Unhas & Konjen Australia Gelar Pameran 'Two Nations: A Friendship is Born'
Kamis, 17 Okt 2024 19:22
Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar menggelar pameran bertajuk “Two Nations: A Friendship is Born”. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar menggelar pameran bertajuk “Two Nations: A Friendship is Born”.
Pameran ini merupakan bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia, dan berlangsung di Pelataran AIC Lab, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, pada Kamis (17/10) pukul 16.00 Wita.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi serta kepercayaan yang diberikan oleh Konsulat Jenderal Australia untuk menghadirkan pameran ini.
Menurut dia, pameran ini akan memberikan gambaran mengenai hubungan sejarah antara Indonesia dan Australia.
“Ini bukan hanya pameran biasa, tapi menjadi bukti bagaimana peran dan hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dan Australia. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang selama ini diberikan untuk membangun dan menguatkan kemitraan Unhas bersama Konsulat Jenderal Australia di Makassar dalam berbagai bidang,” jelas Prof JJ.
Konjen Australia di Makassar, Todd Dias, juga mengungkapkan pameran ini menceritakan kisah dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia. Pameran ini menampilkan koleksi kliping, foto, sketsa oleh seniman perang Australia Tony Rafty, serta salinan surat resmi dari pemerintah dan warga negara Australia.
“Pameran ini menyoroti sejarah panjang dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia, dan kami senang membawanya ke Makassar. Ciri khas pameran ini adalah menunjukkan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia yang dibagikan pemerintah dan masyarakat Australia,” jelas Todd Dias.
Pameran ini akan berlangsung hingga Rabu (30/10) mendatang, menampilkan koleksi kliping, foto, sketsa, hingga salinan surat resmi dari pemerintah dan warga negara Australia. Pada pembukaan pameran, turut hadir alumni IKAMA dan mahasiswa Unhas.
Pameran ini merupakan bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia, dan berlangsung di Pelataran AIC Lab, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, pada Kamis (17/10) pukul 16.00 Wita.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi serta kepercayaan yang diberikan oleh Konsulat Jenderal Australia untuk menghadirkan pameran ini.
Menurut dia, pameran ini akan memberikan gambaran mengenai hubungan sejarah antara Indonesia dan Australia.
“Ini bukan hanya pameran biasa, tapi menjadi bukti bagaimana peran dan hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dan Australia. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang selama ini diberikan untuk membangun dan menguatkan kemitraan Unhas bersama Konsulat Jenderal Australia di Makassar dalam berbagai bidang,” jelas Prof JJ.
Konjen Australia di Makassar, Todd Dias, juga mengungkapkan pameran ini menceritakan kisah dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia. Pameran ini menampilkan koleksi kliping, foto, sketsa oleh seniman perang Australia Tony Rafty, serta salinan surat resmi dari pemerintah dan warga negara Australia.
“Pameran ini menyoroti sejarah panjang dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia, dan kami senang membawanya ke Makassar. Ciri khas pameran ini adalah menunjukkan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia yang dibagikan pemerintah dan masyarakat Australia,” jelas Todd Dias.
Pameran ini akan berlangsung hingga Rabu (30/10) mendatang, menampilkan koleksi kliping, foto, sketsa, hingga salinan surat resmi dari pemerintah dan warga negara Australia. Pada pembukaan pameran, turut hadir alumni IKAMA dan mahasiswa Unhas.
(TRI)
Berita Terkait
News
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
Melalui Australia Experience Day, Indosat mempertemukan ekosistem pemerintah, pendidikan, perjalanan, dan konektivitas untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan sebelum berangkat ke Australia.
Kamis, 01 Okt 2026 14:51
News
HSDC 2026 Resmi Ditutup, Unhas Apresiasi Ajang Pengembangan Karakter Pelajar
Gelaran kompetisi tingkat pelajar Hasanuddin School Debating Competition (HSDC) 2026 resmi ditutup pada Minggu (27/9) di Dental Centre Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar.
Selasa, 29 Sep 2026 15:21
News
Unhas Dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif di PKM Award 2026
Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih tiga penghargaan pada Program Kreativitas Mahasiswa Award (PKM Award) Tahun 2026, di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Senin (21/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 06:09
News
Telkomsel dan Unhas Perkuat Akses Magang Virtual untuk Mahasiswa
Telkomsel menjawab tantangan zaman dengan cara memperluas akses program Virtual Internship (Virtuship) ke Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Selasa, 22 Sep 2026 21:58
News
Unhas Tuan Rumah Forum Warek Akademik PTN se-Indonesia
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Forum Wakil Rektor Bidang Akademik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia yang berlangsung di Unhas Hotel and Convention, Makassar, Kamis (17/9/2026).
Kamis, 17 Sep 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
MK Tak Menemukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA