Tim SAR Berhasil Evakuasi 18 Penumpang KM Nuraila di Perairan Selayar
Kamis, 06 Feb 2025 21:37
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dan mengevakuasi 18 penumpang kapal KM Nuraila GT 50 di perairan Pulau Polassi Kabupaten Selayar, setelah kemudi kapal rusak hingga terombang-ambing di laut.
MAKASSAR - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dan mengevakuasi 18 penumpang kapal KM Nuraila GT 50 di perairan Pulau Polassi Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, setelah kemudi kapal rusak hingga terombang-ambing di lautan.
Diketahui, Kapal KM Nuraila yang berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar dengan membawa penumpang dan pasien rujukan, mengalami patah kemudi pada Rabu (05/02/2025) sekitar pukul 22.00 Wita. Sehingga ditolong oleh tim SAR untuk evakuasi.
"Delapan belas penumpang kapal KM. Nuraila yang terombang-ambang di perairan Pulau Polassi telah ditemukan, dan sekarang masih proses evakuasi menuju Pulau Tambolongan," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Muh Arif Anwar, Kamis (06/02/2025).
Kejadian tepatnya, yaitu saat kapal dalam perjalanan antara Pulau Polassi dan Jampea atau sekitar kurang lebih 45 NM dari Pelabuhan Benteng. Mendapat laporan ini, Basarnas Makassar mengerahkan rescuer Pos SAR Selayar menuju ke posisi KM Nuraila yang sudah diketahui titik koordinatnya setelah sempat berkoordinasi dengan salah satu awak kapal, pada Kamis (06/02/2025) sekitar pukul 10.10 Wita.
Selanjutnya, bersama dengan personil Pos AL Selayar, Polair Selayar, BPBD, pemerintah dan nelayan setempat bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat milik Basarnas Pos Sar Selayar.
Sekitar Pukul 17.00 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kapal KM Nuraila di sebelah timur perairan Polassi dan selanjutnya Kapal ditarik KM Cermerlan menuju perairan Pulau Tambolongan dengan didampingi Rib Pos SAR Selayar.
Berikut Data Korban yang berhasil dievakuasi:
Nahkoda : Abd Hamid
KKM : Ambang
ABK :
1. Jusdi
2. Masahura
3. Umar
4. Daeng Pasolong
5. Pangsake
6. Rahmat
Penumpang :
1. Andi Awam
2. Rahmi
3. Bau Siang
4. Raba Ali
5. Hadi
6. Andi Arung
7. Hj. Andi Masni
8. Andi Rahman
9. Syamsuddin
10. Pak Baso
Diketahui, Kapal KM Nuraila yang berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar dengan membawa penumpang dan pasien rujukan, mengalami patah kemudi pada Rabu (05/02/2025) sekitar pukul 22.00 Wita. Sehingga ditolong oleh tim SAR untuk evakuasi.
"Delapan belas penumpang kapal KM. Nuraila yang terombang-ambang di perairan Pulau Polassi telah ditemukan, dan sekarang masih proses evakuasi menuju Pulau Tambolongan," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Muh Arif Anwar, Kamis (06/02/2025).
Kejadian tepatnya, yaitu saat kapal dalam perjalanan antara Pulau Polassi dan Jampea atau sekitar kurang lebih 45 NM dari Pelabuhan Benteng. Mendapat laporan ini, Basarnas Makassar mengerahkan rescuer Pos SAR Selayar menuju ke posisi KM Nuraila yang sudah diketahui titik koordinatnya setelah sempat berkoordinasi dengan salah satu awak kapal, pada Kamis (06/02/2025) sekitar pukul 10.10 Wita.
Selanjutnya, bersama dengan personil Pos AL Selayar, Polair Selayar, BPBD, pemerintah dan nelayan setempat bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat milik Basarnas Pos Sar Selayar.
Sekitar Pukul 17.00 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kapal KM Nuraila di sebelah timur perairan Polassi dan selanjutnya Kapal ditarik KM Cermerlan menuju perairan Pulau Tambolongan dengan didampingi Rib Pos SAR Selayar.
Berikut Data Korban yang berhasil dievakuasi:
Nahkoda : Abd Hamid
KKM : Ambang
ABK :
1. Jusdi
2. Masahura
3. Umar
4. Daeng Pasolong
5. Pangsake
6. Rahmat
Penumpang :
1. Andi Awam
2. Rahmi
3. Bau Siang
4. Raba Ali
5. Hadi
6. Andi Arung
7. Hj. Andi Masni
8. Andi Rahman
9. Syamsuddin
10. Pak Baso
(GUS)
Berita Terkait
News
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
Pelindo Regional 4 mencatat jumlah penumpang mencapai 758.291 orang hingga H+10, atau naik 10,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 686.770 orang.
Rabu, 01 Apr 2026 14:25
News
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan resmi ditutup pada Jumat malam (23/1/2026), setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban.
Jum'at, 23 Jan 2026 22:22
News
Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Bagian Tubuh Korban Kesepuluh Pesawat ATR 42-500
Upaya pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, kembali membuahkan hasil.
Jum'at, 23 Jan 2026 10:03
News
Black Box Pesawat ATR 42-500 Masuk Tahap Investigasi KNKT
Black box pesawat ATR 42-500 yang ditemukan Tim SAR gabungan pada Rabu (21/1/2026) resmi diserahkan kepada Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Kamis, 22 Jan 2026 08:35
News
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
Proses evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, dilakukan melalui operasi berisiko.
Selasa, 20 Jan 2026 19:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RUPST Danamon: Setujui Dividen Rp1,4 Triliun dan Perombakan Pengurus
2
Menteri Imipas Lantik Dua Pimpinan Tinggi Madya
3
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bekali Siswa Hadapi Dunia Kuliah
4
Tembus Empat Besar Nasional, UNM Terima 3.830 Mahasiswa Baru Jalur SNBP
5
1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RUPST Danamon: Setujui Dividen Rp1,4 Triliun dan Perombakan Pengurus
2
Menteri Imipas Lantik Dua Pimpinan Tinggi Madya
3
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bekali Siswa Hadapi Dunia Kuliah
4
Tembus Empat Besar Nasional, UNM Terima 3.830 Mahasiswa Baru Jalur SNBP
5
1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina