Bawa Misi Berkelanjutan, Prof Jamaluddin Jompa Daftar Pilrek Unhas
Selasa, 12 Agu 2025 05:19
Prof Jamaluddin Jompa menyerahkan dokumen persyaratan untuk maju kembali di Pilrek Unhas, Senin (11/8/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Prof Jamaluddin Jompa resmi mendaftarkan dirinya untuk maju sebagai calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Pemilihan Rektor (Pilrek) periode 2026-2030.
Dari pantauan SINDO Makassar, pada prosesi pendaftaran Pilrek, Prof JJ didampingi istrinya, beserta koleganya sekitar pukul 11.14 Wita memasuki ruang pendaftaran, di Kantor MWA, lantai 4, Gedung Rektorat Unhas, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, kemarin.
Kemudian, ia memberikan sambutan pembuka dan menyerahkan langsung dokumen persyaratan kepada Ketua Panitia Pilrek Unhas Periode 2026–2030, Prof. drg. Hasanuddin Tahir. Lalu berkas tersebut kemudian dilanjutkan pemeriksaan kelengkapan berkas oleh Tim Panitia. Dan dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan diverifikasi oleh Tim Pilrek.
Ketua Tim Penyusunan Peraturan Senat Akademik tentang Penyaringan Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Nasaruddin Salam, mengatakan bahwa berkas atau dokumen Pilrek dari Prof Jamaluddin Jompa telah lengkap dan memenuhi syarat.
"Secara syarat formal dan administrasi dia (Prof JJ) memenuhi," jelas mantan Wakil Rektor III Unhas itu kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Guru Besar Bidang Ilmu Mekanika Fluida, Fakultas Teknik Unhas ini membeberkan, para penerima undangan bakal calon (bacalon) rektor berpeluang besar untuk maju mendaftar sebagai calon rektor Unhas.
"Antusias penerima undangan sangat positif, karena mereka (penerima undangan) merasa dihargai, terkadang banyak orang tidak mau mendaftar karena mungkin merasa apakah memenuhi syarat atau tidak. Dengan dikirimkan surat (undangan pendaftaran bacalon rektor) seperti itu, maka peluang maju sangat terbuka," jelasnya kepada wartawan.
Ketua Tim Komite Integritas Akademik Unhas ini menambahkan, peluang bagi bacalon yang pernah maju di Pilrek sebelumnya berpotensi maju lagi pada pemilihan kali ini, dikarenakan syarat faktor umur di bawah 60 tahun.
"Insyaallah ada dua atau tiga orang lebih dari 391 undangan yang tersebar akan mendaftar ulang lagi. Akan tetapi beredar di kalangan kami, dia (bacalon rektor) sudah mulai bekerja untuk menyampaikan keinginan untuk maju. Maka dari itu saya berani mengatakan akan ada lagi bacalon yang maju, karena mereka sudah menyampaikan ke orang-orang bahwa dia akan maju, tetapi kan tidak boleh disebut di sini," pungkasnya usai konferensi pers.
Sementara itu, Prof Jamaluddin Jompa dalam sambutannya menuturkan, kehadirannya kali ini bukan sebagai rektor yang sedang menjabat, melainkan sebagai pendaftar bakal calon rektor. Ia menilai, momentum ini menjadi awal dari prosesnya memberikan dampak lebih lanjut kedepannya.
“Saya sepenuh hati mencalonkan diri kembali dengan pertimbangan bahwa masih banyak kemajuan dan perubahan yang perlu kita lanjutkan bersama. Sudah banyak prestasi yang kita capai, maka dari itu kita akan membawa misi berkelanjutan di masa depan," ucapnya.
Prof JJ mengatakan bahwa periode sebelumnya, Unhas telah mengimplementasikan berbagai strategi yang berhasil meningkatkan kinerja dan mencapai sejumlah target penting. Ia menilai bahwa eberhasilan tersebut menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh di masa yang akam datang.
“Di periode selanjutnya, saya ingin mendorong pencapaian target yang lebih tinggi lagi. Budaya akademik bermutu yang telah kita bangun selama ini akan terus kita kembangkan. Dengan begitu, Unhas akan semakin siap berkompetisi di tingkat global dan melangkah lebih mantap menuju predikat World Class University,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas ini juga bersepakat bahwa Pilrek ini harus memiliki nilai sakral, beribawa, profesional, bersemangat, dan bergairah. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pendaftara Pilrek di hari pertama tidak boleh sepi.
"Jangan sampai dianggap kurang peminat, minimal di hari pertama itu kita harus semarakkan dengan rektor yang memilih pertama. Di hari pertama, saya harus memberikan contoh, karena saya adalah rektor yang akan menjamin menjaga Unhas ini untuk terus menjadi lebih baik dan pemilihan rektor itu penting untuk kita jaga," tegasnya saat sesi konferensi pers.
Alumni McMaster University, Kanada ini pun menyampaikan jadwal pendaftaran dirinya sebagai calon Rektor Unhas bukan berdasarkan angka atau di jam tertentu.
"Kenapa jam 11, karena jadwal penerimaan mahasiswa baru selesai jam segitu. Jadi tidak ada ritual-ritual atau angka tertentu, ini semua karena kebetulan. Bukan supernatural, itu hanya waktu yang tepat berdasarkan jadwal kegiatan mahasiswa," jelasnya kepada wartawan.
Dalam kertas kerjanya, Prof Jamaluddin Jompa memaparkan visi-misi baru Unhas yang didukung delapan rencana kinerja utama dan delapan upaya strategis sebagai langkah konkret untuk mewujudkannya.
Dari pantauan SINDO Makassar, pada prosesi pendaftaran Pilrek, Prof JJ didampingi istrinya, beserta koleganya sekitar pukul 11.14 Wita memasuki ruang pendaftaran, di Kantor MWA, lantai 4, Gedung Rektorat Unhas, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, kemarin.
Kemudian, ia memberikan sambutan pembuka dan menyerahkan langsung dokumen persyaratan kepada Ketua Panitia Pilrek Unhas Periode 2026–2030, Prof. drg. Hasanuddin Tahir. Lalu berkas tersebut kemudian dilanjutkan pemeriksaan kelengkapan berkas oleh Tim Panitia. Dan dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan diverifikasi oleh Tim Pilrek.
Ketua Tim Penyusunan Peraturan Senat Akademik tentang Penyaringan Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Nasaruddin Salam, mengatakan bahwa berkas atau dokumen Pilrek dari Prof Jamaluddin Jompa telah lengkap dan memenuhi syarat.
"Secara syarat formal dan administrasi dia (Prof JJ) memenuhi," jelas mantan Wakil Rektor III Unhas itu kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Guru Besar Bidang Ilmu Mekanika Fluida, Fakultas Teknik Unhas ini membeberkan, para penerima undangan bakal calon (bacalon) rektor berpeluang besar untuk maju mendaftar sebagai calon rektor Unhas.
"Antusias penerima undangan sangat positif, karena mereka (penerima undangan) merasa dihargai, terkadang banyak orang tidak mau mendaftar karena mungkin merasa apakah memenuhi syarat atau tidak. Dengan dikirimkan surat (undangan pendaftaran bacalon rektor) seperti itu, maka peluang maju sangat terbuka," jelasnya kepada wartawan.
Ketua Tim Komite Integritas Akademik Unhas ini menambahkan, peluang bagi bacalon yang pernah maju di Pilrek sebelumnya berpotensi maju lagi pada pemilihan kali ini, dikarenakan syarat faktor umur di bawah 60 tahun.
"Insyaallah ada dua atau tiga orang lebih dari 391 undangan yang tersebar akan mendaftar ulang lagi. Akan tetapi beredar di kalangan kami, dia (bacalon rektor) sudah mulai bekerja untuk menyampaikan keinginan untuk maju. Maka dari itu saya berani mengatakan akan ada lagi bacalon yang maju, karena mereka sudah menyampaikan ke orang-orang bahwa dia akan maju, tetapi kan tidak boleh disebut di sini," pungkasnya usai konferensi pers.
Sementara itu, Prof Jamaluddin Jompa dalam sambutannya menuturkan, kehadirannya kali ini bukan sebagai rektor yang sedang menjabat, melainkan sebagai pendaftar bakal calon rektor. Ia menilai, momentum ini menjadi awal dari prosesnya memberikan dampak lebih lanjut kedepannya.
“Saya sepenuh hati mencalonkan diri kembali dengan pertimbangan bahwa masih banyak kemajuan dan perubahan yang perlu kita lanjutkan bersama. Sudah banyak prestasi yang kita capai, maka dari itu kita akan membawa misi berkelanjutan di masa depan," ucapnya.
Prof JJ mengatakan bahwa periode sebelumnya, Unhas telah mengimplementasikan berbagai strategi yang berhasil meningkatkan kinerja dan mencapai sejumlah target penting. Ia menilai bahwa eberhasilan tersebut menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh di masa yang akam datang.
“Di periode selanjutnya, saya ingin mendorong pencapaian target yang lebih tinggi lagi. Budaya akademik bermutu yang telah kita bangun selama ini akan terus kita kembangkan. Dengan begitu, Unhas akan semakin siap berkompetisi di tingkat global dan melangkah lebih mantap menuju predikat World Class University,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas ini juga bersepakat bahwa Pilrek ini harus memiliki nilai sakral, beribawa, profesional, bersemangat, dan bergairah. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pendaftara Pilrek di hari pertama tidak boleh sepi.
"Jangan sampai dianggap kurang peminat, minimal di hari pertama itu kita harus semarakkan dengan rektor yang memilih pertama. Di hari pertama, saya harus memberikan contoh, karena saya adalah rektor yang akan menjamin menjaga Unhas ini untuk terus menjadi lebih baik dan pemilihan rektor itu penting untuk kita jaga," tegasnya saat sesi konferensi pers.
Alumni McMaster University, Kanada ini pun menyampaikan jadwal pendaftaran dirinya sebagai calon Rektor Unhas bukan berdasarkan angka atau di jam tertentu.
"Kenapa jam 11, karena jadwal penerimaan mahasiswa baru selesai jam segitu. Jadi tidak ada ritual-ritual atau angka tertentu, ini semua karena kebetulan. Bukan supernatural, itu hanya waktu yang tepat berdasarkan jadwal kegiatan mahasiswa," jelasnya kepada wartawan.
Dalam kertas kerjanya, Prof Jamaluddin Jompa memaparkan visi-misi baru Unhas yang didukung delapan rencana kinerja utama dan delapan upaya strategis sebagai langkah konkret untuk mewujudkannya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kejati Sulsel dan Unhas Perkuat Sinergi Lewat Pertandingan Tenis Silaturahim
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pertandingan tenis silaturahim di Lapangan Tenis Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, pada Sabtu (11/7/2026).
Sabtu, 11 Jul 2026 09:11
News
Jabat Wakil Rektor V Unhas, Prof Amir Ilyas Perkuat Ekosistem Inovasi dan Pengelolaan Usaha
Prof Amir Ilyas, secara resmi diberi amanah memimpin tugas sebagai Wakil Rektor V Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha, pada pelantikan pejabat di Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (7/7/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 19:05
News
Lantik 21 Pejabat Baru Unhas, Prof JJ Tekankan Transformasi Digital dan Riset Global
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa (JJ), resmi melantik 21 pejabat baru di lingkup Unhas, yang berlangsung di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa, (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 16:59
News
Suka Duka Mutmainnah, Mahasiswi Unhas yang Jadi Garda Terdepan Sensus BPS
Hal itu dirasakan Mutmainnah (22), mahasiswi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas, yang saat ini bertugas sebagai petugas sensus ekonomi BPS.
Rabu, 01 Jul 2026 19:58
Makassar City
Bawa Nama Indonesia ke Singapura, Delegasi Mahasiswa Unhas Didukung Penuh Wali Kota Makassar
Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung sebagai Delegasi Indonesia pada Asian Undergraduate Symposium (AUS) 2026 melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin
Senin, 29 Jun 2026 17:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
3
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
4
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak
5
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
3
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
4
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak
5
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat