Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Abd Aziz Akui Psikologisnya Terganggu
Kamis, 07 Agu 2025 17:23
Bupati Kolaka Timur, Abd Aziz memberikan keterangan terkait kabar OTT KPK dalam konferensi pers di Hotel Claro Makassar pada Kamis (07/08/2025). Foto: IST
MAKASSAR - Bupati Kolaka Timur, Abd Aziz terkejut mendegar pemberitaan dirinya yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.
Abd Aziz hadir langsung dalam sesi konferensi pers yang digelar DPP Nasdem di Hotel Claro Makassar pada (07/08/2025) siang. Kehadirannya sekaligus membantah pemberitaan terkait penangkapan dirinya oleh KPK.
"Terkait dengan apa yang disampaikan tadi, dengan adanya drama ini, sejauh ini saya baru dengar," kata Abd Aziz dalam sesi konferensi pers tersebut.
"Tiga jam yang lalu itu, saya baru dapat kabar terkait masalah ini. Secara tidak langsung, keluarga, sahabat banyak yang prihatin. Apakah betul Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis ini di-OTT," sambungnya.
Abd Aziz menegaskan, kehadirannya di Makassar untuk mengikuti Rakernas I Partai Nasdem.
"Alhamdulillah, hari ini saya berada di samping kakak Ahmad Sahroni dalam kondisi baik dan siap untuk menghadiri rakernas Partai Nasdem," ujarnya.
Kader Nasdem ini mengaku, pihaknya siap mengikuti segala bentuk proses hukum yang berjalan.
"Terkait dengan proses penyelidikan, mungkin saja apa yang disampaikan tadi oleh kakak Ahmad Sahroni. Apabila ada kami sebagai kader Nasdem siap taat dan patuh apa yang menjadi proses hukum itu," terangnya.
Meski begitu, Abd Aziz tak menampik pemberitaan ini merugikan dirinya. Ia juga mengklaim psigologisnya terganggu.
"Tapi terkait dengan drama atau ada framing, ini yang mungkin secara pribadi dan keluarga tidak menerima. Karena secara psikologis ini luar biasa terganggu kita," tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah media menerbitkan pemberitaan terkait OTT KPK yang menangkap Abd Aziz. Disebutkan penangkapan tersebut berlangsung di Makassar dengan narasumber ialah Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.
Abd Aziz hadir langsung dalam sesi konferensi pers yang digelar DPP Nasdem di Hotel Claro Makassar pada (07/08/2025) siang. Kehadirannya sekaligus membantah pemberitaan terkait penangkapan dirinya oleh KPK.
"Terkait dengan apa yang disampaikan tadi, dengan adanya drama ini, sejauh ini saya baru dengar," kata Abd Aziz dalam sesi konferensi pers tersebut.
"Tiga jam yang lalu itu, saya baru dapat kabar terkait masalah ini. Secara tidak langsung, keluarga, sahabat banyak yang prihatin. Apakah betul Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis ini di-OTT," sambungnya.
Abd Aziz menegaskan, kehadirannya di Makassar untuk mengikuti Rakernas I Partai Nasdem.
"Alhamdulillah, hari ini saya berada di samping kakak Ahmad Sahroni dalam kondisi baik dan siap untuk menghadiri rakernas Partai Nasdem," ujarnya.
Kader Nasdem ini mengaku, pihaknya siap mengikuti segala bentuk proses hukum yang berjalan.
"Terkait dengan proses penyelidikan, mungkin saja apa yang disampaikan tadi oleh kakak Ahmad Sahroni. Apabila ada kami sebagai kader Nasdem siap taat dan patuh apa yang menjadi proses hukum itu," terangnya.
Meski begitu, Abd Aziz tak menampik pemberitaan ini merugikan dirinya. Ia juga mengklaim psigologisnya terganggu.
"Tapi terkait dengan drama atau ada framing, ini yang mungkin secara pribadi dan keluarga tidak menerima. Karena secara psikologis ini luar biasa terganggu kita," tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah media menerbitkan pemberitaan terkait OTT KPK yang menangkap Abd Aziz. Disebutkan penangkapan tersebut berlangsung di Makassar dengan narasumber ialah Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.
(UMI)
Berita Terkait
News
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah menilai, sikap NasDem yang belum menyampaikan surat resmi pemberhentian kepada pimpinan DPR menciptakan kesan keputusan politik yang tegas di ruang publik.
Selasa, 21 Apr 2026 11:43
News
Figur Tanpa Dinasti, Putri Dakka Justru Paling Kuat untuk PAW NasDem di DPR RI
Partai NasDem menghadapi dilema strategis dalam menentukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kursi DPR RI di Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III, menyusul perpindahan Rusdi Masse ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Senin, 20 Apr 2026 10:40
Sulsel
Kader Nasdem Sulsel Turun ke Jalan, Protes Narasi Pemberitaan Tempo
Kader NasDem se-Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar pada Kamis, (16/04/2026) sore.
Kamis, 16 Apr 2026 20:25
Sulsel
Nasdem Konsolidasi di Takalar, Targetkan 3 Kursi di Dapil Sulsel 1 pada Pileg 2029
Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai memanaskan mesin politiknya. Daerah Pemilihan (Dapil) 1 DPR RI menjadi wilayah yang pertama kali digodok.
Minggu, 15 Mar 2026 21:21
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi di Sektor Strategis
Pemkab Gowa memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui Rapat Koordinasi dan Pendalaman Area Kerawanan Korupsi bersama Tim Koordinasi dan Supervisi KPK di Baruga Pattingalloang.
Kamis, 12 Mar 2026 22:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC