4.929 Personel Gabungan Amankan Perayaan Nataru di Sulsel

Jum'at, 20 Des 2024 15:02
4.929 Personel Gabungan Amankan Perayaan Nataru di Sulsel
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono saat sesi wawancara door stop di halaman Mabes Polda Sulsel. Foto: Dewan
Comment
Share
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan akan menurunkan pasukan gabungan dalam operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang terdiri dari TNI bersama instansi lainnya sebanyak 4.929 personel, Jumat (20/12/2024).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono. Ia mengatakan bahwa Polri siap melakukan pengamanan di rumah ibadah saat menyambut Malam Natal ke depan.

"Khusus Polda Sulsel beserta jajaran ada 2900 personel, kemudian dibantu TNI beserta stakeholder lainnya sebanyak 2029, totalnya 4.929 personel. Fokus pengaman pertama di lokasi tempat ibadah Gereja dan puncak malam tahun baru kita akan melakukan pengamanan di lalu lintas yang dilakukan oleh Dirlantas beserta Dishub," jelasnya saat wawancara door stop di halaman Mabes Polda Sulsel.

Kemudian, orang nomor satu Polda Sulsel ini menambahkan, akan melaksanakan pengamanan di tempat wisata di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan ia mengimbau agar tidak melakukan perjalanan di laut selama musim hujan.

"Pada tanggal 1 sampai 2 Januari 2025, kami (Polri) akan melakukan pengamanan objek-objek wisata yang ada di wilayah Sulawesi Selatan supaya masyarakat melaksanakan kegiatan libur dengan lancar dan tidak terjadi sesuatu hal yang negatif," kata Yudhi.

"Adapun pengamanan jalur laut di pelabuhan apalagi dengan adanya cuaca ekstrem kita harus antisipasi kalau membahayakan itu tidak usah melakukan perjalanan melalui jalur laut," tambahnya.

Lalu, mantan Kapolrestabes Makassar itu juga menuturkan akan membagi beberapa titik pengamanan yang tersebar di antaranya pos pengamanan hingga tempat lokasi malam tahun baru 2025.

"Adapun juga jumlah tempat pos pengamanan di wilayah Sulsel yaitu 26 pos pengamanan, 25 pos pelayanan, 9 pos terpadu, 991 Gereja, 18 pelabuhan, terminal 29, 9 bandara, 41 pasar kerja, 39 objek wisata, dan 31 lokasi malam tahun baru," tuturnya.

Terakhir, mantan Kapolsektif Brebes ini menegaskan bahwa Polda Sulsel akan melakukan operasi narkoba, operasi miras hingga operasi antisipasi pencurian kendaraan di malam tahun baru mendatang.
(GUS)
Berita Terkait
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru