Makassar Half Marathon 2025 Ditarget Diikuti 10 Ribu Peserta
Jum'at, 16 Mei 2025 22:57
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, bakal menggelar Makassar Half Marathon (MHM) 2025. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, bakal menggelar Makassar Half Marathon (MHM) 2025.
MHM 2025 mengusung "Loud and Proud" yang akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, pada tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 2025, mendatang.
MHM 2025 ini merupakan ajang lari tahunan ini menjadi salah satu terbesar di Indonesia Timur. Ditargetkan, peserta lari yang mengikuti MHM 2025 ini sebanyak 10 ribu peserta.
Fonder MHM, Arief Rachman Nur, menyebut jumlah peserta saat ini telah mencapai 9.000 orang.
Ia merincikan, para peserta 75 persen berasal dari Sulawesi Selatan, 34 persen adalah perempuan, dan 52 persen merupakan kelompok milenial.
“Yang membedakan tahun ini dengan sebelumnya, MHM dilaksanakan selama dua hari karena kapasitas venue terbatas,” ujar Arief, pada Konfrensi Pers MHM 2025, di Kantor Dispora Makassar, pada Jumat (16/5/2025).
Ia merinci, 5.000 peserta akan berlari di hari pertama untuk kategori 5K, dan 5K lainnya. Di hari kedua untuk kategori 10K dan Half Marathon (HM).
Panitia juga menyiapkan race pack collection selama tiga hari, yakni 29–31 Mei, guna menghindari penumpukan peserta.
Pada pagi 31 Mei, sebagian peserta akan lebih dulu mengikuti race 10K dan 5K, sebelum race pack dibuka kembali pada sore harinya.
Adapun alokasi slot peserta dibagi ke dalam beberapa kategori yakni 2.000 slot untuk 5K, 3.000 untuk 10K, dan 5.000 untuk kategori Half Marathon nasional dan terbuka.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Makassar, Andi Muh Yasir mengatakan kegiatan pemanasan akan dilaksanakan pada pekan ini.
"Pekan ini kita akan melakukan lari bersama sebagai pemanasan. Agar otot tidak kaget saat lari," ujar Yasir.
Diketahui, MHM pertama kali digelar pada 2013, dan mulai dikelola oleh pemerintah pada 2016. Tahun ini, panitia melakukan sejumlah perbaikan agar penyelenggaraan memenuhi standar internasional.
MHM 2025 mengusung "Loud and Proud" yang akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, pada tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 2025, mendatang.
MHM 2025 ini merupakan ajang lari tahunan ini menjadi salah satu terbesar di Indonesia Timur. Ditargetkan, peserta lari yang mengikuti MHM 2025 ini sebanyak 10 ribu peserta.
Fonder MHM, Arief Rachman Nur, menyebut jumlah peserta saat ini telah mencapai 9.000 orang.
Ia merincikan, para peserta 75 persen berasal dari Sulawesi Selatan, 34 persen adalah perempuan, dan 52 persen merupakan kelompok milenial.
“Yang membedakan tahun ini dengan sebelumnya, MHM dilaksanakan selama dua hari karena kapasitas venue terbatas,” ujar Arief, pada Konfrensi Pers MHM 2025, di Kantor Dispora Makassar, pada Jumat (16/5/2025).
Ia merinci, 5.000 peserta akan berlari di hari pertama untuk kategori 5K, dan 5K lainnya. Di hari kedua untuk kategori 10K dan Half Marathon (HM).
Panitia juga menyiapkan race pack collection selama tiga hari, yakni 29–31 Mei, guna menghindari penumpukan peserta.
Pada pagi 31 Mei, sebagian peserta akan lebih dulu mengikuti race 10K dan 5K, sebelum race pack dibuka kembali pada sore harinya.
Adapun alokasi slot peserta dibagi ke dalam beberapa kategori yakni 2.000 slot untuk 5K, 3.000 untuk 10K, dan 5.000 untuk kategori Half Marathon nasional dan terbuka.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Makassar, Andi Muh Yasir mengatakan kegiatan pemanasan akan dilaksanakan pada pekan ini.
"Pekan ini kita akan melakukan lari bersama sebagai pemanasan. Agar otot tidak kaget saat lari," ujar Yasir.
Diketahui, MHM pertama kali digelar pada 2013, dan mulai dikelola oleh pemerintah pada 2016. Tahun ini, panitia melakukan sejumlah perbaikan agar penyelenggaraan memenuhi standar internasional.
(GUS)
Berita Terkait
News
1.300 Pelari Ramaikan Livin' Galesong Trail Run: Dukung Sport Tourism, Gerakkan Ekonomi Lokal
Suasana kawasan Padivalley, Pattallasang, Sulawesi Selatan, dipenuhi semangat para pelari pada Minggu (10/5) dalam ajang Livin’ Galesong Trail Run 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 20:18
News
MHM Diapresiasi Sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Ketua BPD PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan event nasional Makassar Half Marathon yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap sektor perhotelan, restoran dan pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Makassar.
Jum'at, 08 Mei 2026 19:38
News
SMARTFREN Fun Run Manado 2026, Olahraga Seru dengan Dukungan Jaringan Andal
Melalui brand SMARTFREN, perusahaan ini menggelar SMARTFREN Fun Run Manado 2026, sebuah kegiatan olahraga komunitas yang memadukan semangat hidup sehat dengan pengalaman digital berbasis jaringan yang andal.
Minggu, 12 Apr 2026 14:42
Makassar City
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali akhir pekan dengan berlari bersama komunitas pelari dari Balai Kota Makassar, Ahad (5/4/2026).
Minggu, 05 Apr 2026 14:18
Sports
Emados Berangkatkan 30 Pelari Indonesia ke Ajang Lari Eropa
Program lari dengan konsep berbeda dihadirkan oleh Emados melalui 'Emados SuperHalfs Challenge'. Sebanyak 30 pelari Indonesia akan dikirim ke Eropa.
Sabtu, 28 Mar 2026 17:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa