, Dosen UMI-Unhas Dampingi Warga Jangan-jangan Produksi Herbal
Warga Desa Jangan-jangan, Kabupaten Barru, kini punya alasan baru untuk optimis menyambut masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.
Sabtu, 15 Agu 2026 16:33
News
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
Kopi Robusta asalan menghadapi persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan cita rasa, tetapi juga nilai ekonomi.
Sabtu, 15 Agu 2026 10:01
News
Unhas Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact
Aktivitas kewirausahaan di Universitas Hasanuddin (Unhas) berkembang melalui pengelolaan unit usaha, inovasi mahasiswa, pengembangan start-up, hingga bisnis di lingkungan kampus.
Jum'at, 14 Agu 2026 11:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
2
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
3
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
4
320 Peserta dari 52 Instansi Ramaikan PLN Mobile Padel Competition 2026 di Makassar
5
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
2
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
3
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
4
320 Peserta dari 52 Instansi Ramaikan PLN Mobile Padel Competition 2026 di Makassar
5
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026