Unhas Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact
Jum'at, 14 Agu 2026 11:28
Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Dr. Amir Ilyas, S.H., M.H., menerima penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Aktivitas kewirausahaan di Universitas Hasanuddin (Unhas) berkembang melalui pengelolaan unit usaha, inovasi mahasiswa, pengembangan start-up, hingga bisnis di lingkungan kampus. Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi ruang belajar bagi sivitas akademika, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi di sekitar kampus.
Perkembangan tersebut mendapat penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact dalam rangkaian Makassar Marketing Festival 2026 di Sandeq A Claro Makassar, Kamis (13/8/2026).
Penghargaan dari MCorp/MarkPlus Institute tersebut diberikan atas peran aktif Unhas dalam menerapkan nilai Entrepreneurial Marketing, yaitu Creativity, Innovation, Entrepreneurship, dan Leadership.
Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Dr. Amir Ilyas, S.H., M.H., mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan perkembangan ekosistem usaha yang dibangun Unhas.
Menurutnya, keberhasilan ekosistem tersebut tidak hanya diukur dari jumlah unit bisnis yang dimiliki, tetapi juga dari inovasi dan dampak yang dihasilkan.
“Penghargaan ini menggambarkan ekosistem usaha yang kita bangun di Unhas mulai berjalan. Yang penting bukan sekadar berapa banyak unit usaha yang kita punya, tetapi bagaimana aktivitas tersebut menghasilkan inovasi, membuka peluang, dan memberi dampak bagi ekonomi di sekitar kita,” ujar Prof. Amir.
Ekosistem kewirausahaan Unhas berkembang melalui berbagai unit usaha dan pengelolaan bisnis universitas, termasuk dukungan holding company. Mahasiswa juga mendapat ruang untuk mengembangkan ide bisnis, start-up, produk, maupun jasa berdasarkan potensi dan kebutuhan pasar.
Ruang tersebut memberi mahasiswa pengalaman mengembangkan gagasan menjadi kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Mereka dapat belajar memahami kebutuhan konsumen, mengembangkan produk atau jasa, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, serta membangun jejaring usaha.
“Inilah ekosistem yang terus kami bangun di Unhas. Kami ingin semangat kewirausahaan tidak hanya tumbuh di kalangan mahasiswa, tetapi juga di kalangan dosen dan sivitas akademika. Mereka perlu memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan, mengubah pengetahuan menjadi usaha, dan menghadirkan inovasi yang memberi nilai tambah serta dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian,” ungkap WR 5 itu.
Bagi Unhas, perkembangan kewirausahaan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan unit bisnis. Kampus juga menilai sejauh mana inovasi menghasilkan nilai, mahasiswa memperoleh pengalaman, dan kegiatan usaha memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.
Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact menjadi pengakuan atas upaya Unhas mengembangkan kewirausahaan dan inovasi di lingkungan kampus. Melalui ekosistem tersebut, pengetahuan dan gagasan sivitas akademika didorong menjadi produk, usaha, serta aktivitas yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.
Perkembangan tersebut mendapat penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact dalam rangkaian Makassar Marketing Festival 2026 di Sandeq A Claro Makassar, Kamis (13/8/2026).
Penghargaan dari MCorp/MarkPlus Institute tersebut diberikan atas peran aktif Unhas dalam menerapkan nilai Entrepreneurial Marketing, yaitu Creativity, Innovation, Entrepreneurship, dan Leadership.
Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas, Prof. Dr. Amir Ilyas, S.H., M.H., mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan perkembangan ekosistem usaha yang dibangun Unhas.
Menurutnya, keberhasilan ekosistem tersebut tidak hanya diukur dari jumlah unit bisnis yang dimiliki, tetapi juga dari inovasi dan dampak yang dihasilkan.
“Penghargaan ini menggambarkan ekosistem usaha yang kita bangun di Unhas mulai berjalan. Yang penting bukan sekadar berapa banyak unit usaha yang kita punya, tetapi bagaimana aktivitas tersebut menghasilkan inovasi, membuka peluang, dan memberi dampak bagi ekonomi di sekitar kita,” ujar Prof. Amir.
Ekosistem kewirausahaan Unhas berkembang melalui berbagai unit usaha dan pengelolaan bisnis universitas, termasuk dukungan holding company. Mahasiswa juga mendapat ruang untuk mengembangkan ide bisnis, start-up, produk, maupun jasa berdasarkan potensi dan kebutuhan pasar.
Ruang tersebut memberi mahasiswa pengalaman mengembangkan gagasan menjadi kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Mereka dapat belajar memahami kebutuhan konsumen, mengembangkan produk atau jasa, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, serta membangun jejaring usaha.
“Inilah ekosistem yang terus kami bangun di Unhas. Kami ingin semangat kewirausahaan tidak hanya tumbuh di kalangan mahasiswa, tetapi juga di kalangan dosen dan sivitas akademika. Mereka perlu memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan, mengubah pengetahuan menjadi usaha, dan menghadirkan inovasi yang memberi nilai tambah serta dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian,” ungkap WR 5 itu.
Bagi Unhas, perkembangan kewirausahaan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan unit bisnis. Kampus juga menilai sejauh mana inovasi menghasilkan nilai, mahasiswa memperoleh pengalaman, dan kegiatan usaha memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.
Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact menjadi pengakuan atas upaya Unhas mengembangkan kewirausahaan dan inovasi di lingkungan kampus. Melalui ekosistem tersebut, pengetahuan dan gagasan sivitas akademika didorong menjadi produk, usaha, serta aktivitas yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Unhas Tegaskan Narasi Militerisme dan Penutupan GOR saat PKKMB FIB Tidak Benar
Universitas Hasanuddin (Unhas) mengklarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial perihal dugaan pembajakan prosesi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, di Gedung Olahraga JK Arenatorium Unhas adalah tidak benar.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:35
Sulsel
40 Hari Mengabdi, 764 Mahasiswa KKN Unhas Tinggalkan Bantaeng
Sebanyak 764 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:21
News
Mahasiswa Unhas Luncurkan FreshPax dari Kulit Jeruk Pomelo
Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menciptakan FreshPax, lembaran kertas aktif yang dirancang untuk menyerap gas etilen dan memperpanjang masa simpan buah serta sayuran.
Kamis, 13 Agu 2026 20:03
News
Lemhannas Dorong Unhas Cetak SDM Unggul Indonesia Timur
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Dr. Ace Hasan Syadzily, menilai Unhas memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Kamis, 13 Agu 2026 17:28
Sulsel
Tim Cara'de BEM KMF TP UH Bekali Masyarakat Tinggimae Strategi Promosi Produk di Medsos
Perkembangan media sosial (medsos) membuka peluang baru bagi masyarakat desa untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara lebih luas.
Rabu, 12 Agu 2026 10:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
3
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
4
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
5
Rayakan HUT RI ke-81, XLSMART Tebar Promo Spesial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
3
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
4
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
5
Rayakan HUT RI ke-81, XLSMART Tebar Promo Spesial