Bawa Kuliah Umum di UMI, Menteri Ketenagakerjaan Dorong Mahasiswa Tingkatkan Produktivitas
Sabtu, 26 Jul 2025 11:55
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli saat memaparkan kuliah umum di Auditorium Al Jibra, UMI, Sabtu (26/7/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kuliah umum, dengan tema "Kompetensi Kesiapan dan Daya Saing pada Bursa Kerja Nasional dan Global, di Auditorium Al Jibra UMI, Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa UMI dari berbagai fakultas, pimpinan kampus UMI, jajaran pimpinan yayasan wakaf UMI, 450 mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UMI, Prof Hambali Thalib menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli, beserta jajarannya atas kunjungannya ke UMI, yang diharapkan mampu berkolaborasi di masa depan.
"Kunjungan pak menteri adalah kehormatan dan momentum strategis bagi UMI untuk memperkuat peran sebagai kampus peradaban dan penggerak kemajuan bangsa. Kami juga mengapresiasi atas kesediaan bapak hadir di kampus ini sebagai bagian dari kepedulian Bapak Menteri Ketenagakerjaan terhadap pengembangan SDM unggul dan berdaya saing di kawasan Timur Indonesia," ucapnya.
Guru Besar Fakultas Hukum UMI ini juga menuturkan, Rumah Sakit (RS) Pendidikan Ibnu Sina adalah RS pertama di Indonesia Timur yang ditunjuk secara resmi pada tahun 2022 sebagai pusat pemeriksaan kesehatan pekerja migran Indonesia, yang sejalan dengan komitmen UMI dalam perlindungan pekerja migran Indonesia dan pembuatan keselamatan kerja.
"UMI merupakan kampus swasta terbesar di Indonesia Timur yang berdiri sejak 1954 telah berkontribusi mencetak kurang lebih 120.000 alumni yang mengabdi di berbagai sektor termasuk Ketenagakerjaan industri dan pemerintahan bumi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah telah mengembangkan paradigma kampus ilmu dan kampus ibadah yang melahirkan insang-insan profesional berintegritas religius dan berjiwa nasionalis," lanjutnya dalam sambutan.
Prof Hambali Thalib menambahkan, UMI siap bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan mengintegrasikan sistem pelatihan dari UMI dengan Dinas Ketenagakerjaan di masa depan.
"UMI siap menjadi tuan rumah dan siap menjadi pilot proyek pelatihan dan pemagangan tenaga kerja lokal berbasis potensi daerah atau maritim pertambangan digital ekonomi pertanian modern. Universitas Muslim Indonesia siap bekerja sama dalam pembentukan pusat ergonomi dan keselamatan kerja yang menggabungkan keahlian teknik industri di kawasan industri Sulawesi dan Indonesia Timur," pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli menjelaskan program strategis Kemnaker 2025-2029 yakni transformasi balai Latihan Kerja dengan mendukung berbagai program prioritas pemerintah, fokus pada future aktif dan kebutuhan industri.
"Pekerjaan yang layak dan insklusifitas bagi kelompok rentan seperti pekerja disabilitas, wanita dan lain-lain. Lalu penyusunan regulasi ketenagakerjaan seperti pekerja platform, UU Ketenagakerjaan, upah minimum, TKA, PKWT, outsourcing, PHK, dan pesangon; serta penerapan hubungan industrial transformatif," ujarnya dalam kuliah umum.
Guru Besar Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengungkapkan, beberapa tantangan kerja ke dapan di antaranya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, perubahan teknologi yang cepat, persaingan global, dan sebagainya.
"Saya sangat sadar bahwa kita membutuhkan engine birokrasi yang kuat yang aktif, profesional, penuh integritas dan saya menghabiskan cukup banyak efort untuk melakukan transformasi internal dan itu kata kuncinya adalah yang membangun SDM," ungkapnya.
Alumnus Virginia Polytechnic Institute and State University, Amerika Serikat ini mengatakan, sebanyak 145 juta angkatan kerja yakni terdiri 85 persen merupakan lulusan SD, SMP, SMA/SMK. Sedangkan lulusan perguruan tinggi hanya 15 persen.
Kata Prof Yassierli potret transformasi struktural ketenagakerjaan tidak mudah, karena sebagian besar memilki latar belakang pendidikan maksimum SMA.
"Sektor pekerjaan itu disebut dengan formal dan informal, sektor formal itu adalah dia penerima upah dia bekerja di perusahaan kemudian kontraknya jelas upah bulanannya jelas itu adalah sektor formal sektor informal bisa jadi dia adalah freelance bekerja harian pekerja lepas wirausaha," kata dia.
Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa UMI dari berbagai fakultas, pimpinan kampus UMI, jajaran pimpinan yayasan wakaf UMI, 450 mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UMI, Prof Hambali Thalib menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli, beserta jajarannya atas kunjungannya ke UMI, yang diharapkan mampu berkolaborasi di masa depan.
"Kunjungan pak menteri adalah kehormatan dan momentum strategis bagi UMI untuk memperkuat peran sebagai kampus peradaban dan penggerak kemajuan bangsa. Kami juga mengapresiasi atas kesediaan bapak hadir di kampus ini sebagai bagian dari kepedulian Bapak Menteri Ketenagakerjaan terhadap pengembangan SDM unggul dan berdaya saing di kawasan Timur Indonesia," ucapnya.
Guru Besar Fakultas Hukum UMI ini juga menuturkan, Rumah Sakit (RS) Pendidikan Ibnu Sina adalah RS pertama di Indonesia Timur yang ditunjuk secara resmi pada tahun 2022 sebagai pusat pemeriksaan kesehatan pekerja migran Indonesia, yang sejalan dengan komitmen UMI dalam perlindungan pekerja migran Indonesia dan pembuatan keselamatan kerja.
"UMI merupakan kampus swasta terbesar di Indonesia Timur yang berdiri sejak 1954 telah berkontribusi mencetak kurang lebih 120.000 alumni yang mengabdi di berbagai sektor termasuk Ketenagakerjaan industri dan pemerintahan bumi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah telah mengembangkan paradigma kampus ilmu dan kampus ibadah yang melahirkan insang-insan profesional berintegritas religius dan berjiwa nasionalis," lanjutnya dalam sambutan.
Prof Hambali Thalib menambahkan, UMI siap bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan mengintegrasikan sistem pelatihan dari UMI dengan Dinas Ketenagakerjaan di masa depan.
"UMI siap menjadi tuan rumah dan siap menjadi pilot proyek pelatihan dan pemagangan tenaga kerja lokal berbasis potensi daerah atau maritim pertambangan digital ekonomi pertanian modern. Universitas Muslim Indonesia siap bekerja sama dalam pembentukan pusat ergonomi dan keselamatan kerja yang menggabungkan keahlian teknik industri di kawasan industri Sulawesi dan Indonesia Timur," pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli menjelaskan program strategis Kemnaker 2025-2029 yakni transformasi balai Latihan Kerja dengan mendukung berbagai program prioritas pemerintah, fokus pada future aktif dan kebutuhan industri.
"Pekerjaan yang layak dan insklusifitas bagi kelompok rentan seperti pekerja disabilitas, wanita dan lain-lain. Lalu penyusunan regulasi ketenagakerjaan seperti pekerja platform, UU Ketenagakerjaan, upah minimum, TKA, PKWT, outsourcing, PHK, dan pesangon; serta penerapan hubungan industrial transformatif," ujarnya dalam kuliah umum.
Guru Besar Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengungkapkan, beberapa tantangan kerja ke dapan di antaranya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, perubahan teknologi yang cepat, persaingan global, dan sebagainya.
"Saya sangat sadar bahwa kita membutuhkan engine birokrasi yang kuat yang aktif, profesional, penuh integritas dan saya menghabiskan cukup banyak efort untuk melakukan transformasi internal dan itu kata kuncinya adalah yang membangun SDM," ungkapnya.
Alumnus Virginia Polytechnic Institute and State University, Amerika Serikat ini mengatakan, sebanyak 145 juta angkatan kerja yakni terdiri 85 persen merupakan lulusan SD, SMP, SMA/SMK. Sedangkan lulusan perguruan tinggi hanya 15 persen.
Kata Prof Yassierli potret transformasi struktural ketenagakerjaan tidak mudah, karena sebagian besar memilki latar belakang pendidikan maksimum SMA.
"Sektor pekerjaan itu disebut dengan formal dan informal, sektor formal itu adalah dia penerima upah dia bekerja di perusahaan kemudian kontraknya jelas upah bulanannya jelas itu adalah sektor formal sektor informal bisa jadi dia adalah freelance bekerja harian pekerja lepas wirausaha," kata dia.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
UMI Makassar menjadi tuan rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional yang diselenggarakan Bina Talenta Ditjen Risbang Kemdiktisaintek bekerja sama dengan LP2S UMI.
Rabu, 10 Jun 2026 18:39
News
Seleksi Calon Mahasiswa Tahfizh/Tahfizhah FK UMI Resmi Dibuka
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, secara resmi membuka kegiatan Seleksi Calon Mahasiswa Tahfizh/Tahfizhah Fakultas Kedokteran UMI Tahun Akademik 2026/2027
Rabu, 10 Jun 2026 15:22
News
Sambut Milad ke-72, Yayasan Wakaf UMI Beri Bonus Gaji bagi Seluruh Dosen dan Staf
Dalam rangka Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia (UMI), Yayasan Wakaf UMI memberikan apresiasi berupa bonus sebesar satu kali gaji bulanan bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMI.
Selasa, 09 Jun 2026 15:34
News
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
BRIN terus mengembangkan berbagai riset strategis untuk menjawab tantangan global, terutama perubahan iklim serta upaya mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional.
Senin, 08 Jun 2026 16:50
Sulsel
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
PPs UMI menggelar International Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (8/6/2026).
Senin, 08 Jun 2026 16:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026