Mampu Jaga Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Sulsel Jadi Rujukan Nasional
Minggu, 30 Mar 2025 09:18
Inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan kembali mendapat apresiasi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan kembali mendapat apresiasi. Gerakan Pangan Murah (GPM) yang pertama kali diinisiasi oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, kini telah menjadi program rujukan nasional.
Program yang dicanangkan sejak 2022 ini telah memberikan dampak signifikan dalam menekan harga bahan pokok serta memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau. Kesuksesan program ini pun menginspirasi berbagai daerah di Indonesia untuk mengadopsi konsep serupa.
Gubernur Andi Sudirman secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah serentak di 24 kabupaten/kota di Sulsel, dengan pusat kegiatan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, pada Rabu, 26 Maret 2025.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi; Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina; Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono; serta pejabat lingkup Pemprov Sulsel dan unsur Forkopimda Sulsel.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Sulsel dalam mengawal ketahanan pangan nasional.
“Kami mengapresiasi gerakan pangan murah yang pertama kali diinisiasi oleh Pemprov Sulsel dan kini telah dilaksanakan secara serentak di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia,” ujarnya.
Maino juga mengungkapkan bahwa secara nasional, Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan sebanyak 2.528 kali oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia, dengan Sulsel berkontribusi sebanyak 193 kali atau hampir 1 persen dari total penyelenggaraan.
“Keberhasilan Sulsel dalam menjalankan program ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Dengan harga bahan pokok yang terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Maino.
Program yang dicanangkan sejak 2022 ini telah memberikan dampak signifikan dalam menekan harga bahan pokok serta memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau. Kesuksesan program ini pun menginspirasi berbagai daerah di Indonesia untuk mengadopsi konsep serupa.
Gubernur Andi Sudirman secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah serentak di 24 kabupaten/kota di Sulsel, dengan pusat kegiatan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, pada Rabu, 26 Maret 2025.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi; Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina; Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono; serta pejabat lingkup Pemprov Sulsel dan unsur Forkopimda Sulsel.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Sulsel dalam mengawal ketahanan pangan nasional.
“Kami mengapresiasi gerakan pangan murah yang pertama kali diinisiasi oleh Pemprov Sulsel dan kini telah dilaksanakan secara serentak di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia,” ujarnya.
Maino juga mengungkapkan bahwa secara nasional, Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan sebanyak 2.528 kali oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia, dengan Sulsel berkontribusi sebanyak 193 kali atau hampir 1 persen dari total penyelenggaraan.
“Keberhasilan Sulsel dalam menjalankan program ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Dengan harga bahan pokok yang terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Maino.
(GUS)
Berita Terkait
News
Aktivasi Serentak 480 SPPG 3T di Wilayah Timur Indonesia
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
Jum'at, 02 Okt 2026 23:19
News
Gubernur Bekali Praja IPDN Sulsel tentang Integritas, Kejujuran dan Kerja Keras
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan ceramah umum kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Rabu (30/9/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 11:06
News
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:02
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
Ekbis
Harga Cabai Naik, TPID Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah di Makassar
Pelaksanaan GPM diarahkan pada prinsip 4T, yakni tepat lokasi, tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat komoditas.
Rabu, 30 Sep 2026 20:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka