Dukung Sekolah Rakyat, Kemenkum Sulsel Dorong Peran Penyuluh Hukum Jadi Pendidik
Minggu, 03 Agu 2025 19:48
MAKASSAR - Program Sekolah Rakyat yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi terobosan strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia melalui jalur pendidikan.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melalui peran aktif penyuluh hukum didorong untuk dapat menjadi pendidik dalam ruang belajar.
Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Asta Cita keempat, Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang selama ini tercegah dari akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Sekolah ini hadir dengan model berasrama penuh, mengintegrasikan pendidikan akademik dengan penguatan karakter melalui pilar kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, dan keagamaan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyambut baik keberadaan Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata eksistensi negara di tengah kehidupan masyarakat. “Kami di Kanwil Kemenkum Sulsel sangat mendukung penuh program ini. Melalui kehadiran penyuluh hukum, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda dari keluarga prasejahtera tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang hak, kewajiban, serta nilai-nilai konstitusional,” ujarnya.
Para penyuluh hukum dari Kanwil Kemenkum Sulsel berperan memberikan materi-materi dasar hukum secara kontekstual dan menyenangkan, sesuai tingkat pemahaman anak-anak. Ini mencakup pengenalan hak anak, perlindungan hukum, pentingnya menghargai perbedaan, hingga nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan, namun juga tumbuh sebagai warga negara yang sadar hukum, menjunjung tinggi keadilan, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial yang inklusif.
Dengan target 159 titik Sekolah Rakyat hingga akhir 2025 dan 15.000 siswa dari latar belakang ekonomi rentan, kehadiran penyuluh hukum menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi sosial secara menyeluruh, khususnya di wilayah Sulsel.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melalui peran aktif penyuluh hukum didorong untuk dapat menjadi pendidik dalam ruang belajar.
Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Asta Cita keempat, Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang selama ini tercegah dari akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Sekolah ini hadir dengan model berasrama penuh, mengintegrasikan pendidikan akademik dengan penguatan karakter melalui pilar kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, dan keagamaan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyambut baik keberadaan Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata eksistensi negara di tengah kehidupan masyarakat. “Kami di Kanwil Kemenkum Sulsel sangat mendukung penuh program ini. Melalui kehadiran penyuluh hukum, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda dari keluarga prasejahtera tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang hak, kewajiban, serta nilai-nilai konstitusional,” ujarnya.
Para penyuluh hukum dari Kanwil Kemenkum Sulsel berperan memberikan materi-materi dasar hukum secara kontekstual dan menyenangkan, sesuai tingkat pemahaman anak-anak. Ini mencakup pengenalan hak anak, perlindungan hukum, pentingnya menghargai perbedaan, hingga nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan, namun juga tumbuh sebagai warga negara yang sadar hukum, menjunjung tinggi keadilan, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial yang inklusif.
Dengan target 159 titik Sekolah Rakyat hingga akhir 2025 dan 15.000 siswa dari latar belakang ekonomi rentan, kehadiran penyuluh hukum menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi sosial secara menyeluruh, khususnya di wilayah Sulsel.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Kembangkan Pengetahuan Desain Visual, Optimalkan Komunikasi Publik Pemerintah
Upaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), dalam memperkaya pengetahuan desain visual guna mengoptimalkan komunikasi publik pemerintah diwujudkan dengan mengikuti kegiatan Pembinaan Teknis Kehumasan Kementerian Hukum secara virtual
Kamis, 18 Jun 2026 20:19
News
Ajak Warga Binaan Rutan Makassar Pahami Arah Baru Hukum Pidana Indonesia
Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), menyambangi langsung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar
Kamis, 18 Jun 2026 13:55
News
Dukung Penguatan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Hasilkan Kebijakan Berkualitas
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendukung penguatan Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) sebagai wadah kolaboratif dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti.
Rabu, 17 Jun 2026 15:03
News
Kemenkum Sulsel Edukasi Pelajar SMPN 48 Makassar Bangun Iklim Sekolah Aman dan Nyaman
Kesadaran hukum sejatinya bisa dipupuk sejak bangku sekolah. Itulah yang dilakukan tim penyuluh hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) saat menyambangi SMPN 48 Makassar
Selasa, 16 Jun 2026 21:44
News
Andi Basmal Pesankan Pengalaman Jadi Fondasi untuk Peserta Magang Nasional
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menegaskan bahwa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Program Magang Nasional harus menjadi fondasi
Senin, 15 Jun 2026 17:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
2
Jalan Berlubang yang Dalam jadi Titik Macet Baru di Jalan Poros Malino Gowa
3
BPJS Kesehatan & PWRI Perkuat Sinergi JKN untuk Pensiunan
4
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
5
Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
2
Jalan Berlubang yang Dalam jadi Titik Macet Baru di Jalan Poros Malino Gowa
3
BPJS Kesehatan & PWRI Perkuat Sinergi JKN untuk Pensiunan
4
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
5
Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara